Cara Mendaftarkan Merek Dagang Ke BPOM

Cara mendaftarkan merek dagang ke BPOM sebenarnya tidak sulit hanya terdapat perbedaan antara produk dalam negeri dan produk luar negeri. Untuk mendaftarkan produk buatan dalam negeri syarat-syarat yang harus Anda sertakan adalah:

  • Kopi ijn industry yang diterbitkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Koordnasi Penanaman Modal (BKPM)
  • Hasil pengecekan laboratorium yang berkaitan dengan klaim gizi, zat yang diklaim sesuai label komposisi, uji kimia yang berkaitan dengan cemaran logam dan cemaran mikrobiologi. Perlu diketahui bahwa hasil tes lab tersebut berlaku selama 6 bulan sejak tanggal pengujian.
  • Contoh produk dan desain label sesuai dengan yang akan diedarkan.
  • Formulir pendaftaran yang sudah diisi secara komplet

Cara Mendaftarkan Merek Dagang Ke BPOM

Penilaian untuk memperoleh nomor pendaftaran dsebut penilaian keamanan pangan. Ada dua macam klasifikasi penilaian yaitu ODS (One Day Service), dan Penilaian umum. Penilaian ODS diperuntukkan bagi produk-produk yang sudah pernah memperoleh nomor pendafataran dan produk beresiko rendah. Sementara penilaian umum diperuntukkan bagi produk beresiko tinggi atau bagi produk yang belum pernah mendapatkan nomor pendaftaran.

Sebelum mendaftarkan merek pada BPOM sebelumnya lakukan dahulu cek paten merek dagang untuk menghindari penolakan karena merek yang Anda ajukan untuk dipatenkan sebelumnya telah didaftarkan oleh orang lain dan disahkan oleh lembaga berwenang.  Selain itu upaya ini juga untuk menghindari adanya tuntutan hukum di masa depan nanti baik pidana atau perdata. Sebagai tambahan, perlu diketahui bahwa pemeriksaan ODS adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam proses permohonan pendaftaran serta penilaian.

System layanan serta pemeriksaan dan penerbitan persetujuan pendaftaran dalam waktu 24 jam ini diselenggarakan oleh Subdit Evaluasi dan Pendaftaran Makanan dan Minuman. Produk yang beresiko rendah kategorinya antara lain makanan yang masih mengalami proses lanjutan sebelum dikonsumsi, berkadar gula tinggi, berkemasan tinggi, serta aktivitas air yang rendah.

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya ada perbedaan cara mendaftarkan merek dagang ke bpom untuk produk lokal dan produk impor.

Inilah persyaratannya:

  • Pemohon menunjukkan dokumen asli surat penunjukan dari pabrik asal sementara dokumen fotokopi dilampirkan.
  • Health Certificate atau free sale dari lembaga yang bertanggungjawab di Negara asal. Surat asli ditunjukkan sementara kopi dokumen disertakan.
  • Hasil cek laboratorium yang berupa dokumen asli yang berkaitan dengan produk makanan, meliputi, klaim gizi, zat yang diklaim dalam komposisi produk, hasil uji  kimia, cemaran logam dan mikrobiologi. Keabsahan hasil uji laboratorium berlaku 6 bulan sejak tanggal pengujian.
  • Contoh produk dan desain label sesuai dengan yang akan diedarkan.
  • Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan komplet.

Berkaitan dengan pemeriksaan, sama seperti keterangan tentang pemeriksaan umum dan pemeriksaan ODS.

Bila proses cek status pendaftaran merek atau penelusuran merek telah dilakukan dan persyaratan di atas sudah dipenuhi, selanjutnya adalah melakukan pembayaran ke bank BNI 46 dengan biaya yang telah ditetapkan sesuai dengan PP Nomor 17 tahun 2001 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan POM. Seluruh formulir pendaftaran yang masuk pada BPOM, baik dengan status ODS atau Umum berikutnya akan dilakukan evaluasi dengan keputusan berupa:

  1. Ditolak
  2. Disetujui dengan syarat atau ada data-data yang harus dilengkapi atau ditambahkan
  3. Disetujui

Untuk pemeriksaan Umum Anda akan memperoleh hasilnya paling lambat selama 3 bulan sejak tanggal pendaftaran produk, sementara untuk pemeriksaan ODS hasilnya dapat diterima hanya dalam 1 hari. Nah,  semoga informasi tentang cara mendaftarkan merek dagang ke bpom di atas bisa membantu  Anda.

    Chat WA