021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

15+ Cara Membuat Merek yang Menarik dan Unik

Ikuti cara membuat merek di bawah ini agar mempermudah jalannya bisnis Anda. Jangan lupa untuk segera daftarkan merek Anda melalui Patendo dan dapatkan segala kemudahan dalam pengurusan merek. Hubungi 0853 5122 5081.

Dalam UU Merek No. 20 Tahun 2016, merek didefinisikan sebagai tanda grafis berupa nama, logo, gambar, huruf, kata, susunan warna, angka, dalam bentuk 2 atau 3 dimensi, hologram dan suara.

Merek tersebut digunakan untuk kegiatan perdagangan barang atau jasa dan memiliki daya pembeda. Pembeda di sini berarti merek sebagai tanda pengenal yang dapat membedakan satu produk dengan lainnya.

Di samping itu, merek juga digunakan sebagai alat promosi untuk memperkenalkan produk hanya dengan menyebut mereknya saja dan memudahkan pembeli ketika akan membeli produk dengan merek tertentu.

Untuk membuat merek yang baik, ikuti cara berikut agar merek cepat dikenal dan bisnis berjalan sesuai harapan.

Cara membuat merek yang menarik

Cara membuat merek yang menarik

Tidak mudah memang menemukan inspirasi nama merek yang bagus untuk bisnis, namun ada panduan mudah yang bisa Anda gunakan agar dapat menciptakan nama merek yang menarik.

Ini penting dan tidak boleh disepelekan karena merek bukan hanya sekadar nama. Apalagi untuk bisnis pemula, merek merupakan investasi awal yang sangat penting. Berikut cara membuat merek yang menarik untuk Anda.

1. Gunakan nama yang memiliki unsur pembeda

Usahakan menciptakan nama merek yang memiliki daya pembeda dibanding dengan produk sejenis lainnya. Meniru atau memodifikasi merek yang sudah ada bukanlah ide yang baik.

Selain reputasi yang kurang baik di mata konsumen, merek Anda bisa saja menghadapi permasalahan hukum apabila si pemilik merek asli sudah memiliki kekuatan hukum dan dapat menuntut Anda.

Sengketa ini justru akan menghambat bisnis Anda. Maka dari itu, penting untuk memilih nama yang punya daya pembeda dan lakukan riset terhadap ketersediaan merek Anda, apakah sudah ada yang pakai atau belum.

2. Gunakan nama yang mudah diingat

Jangan terjebak pada cara membuat merek dengan unsur pembeda hingga terlalu sulit diingat dan diucapkan. Meskipun punya daya beda tinggi, nama merek yang sulit diucapkan dan diingat akan sulit bertahan.

Cukup gunakan kata sederhana namun tetap punya unsur pembeda dan mudah diingat serta dilafalkan oleh konsumen sehingga produk lebih cepat dikenal dan akan selalu diingat.

3. Hindari kata deskriptif

Kata deskriptif merupakan kata yang menggambarkan kualitas dan jenis barang. Sebagai contoh Anda memilih merek “Gula Pasir” untuk jenis barang gula pasir, bukanlah pilihan yang tepat.

Merek tersebut mendeskripsikan jenis barang yang diperdagangkan sehingga dapat ditolak permohonan pendaftarannya oleh Dirjen KI. Selain kata deskriptif, merek dengan kata umum juga tidak bisa didaftarkan.

Misalnya merek “Enak” pada kelas makanan dan minuman bisa saja ditolak karena merupakan milik umum.

Akan tetapi, kata deskriptif dan kata umum masih bisa digunakan asal tidak berdiri sendiri, artinya harus dikombinasikan dengan kata unik agar memiliki daya pembeda.

Bagaimana Cara membuat merek

4. Gunakan nama singkat

Cara membuat merek dengan nama singkat sangat menentukan keberhasilan merek Anda di pasaran. Tak jarang banyak merek yang kurang laku karena nama mereknya terlalu panjang sehingga sulit diingat.

Usahakan untuk menciptakan nama merek dengan maksimal tiga suku kata saja. Misal merek “Resto Keboen Ibu”, nama ini lebih mudah diingat ketimbang “Resto Prasmanan by Kanjeng Mami”.

5. Hindari penggunaan akronim

Cara membuat merek dengan singkatan atau akronim tiga huruf konsonan sangat tidak dianjurkan karena justru membingungkan konsumen dan sulit diingat. Sebagai contoh merek Sabun Super Wangi yang kemudian disingkat menjadi “SSW”.

Merek tersebut sulit diingat dan dilafalkan karena menggunakan 3 huruf konsonan sebagai akronimnya.

Berbeda dengan merek Abon Buatan Emak yang disingkat “ABE” lebih mudah diingat dan diucapkan karena terdiri dari akronim huruf vokal dan konsonan.

6. Hindari penggunaan nama pemilik

Tak jarang memang merek yang sukses dengan menggunakan nama pemilik. Namun jika nama Anda terlalu umum, maka hindari memilih nama Anda sebagai merek.

Misalnya merek “Mie Ayam Pak Joko”, merek tersebut mungkin akan mengalami permasalahan saat didaftarkan karena menggunakan kata deskriptif “Mie Ayam” dan nama umum “Pak Joko”.

Merek tersebut memang cenderung lebih mudah diingat namun tidak punya daya pembeda karena menggunakan kata deskriptif dan kata umum berupa nama tanpa dikombinasikan dengan kata unik.

Cara membuat merek makanan

Contoh merek terkenal yang unik

Berbicara soal merek unik, tidak sedikit pebisnis Indonesia dan luar negeri yang menggunakan nama kreatif dan unik sebagai mereknya. Merek-merek tersebut ternyata memiliki sejarah masing-masing di balik penamaannya.

Sejarah tersebut terbukti dapat mengantarkan merek-merek berikut mencapai puncak kesuksesan.

1. Gendhis Bag

Produk tas asal Yogyakarta ini diprakarsai oleh Ferry Yuliana. Nama Gendhis dipilih secara tak sengaja oleh sang pemilik. Saat sedang duduk di café hotel bersama sang suami, Ferry melihat bungkus gula pasir bertuliskan dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Kemudian mereka mencoba mengartikan gula dalam bahasa Jawa yaitu gendhis yang kemudian dipilih sebagai nama merek tas buatannya.

Gendhis Bag ini sudah mendunia berkat rancangan dan bahan dasarnya yang unik serta benar-benar homemade alias buatan rumahan. Tas ini terbuat dari kain tikar, blacu hingga daun janur.

Motif yang diusung adalah abstrak dan etnis khas Indonesia yang dipercantik dengan hiasan serta pernak-pernik.

2. Schmiley Mo

Diana Rikasari memilih nama tersebut sebagai merek produk fashionnya dengan harapan selalu membawa senyuman di setiap produk rancangannya.

Schmiley Mo diambil dari kata smiley yang berarti senyuman dan kata mo yang artinya modest. Sang pemilik merek pun konsisten dengan nama merek yang diusungnya dengan selalu menampilkan unsur senyuman, stiker dan lainnya pada pola produk rancangannya.

3. Emina Cosmetics

Salah satu merek kosmetik produksi PT Paragon ini memiliki nama yang sederhana namun mudah diingat dan diucapkan.

Ini bisa jadi inspirasi Anda dalam menemukan cara membuat merek sesederhana mungkin namun tetap memiliki daya pembeda.

Emina sendiri sudah digunakan pada banyak produk kecantikan seperti body care, skincare dan beragam make up yang cocok untuk kulit remaja.

4. Volkswagen

Nama merek Volkswagen muncul akibat tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan Nazi yang dipimpin oleh Hitler saat itu.

Mereka menagih janji pemerintah yang akan memperbaiki kehidupan mereka dengan menciptakan mobil berharga murah yang bisa dibeli oleh siapa saja.

Kemudian dibuatlah mobil murah untuk rakyat yang diberi nama Volkswagen dalam bahasa Jerman, yang artinya mobil untuk rakyat.

Pada awal pembuatannya, mobil ini memiliki konstruksi yang kurang bagus sehingga Hitler membentuk tim baru untuk membuat mobil Volkswagen model pertama yang akan dirilis.

Model mobil yang diproduksi tahun 1938 tersebut bernama KdF yang berarti kekuatan melalui kesenangan. Sejak saat itu, model mobil tersebut diproduksi oleh perusahaan VW hingga sekarang.

5. Cadillac

Nama Cadillac diambil dari nama petualang asal Perancis yang lahir tahun 1658 yaitu Antoine Laumet de La Mothe Cadillac. Nama tersebut dianggap memiliki kemewahan tersendiri sehingga dijadikan sebagai merek mobil.

Perusahaan mobil yang memproduksinya berada di Amerika Serikat dengan pendiri Henry Ford. Perusahaan tersebut sempat bangkrut setelah pernah meraih kesuksesan di bawah nama Ford Motor Company.

Cara membuat merek kemasan

6. Bluetooth

Nama aplikasi transfer data tanpa kabel ini memang terdengar unik dan membuat orang penasaran apa arti di balik penamaannya. Bluetooth ternyata diambil dari nama raja Viking yaitu Harald Blatand.

Blatand jika diartikan memiliki arti bluetooth atau gigi biru. Nama ini ternyata berkaitan dengan julukan rakyat Viking kepada rajanya yang ternyata memiliki gigi berwarna biru.

Raja tersebut sangat pandai berkomunikasi dan bernegosiasi sehingga tidak salah jika merek Bluetooth ini dijadikan nama produk atau aplikasi teknologi nirkabel yang memudahkan penggunanya.

7. Nokia

Nokia merupakan salah satu produk ponsel yang legendaris. Bahkan bisa dibilang sebagai pelopor munculnya ponsel-ponsel baru. Nokia sendiri berasal dari nama sebuah sungai di Finlandia.

Sungai tersebut bernama Nokianvirta yang di sekitarnya dibangun pabrik penggilingan kertas kedua. Pabrik penggilingan kertas ini didirikan oleh Fredrik Idestam pada tahun 1865.

Dengan menjalankan produksi penggilingan kertas, Nokia berhasil menguasai pasar dan mencoba mengembangkan perusahaannya dengan memproduksi beberapa alat elektronik seperti kabel.

Ponsel Nokia sendiri merupakan hasil pengembangan perusahaan di bidang industri telekomunikasi setelah pemerintah Eropa tak lagi memperketat aturan tentang telekomunikasi.

8. Asus

Salah satu merek komputer dan smartphone ini sudah dikenal dan digunakan oleh seluruh masyarakat di dunia. Nama Asus ternyata diambil dari kata pegasus yaitu kuda terbang.

Perusahaan berharap agar produknya memiliki kekuatan, kemurnian dan semangat menghadapi tantangan seperti pegasus. Kemudian nama Asus dipilih agar nama merek tersebut muncul di daftar teratas berkat huruf awalnya yaitu “A”.

9. Volvo

Volvo merupakan bahasa Latin yang bermakna aku berputar. Volvo sebenarnya adalah perusahaan bantalan poros roda mobil yang kemudian mencoba mengembangkan usahanya dengan memproduksi mobil.

Perusahaan yang ada di Swedia ini baru berhasil merilis mobil buatannya setelah 3 tahun. Mobil Volvo tersebut telah diakui masyarakat sebagai kendaraan dengan risiko kecelakaan yang lebih kecil dibanding lainnya.

10. Sharp

Merek produk elektronik ini ternyata memiliki sejarah yang cukup menyentuh di balik namanya. Seorang pemuda berusia 21 tahun asal Jepang bernama Hayakawa Tokuji membuat invensi berupa pensil mekanik di tahun 1915.

Pensil tersebut kemudian ia beri nama Sharp dengan harapan bahwa pensil mekanik buatannya akan selalu tajam tanpa harus diraut seperti pensil-pensil lainnya.

Tak disangka, pada tahun 1923 terjadi gempa dahsyat yang melanda wilayah Kanto sehingga mengakibatkan bisnisnya hancur. Hayakawa pun terpaksa menjual hak paten pensil mekaniknya dan melanjutkan hidup dengan pindah ke Osaka.

Setelah pindah, ia justru berhasil memproduksi radio dan terus mengembangkannya hingga sekarang ini banyak produk elektronik dengan merek Sharp yang beredar di seluruh negara termasuk Indonesia.

Itulah beberapa nama merek terkenal yang berhasil mempertahankan eksistensinya berkat pemilihan nama yang tepat.

Di bawah ini akan kami jabarkan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat merek makanan sendiri. Mengapa makanan?

Dari sekian banyak peluang bisnis yang ada, kuliner atau makanan masih jadi pilihan banyak pengusaha. Maka tidak ada salahnya jika Anda mencoba menjalankan bisnis yang menguntungkan dan tidak ada habisnya ini.

Cara membuat merek terkenal

Cara membuat merek label makanan sendiri

Langkah pertama yang sering diabaikan oleh pelaku usaha kuliner adalah membuat merek atau label pada produknya. Padahal ini penting untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk kepada konsumen.

Tanpa label merek yang jelas, konsumen akan kesulitan mengenal dan mengingat produk Anda. Di samping merek atau label, kualitas produk juga harus diperhatikan.

Percuma jika merek menarik namun kualitas produk tidak semenarik mereknya. Kualitas di sini berarti cita rasa produk makanan yang Anda jual.

Selain itu, brand positioning juga harus kuat, agar merek selalu diingat dan melekat di benak konsumen. Brand positioning ini bisa dibentuk dengan membuat tema atau konsep yang jelas pada produk kuliner Anda.

Sebagai contoh, Anda mengusung konsep serba pedas, maka semua varian makanan yang Anda jual harus berkonsep sama. Inilah yang membuat merek serta produk mendapat tempat di hati konsumen.

Lantas bagaimana cara menemukan konsep yang tepat? Lakukan tiga langkah mudah yaitu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Amati pesaing Anda, tiru konsep yang mampu mendatangkan banyak pelanggan dan jangan lupa modifikasi konsep agar tercipta konsep baru kreasi Anda.

Setelah nama dan konsep, jangan lupa untuk menciptakan kemasan atau packaging yang menarik. Kemasan juga punya andil dalam keberhasilan usaha kuliner ini.

Banyak konsumen yang melihat kemasan dahulu baru tertarik untuk mencoba rasanya. Maka dari itu, buatlah kemasan semenarik mungkin yang berbeda dari kemasan produk sejenis lainnya.

Yang paling utama dalam cara membuat merek kemasan produk adalah pencantuman informasi selengkap mungkin, agar konsumen semakin yakin untuk membeli produk Anda.

Dalam kemasan makanan setidaknya harus mencantumkan komposisi dan kadaluwarsa. Selain itu, nomor registrasi BPOM dan sertifikasi halal dari MUI juga penting untuk lebih meyakinkan konsumen.

Bagi Anda yang akan memulai bisnis makanan, berikut dua cara membuat merek kemasan produk makanan yang bisa Anda pertimbangkan.

1. Kemasan dengan sablon plastik

Kelebihan menggunakan kemasan berlabel sablon plastik ini tentu lebih terjamin keamanan dan kehigienisan produk Anda karena tidak akan ada tinta yang tercampur ke dalam makanan. Selain itu, kemasan akan terihat lebih rapi dan menarik dengan berbagai desain dan tulisan.

Dengan sablon palstik ini juga produk akan lebih tahan lama karena kedap udara dan terhindar dari paparan sinar matahari.

Namun, cara membuat merek kemasan sablon plastik ini juga memiliki kekurangan yaitu budget yang dikeluarkan tidak sedikit, apalagi bagi usaha pemula. Harga satu lembar kemasan plastik bersablon ini rata-rata 100 hingga 300 rupiah.

Sedangkan untuk usaha makanan pasti membutuhkan banyak kemasan tiap harinya. Untuk usaha pemula tentu hal ini sedikit memberatkan biaya produksi dan pengemasan.

Namun Anda tidak perlu khawatir, ada satu lagi pilihan jenis kemasan yang bisa Anda gunakan untuk produk makanan Anda.

panduan Cara membuat merek

2. Kemasan dengan cetak kertas

Jika kemasan sablon plastik relatif lebih mahal, maka Anda bisa menggunakan kemasan dengan cetak kertas ini. Biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah dibanding sablon plastik.

Untuk satu label kemasan hanya memerlukan biaya 4 rupiah saja dengan penghitungan sebagai berikut.

1 lembar HVS dapat menghasilkan kurang lebih 20 lembar label kertas. 1 rim HVS berisi 500 lembar kertas HVS. Maka label kertas yang bisa dihasilkan adalah 20×500=10.000 lembar label kertas.

Harga 1 rim HVS plus biaya cetak adalah 40 ribu rupiah saja, maka harga per label kertas adalah 4 rupiah, dari hasil 40 ribu dibagi 10 ribu kertas label. Jauh di bawah harga sablon plastik bukan?

Namun, cara membuat merek label dengan kertas cetak ini memiliki kelemahan yaitu risiko tercampurnya makanan dengan tinta label yang mungkin akan luntur jika terkena minyak. Hal ini tentu dapat merugikan konsumen.

Selain itu, proses pengurusan izin ke badan terkait akan mengalami hambatan karena kemasan dinilai berada di bawah standar kemasan produk. Namun ada cara yang bisa dilakukan agar segala kekhawatiran di atas tidak terjadi.

Anda bisa menempelkan label kertas di luar kemasan sehingga tidak bercampur langsung dengan makanan. Cara ini mungkin sedikit menambah biaya karena harus dicetak dengan kertas label bukan kertas HVS biasa.

Namun cara membuat merek kemasan ini lebih efektif daripada harus memasukkan label kertas langsung ke dalam makanan.

Cara membuat merek sendiri

Hal penting yang harus ada pada kemasan makanan

Sebagai produsen, Anda juga perlu menempatkan diri sebagai konsumen yang akan membeli produk makanan Anda.

Seorang pembeli tentu melihat kemasan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya. Maka dari itu Anda harus memperhatikan hal-hal penting sebelum membuat merek makanan.

1. Nama produk makanan

Nama produk makanan ini meliputi nama merek dagang dan nama jenis makanan yang dijual.
Misalnya nama merek dagang “Makaroni Ngehe” ini menunjukkan bahwa nama produk yang dijual adalah makaroni, sedangkan merek dagangnya adalah Ngehe.

Ini penting agar konsumen tahu produk apa yang dijual dan apa mereknya sejak pertama kali melihat kemasannya.

2. Komposisi bahan yang digunakan

Informasi perihal komposisi bahan yang digunakan pada produk perlu dicantumkan secara detail dan lengkap pada kemasan secara berurutan, dimulai dari jumlah komposisi bahan terbanyak hingga terkecil.

3. Berat bersih

Berat bersih menunjukkan kuantitas atau jumlah makanan yang ada di dalam kemasan. Ini penting agar konsumen tahu berapa berat makanan dalam kemasan tersebut dengan jelas.

4. Nama produsen

Nama dan alamat produsen perlu dicantumkan agar konsumen tahu asal produk tersebut. Untuk produk luar negeri biasanya produsen akan mencantumkan nama dan alamat distributor di Indonesia.

5. Expired date atau tanggal kadaluwarsa

Seluruh produk makanan dan minuman wajib mencantumkan tanggal kadaluwarsa pada kemasan. Keterangan kadaluwarsa ini penting mengingat berkaitan erat dengan keselamatan dan kesehatan konsumen.

Berikan pula petunjuk penyimpanan dan saran penyajian produk makanan jika ada.

6. Kode produksi

Selain tanggal kadaluwarsa, kode produksi juga penting untuk dicantumkan agar memberi tahu konsumen riwayat produksi produk tersebut. Biasanya kode produksi ini diikuti dengan tanggal produk dibuat.

7. Nomor pendaftaran produk

Dalam produksi makanan diperlukan setidaknya dua perizinan dari badan terkait yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan serta Dinas Kesehatan.

Kedua lembaga ini akan mengeluarkan nomor pendaftaran setelah produk melalui proses pemeriksaan ketat hingga layak ada di tangan konsumen.

BPOM akan memberikan 12 digit angka sebagai nomor pendaftaran yang nantinya dapat dicantumkan pada kemasan produk.

Sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota akan mengeluarkan nomor P-IRT atau Pangan Industri Rumah Tangga yang juga harus dicantumkan pada kemasan.

Ketujuh hal tersebut wajib ada pada kemasan produk makanan sebelum siap diedarkan dan dinikmati konsumen. Jika ada salah satu yang belum tercantumkan, maka konsumen akan ragu untuk membeli produk makanan tersebut.

Oleh karena itu, usahakan untuk mengurus segala perizinan terlebih dahulu agar nomor pendaftaran yang diperoleh bisa dicantumkan pada kemasan dan menjadi kekuatan untuk menarik konsumen.

Cara membuat merek yang unik

Kunci utama dalam cara membuat merek makanan

Dalam berbisnis kuliner, ada aspek-aspek penting yang tidak bisa disepelekan yaitu aman tidaknya produk jika dikonsumsi manusia. Berbeda dengan bisnis lainnya yang tidak menomorsatukan kesehatan konsumen.

Cara membuat merek makanan yang baik tidak bisa lepas dari keempat hal yang akan kami jabarkan berikut ini.

1. Memperhatikan informasi pada kemasan

Jika Anda berperan sebagai konsumen pasti Anda akan mencari tahu apa saja informasi yang ada pada kemasan sebelum yakin akan membeli produk makanan tertentu.

Semakin detail dan lengkap informasi yang tercantum pada kemasan, semakin tinggi pula tingkat penjualan yang akan didapat karena konsumen merasa yakin akan kualitas bahan yang digunakan.

Informasi detail tersebut sudah dijelaskan di atas termasuk kode produksi, komposisi, netto, hingga tanggal kadaluwarsa serta nomor perizinan BPOM dan Dinas Kesehatan.

2. Melakukan uji produk di lapangan

Informasi detail dan lengkap tidak menjamin produk akan laris di pasaran. Kemasan dan kualitas rasa produk makanan yang Anda produksi juga harus diperhatikan.

Untuk mengetahui penerimaan produk makanan Anda, lakukan tes di lapangan dengan target market yang sesuai dengan target pasar produk Anda.

Sebagai contoh, Anda menjual makaroni pedas kekinian maka target pasar Anda adalah kalangan milenial di sekitar sekolah atau kampus. Dengan begitu, Anda akan tahu penerimaan konsumen terhadap produk Anda.

Jika hasilnya bagus dan sesuai harapan, maka Anda bisa segera merilis produk dengan kemasan menarik dan informasi detail pada kemasannya.

Contoh merek terkenal yang unik

3. Mendengarkan komentar konsumen

Salah satu kunci berhasilnya suatu usaha adalah kemauan untuk mendengarkan komentar dan saran dari pelanggan. Jadikan setiap komentar dan saran sebagai bahan evaluasi agar kualitas produk dapat terus ditingkatkan.

Misalnya konsumen banyak yang meminta untuk menambah varian rasa produk makanan Anda, maka lakukanlah secara bertahap dan tetap menyesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

4. Mengutamakan keunikan produk

Kelengkapan informasi, nama merek dan kemasan yang menarik serta strategi promosi yang baik tidak akan berbuah manis jika tanpa keunikan produk yang dipertahankan.

Keunikan ini bisa diciptakan melalui kemasan atau nama merek yang unik. Adanya keunikan dalam produk inilah yang akan memberikan kesan tersendiri bagi konsumen.

Dengan begitu, produk Anda akan selalu diingat dan dicari konsumen bahkan direkomendasikan kepada orang lain. Ini sangat menguntungkan bagi usaha Anda karena dapat menghemat biaya promosi.

Keempat cara tersebut merupakan kunci berhasilnya usaha kuliner bagi pemula. Jika Anda tekun dan sungguh-sungguh menjalankannya maka bisnis dapat berjalan lancar sesuai harapan Anda.

Langkah terakhir dan amat penting yang harus dilakukan oleh pebisnis adalah mendaftarkan merek produk yang dimiliki. Pendaftaran ini sama krusialnya dengan perizinan BPOM dan Dinas Kesehatan.

Patendo membantu Anda dalam pengurusan merek dengan biaya terjangkau dan proses mudah hanya dengan gadget Anda. Segera hubungi 0853 5122 5081.

Jangan ragu untuk segera mendaftarkan dan melindungi merek Anda karena banyak manfaat yang akan Anda peroleh.

Dengan mengurus pendaftaran brand, Anda akan memperoleh nomor registrasi yang dapat dicantumkan pada kemasan produk agar menaikkan reputasi bisnis dan lebih meyakinkan konsumen.

Keuntungan lainnya adalah Anda dapat membuat bisnis waralaba dengan sertifikat merek yang Anda peroleh. Peluang ini sangat terbuka lebar, apalagi didukung dengan adanya kelengkapan izin lainnya seperti dari BPOM dan Dinkes.

Mitra bisnis Anda akan semakin yakin menggunakan franchise produk makanan Anda karena telah lengkap perizinannya. Dengan begitu, bisnis Anda akan semakin berkembang dan meningkatkan keuntungan.

0 0 vote
Article Rating
Bagikan :
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x