021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Tahapan Pengisian Formulir Pendaftaran Merek

Formulir pendaftaran merek dagang adalah hal pertama yang harus anda isi ketika ingin mengajukan permohonan merek, konsultan HKI kami siap membantu anda. Hubungi segera 0853 5122 5081. Hampir semua pengusaha atau pebisnis di Indonesia sangat tertarik mendaftarkan brand atau merek dagangannya. Mendaftarakan nama atau merek dagang dari sebuah bisnis yang sedang dijalankan sangat penting sekali.

Apa Itu Formulir Pendaftaran Merek Dagang?

Formulir Pendaftaran Merek adalah blangko pengajuan merek dagang yang berisikan tentang data diri dan informasi merek. Contoh formulir permohonan pendaftaran merek bisa Anda dapatkan secara gratis melalui website resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Bagi Anda yang hendak mengajukan merek dagang, form pendaftaran merek ini harus diisi lengkap, sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Meskipun demikian, tak sedikit orang yang kesulitan mengisi formulir tersebut. Pasalnya, cukup banyak poin yang harus diisi dalam formulir pendaftaran. Untuk memudahkan Anda, simak tata cara mengisi form pendaftaran merek dagang berikut ini. Tahapan Mendaftarkan Merek Dagang dan Mengisi Formulir Pengurusan Merek Dagang.

formulir pendaftaran merek dagang

Sebelum mengajukan formulir pendaftaran merek, ada sejumlah hal yang wajib Anda perhatikan, di antaranya:

1. Penelusuran Merek
Sebelum mengajukan formulir pendaftaran merek, telusuri dulu apakah merek yang Anda inginkan sudah dimiliki orang lain atau belum. Jika ternyata merek yang Anda inginkan tidak tersedia, maka kecil kemungkinan merek Anda diterima oleh Dirjen HAKI.

Solusi terbaik adalah mengganti merek dagang Anda. Namun, jika Anda terlanjur menyukai merek dagang tersebut, Anda bisa menambahkan simbol lain, seperti penambahan angka atau huruf.

Penelusuran merek dagang dapat Anda lakukan melalui internet atau melalui pihak terkait yang terbiasa menangani masalah ini. Dengan penelusuran merek, Anda dapat mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
Bayangkan, jika Anda sudah terlanjur menyerahkan formulir pendaftaran merek dagang dengan merek yang ternyata sudah menjadi milik orang lain. Selain rugi waktu, Anda pun rugi biaya dan harus mengajukan permohonan kembali.

2. Buat Persyaratan Pengajuan Permohonan
Jika merek dagang yang Anda inginkan masih tersedia, maka Anda harus menyiapkan persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran merek online. Selain formulir pendaftaran merek dagang, ada beberapa syarat yang dibutuhkan, yakni:

• Pemohon wajib mengisi biodata, mulai dari nama lengkap, alamat tempat tinggal, dan kewarganegaraan.
• Memiliki sedikitnya 30 contoh merek dagang dengan ukuran maksimal 9 x 9 cm dan minimal 2 x 2 cm.
• Menyiapkan list barang atau jasa yang hendak diberi merek.
• Melampirkan Surat Pernyataan Kepemilikan Bisnis dari pemohon.
• Melampirkan Surat Kuasa (jika proses pendaftaran merek dititipkan ke orang lain).
• Melampirkan fotokopi KTP pemohon (jika proses pendaftaran merek dititipkan ke orang lain).
• Melampirkan fotokopi NPWP (jika pemohon merupakan badan hukum atau perusahaan).

formulir pendaftaran merek

Tata Cara Pengisian Formulir Pendaftaran Merek Dagang

Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran merek dagang. Adapun tata cara pengisiannya, antara lain sebagai berikut.

• Unduh formulir pendaftaran merek dagang.
• Isi tanggal pengajuan.
• Isi nomor referensi pemohon (jika ada).
• Isi tanggal penerimaan.
• Isi nomor permohonan.
• Isi identitas, apakah perorangan atau badan hukum.
• Isi kewarganegaraan dan negara pendirian.
• Isi alamat, lengkap dengan nomor telepon dan e-mail.
• Isi alamat surat menyurat (jika alamat tinggal berbeda dengan alamat identitas).
• Isi identitas kuasa.
• Isi klaim prioritas yang terdiri dari tanggal, negara/kantor, dan nomor prioritas.
• Pilih tipe merek, apakah merek kata, merek tiga dimensi, merek lukisan/logo, merek suara, merek kata+lukisan/logo, atau merek hologram.
• Isi kolom merek dan lampirkan label merek.
• Isi nama dan deskripsi merek.
• Isi jenis barang atau jasa.
• Tanda tangan formulir pendaftaran merek dagang.
Setelah formulir pendaftaran merek dagang tersebut di isi, Anda harus mengisi surat pernyataan permohonan pendaftaran merek yang terdiri dari lampiran label merek dan identitas pemohon.

Sementara lampiran formulir permohonan pendaftaran merek berisi contoh penulisan identitas pemohon (jika lebih dari satu), tampilan label tiga dimensi atau hologram, contoh penulisan atau jasa.

Pastikan pula Anda mengisi kelas merek dengan benar. Meskipun tampak sepele, salah mengisi kelas merek dagang dapat menyebabkan pengajuan merek dagang Anda ditolak. Agar Anda tidak keliru, simak pembagian kelas merek berikut ini:
 Kategori Barang
 Kelas 1 – Bahan kimia untuk industri, pertanian, kehutanan, perkebunan, fotografi, dan ilmu pengetahuan. Antara lain, pupuk, damar tiruan, bahan pemadam api, pelunak, plastik tak diolah, pematri, zat kimia pengawet makanan, zat penyamak, dan bahan perekat industri.

 Kelas 2 – Cat, pernis, lak, bahan untuk mencegah karat dan pelapukan kayu, pewarna, pengering, termasuk bahan mentah berupa logam lembaran dan bubuk untuk melukis, pencetak, seniman, dan pendekor.

 Kelas 3 – Zat pemutih, zat untuk membersihkan, mengilapkan, menghilangkan lemak, dan kotoran. Jenis ini termasuk sabun, pewangi, minyak atsiri, kosmetik, losion rambut, dan bahan perawatan gigi.

 Kelas 4 – Lemak dan minyak untuk industri, seperti bahan pelumas, zat untuk menyerap debu. termasuk bahan bakar, larutan hasil penyulingan untuk kendaraan bermotor dan bahan yang digunakan untuk menerangi, sumbu dan lilin.

 Kelas 5 – Sediaan yang berkaitan dengan farmasi, saniter, ilmu kehewanan berupa bahan untuk program diet, makanan untuk bayi, plester, bahan pembalut, bahan penambal gigi, bahan pembuat gigi palsu, bahan untuk membasmi kuman, jamur, dan hewan perusak.

 Kelas 6 – Logam biasa dan campuran berupa bahan bangunan yang terbuat dari logam, seperti logam untuk rel kereta api, kabel dan kawat biasa, lemari besi, dan benda dari logam, meliputi barang, benda kecil, pipa, tabung, dan bijih besi.

 Kelas 7 – Hal yang berkaitan dengan mesin, seperti mesin untuk perkakas, mesin motor, kopeling mesin, alat pertanian, dan mesin tetas telur.

 Kelas 8 – Alat kakas tangan, seperti alat potong, pedang, dan pisau silet.

 Kelas 9 – Alat, perlengkapan, atau instansi yang berakitan dengan instrumen ilmu pengetahuan, seperti kelistrikan, fotografi, tambang, ukur, pelayaran, sinyal, sinematografi, optik.

 Kelas 10 – Instansi atau instrumen yang berhubungan kedokteran umum, gigi, hewan, dan pengobatan anggota badan, seperti pembedahan. Termasuk, benda ortopedik dan bahan untuk menjahit luka bedah.

 Kelas 11 – Alat penerangan, penghasil uap, pemanasan, penyegaran udara, pengeringan, pemasak, pendinginan, penyedia air, dan pembersih.

 Kelas 12 – Kendaraan udara atau air dan alat yang bergerak di darat.

 Kelas 13 – Senjata api, amunisi, proyektil,bahan peledak, kembang api, dan petasan.

 Kelas 14 – Logam mulia dan campuran dari logam, seperti perhiasan, jam, batu mulia, dan alat ukur waktu.

 Kelas 15 – Peralatan musik.

 Kelas 16 – Hal yang berkaitan dengan kertas dan karton, seperti cetakan, bahan penjilid buku, alat tulis, foto atau gambar, alat perekat, alat seni, dan perlengkapan kantor, tidak termasuk perabot kantor, bahan ajar pendidikan, dan plastik pembungkus.

 Kelas 17 – Getah, mika, karet, getah perca, asbes, dan seluruh barang yang terbuat dari bahan tersebut. Tidak termasuk plastik untuk pembungkus dan pembuat barang, serta pipa non-logam lentur.

 Kelas 18 – Seluruh bahan yang terbuat dari kulit asli dan imitasi, seperti kulit halus dari binatang dan kulit mentah. Contohnya, koper, tas piknik, payung, peralatan dan perlengkapan untuk kuda yang terbuat dari kulit, termasuk pelana, tongkat, dan cambuk.

 Kelas 19 – Bahan bangunan non-logam, antara lain pipa non-logam kaku khusus bangunan, aspal, pek, bitumen, dan bangunan non-logam, seperti monument non-logam dan bangunan non-logam lain yang dapat dipindahkan.

 Kelas 20 – Perabotan rumah tangga, meliputi, bingkai untuk foto atau gambar, cermin, benda dan alat nonkayu, termasuk gabus, rumput, buluh, tanduk, tulang, rotan, gading, balein, kulit kerang, magnesium, amber, mutiara, plastik, kulit, tanah liat, dan bahan pengganti lain.

 Kelas 21 – Perkakas dan wadah khusus keperluan rumah tangga atau dapur yang terbuat dari bahan non-logam mulia, termasuk pelapisnya. Antara lain, sisir, sikat dan bahan pembuatnya bukan kuas, bunga karang, alat pembersih dari wol, kaca, gelas, baja, porselen, dan barang pecah belah yang terbuat dari tembikar (tidak termasuk ke dalam kelas lain).

 Kelas 22 – Tambang, tali, jala, tenda, tirai, kain terpal, layar, sak, dan kantong (yang tidak termasuk dalam kelas lain), termasuk bahan pelapis dan pengisi bantal (kecuali dari karet atau plastik), dan serat kasar untuk pertenunan.

 Kelas 23 – Benang yang digunakan untuk perstektilan dan barang tenun.

 Kelas 24 – Tekstil, termasuk barang tekstil lainnya atau yang tidak termasuk dalam kelas lain, seperti kasur tempat tidur dan meja.

 Kelas 25 – Pakaian, alas kaki, dan tutup kepala.

 Kelas 26 – Renda, sulaman, pita, jalinan dari pita, kancing kail dan mata kait, jarum, jarum pentul, dan bunga buatan.

 Kelas 27 – Seluruh jenis karpet, termasuk keset berbahan anyaman, linoleum, permadani, bahan penutup ubin, dan hiasan gantung dinding yang terbuat dari bahan nontekstil.

 Kelas 28 – Semua mainan, termasuk peralatan yang digunakan untuk senam dan olahraga, dan hiasan pohon natal.

 Kelas 29 – Daging binatang buruan, termasuk daging unggas dan ikan. Termasuk sari pati daging, sayuran yang diawetkan atau dikeringkan, agar-agar, buah-buahan, selai, saus yang terbuat dari buah-buahan, telur, susu dan hasil olahannya, minyak dan lemak yang dapat dikonsumsi.

 Kelas 30 – Semua hal yang berkaitan dengan kopi, termasuk olahannya, gula, kakao, teh, beras, sagu, tepung, tapioka, dan bahan yang terbuat dari gandum, seperti kue, mi, gorengan, roti. Termasuk, minuman es, kembang gula, air gula, madu, garam, ragi pengembang roti dan kue, moster, cuka, saus atau bumbu, rempah-rempah, trasi, tauco,es, kecap, krupuk, petis, dan emping.

 Kelas 31 – Semua hasil produksi pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Antara lain, padi, gandum (yang tidak termasuk kelas lain), benih tanaman, binatang hidup, buah, sayur-mayur, tumbuhan, bunga, dan makanan hewan.

 Kelas 32 – Bir dan jenisnya, minuman soda atau karbonasi, air mineral, dan minuman non-alkohol lain, seperti minuman yang terbuat dari sari buah atau perasan buah, sirup, dan bahan lain yang biasa digunakan dalam pemuatan minuman.

 Kelas 33 – Minuman keras beralkohol, tidak termasuk bir.

 Kelas 34 – Tembakau, korek api, dan barang keperluan merokok.

 Kategori Jasa
 Kelas 35 – Periklanan, administrasi usaha, fungsi kantor, dan manajemen usaha.

 Kelas 36 – Semua hal yang berkaitan dengan urusan asuransi, moneter, keuangan, tanah, gedung, dan bangunan.

 Kelas 37 – Pembangunan gedung, perbaikan atau renovasi, dan jasa pemasangan atau instalatur.

 Kelas 38 – Telekomunikasi.

 Kelas 39 – Segala hal yang berkaitan dengan angkutan, termasuk jasa pengaturan perjalanan, jasa pengemasan atau packing, dan jasa penyimpanan barang.

 Kelas 40 – Perawatan bahan-bahan.

 Kelas 41 – Pendidikan, pemberian pelatihan, kegiatan olahraga, hiburan, dan kebudayaan.

 Kelas 42 – Jasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian dan desain yang berkaitan dengan jasa untuk analisis dan penelitian di bidang ilmiah dan industri serta desain dan pengembangan perangkat keras dan lunak komputer.

 Kelas 43 – Penyediaan makanan dan minuman atau akomodasi sementara.

 Kelas 44 – Perawatan medis, jasa pelayanan kedokteran hewan dan pertanian, jasa perawatan untuk manusia dan hewan, jasa kehutanan, pertanian, dan hortikultural.

 Kelas 45 – Jasa layanan hukum, jasa keamanan untuk perlindungan benda dan barang, jasa perlindungan personal atau individu, dan jasa untuk pemenuhan kebutuhan individu.

3. Prosedur Mendaftarkan Merek
Setelah formulir pendaftaran merek dagang selesai diisi, ajukan merek dagang Anda secara langsung atau melewati verifikasi Ditjen HKI.
Cek kembali formulir pendaftaran merek dagang dan lengkapi persyaratan lainnya, seperti surat etiket merek, keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), surat kuasa khusus, dokumen bukti penerimaan permintaan pendaftaran merek, dan kertas bukti pembayaran pendaftaran merek,.

Setelah ini maka Ditjen HKI kelak akan memeriksa formulir pendaftaran merek dagang dan menerbitkan sertifikat merek. Umumnya, waktu untuk memproses formulir pendaftaran merek dagang bervariasi, tergantung kelengkapan dokumen yang Anda ajukan.

4. Pemeriksaan Formalitas dan Substantif
Pemeriksaan formalitas pertama merupakan proses pemeriksaan formulir pendaftaran merek dagang dan kelengkapan persyaratan pendaftaran merek. Pastikan bahwa Anda telah melengkapi semua persyaratan yang diajukan oleh Ditjen HKI.

Jika ada syarat yang kurang, seperti formulir pendaftaran merek dagang yang tidak diisi lengkap atau kurangnya kelengkapan dokumen, maka pihak Ditjen HKI akan meminta Anda untuk melengkapinya selama jangka waktu dua bulan, sejak surat permintaan pertama Anda terima.

Pemeriksaan kedua, yakni pemeriksaan substantif adalah pemeriksaan dalam jangka waktu satu bulan, terhitung sejak Ditjen HKI menerima formulir pendaftaran merek dagang. Biasanya pemeriksaan ini oleh pihak berwenang dengan waktu maksimal sembilan bulan.

5. Pengajuan Keberatan
Jika formulir pendaftaran merek dagang Anda disetujui, maka Anda akan mendapatkan berita resmi merek. Pengumuman ini berlangsung selama tiga bulan. Pastikan untuk memeriksa merek dagang Anda secara berkala karena tak menutup kemungkinan terjadi pengajuan merek yang sama untuk satu hak paten.
Jika Anda memiliki keberatan, Anda diperbolehkan mengajukan keberatan secara tertulis kepada Ditjen HKI. Namun, hal ini hanya dapat dilakukan dalam kurun waktu dua bulan sejak tanggal penerimaan salinan keberatan diterbitkan.

6. Memeriksa Kembali
Jika Anda telah mengajukan formulir pendaftaran merek dagang dan merasa keberatan dengan merek tersebut, maka Ditjen HKI akan menggunakan keberatan tersebut sebagai bahan pertimbangan sebelum memulai pemeriksaan ulang.
Umumnya, proses pemeriksaan tersebut akan selesai dalam jangka waktu maksimal dua bulan sejak masa pengumuman berakhir.

Jika tidak ada masalah baik dari pengisian formulir pendaftaran merek dagang dan kelengkapan, maka Ditjen HKI akan segera menerbitkan dan mengirimkan sertifikat merek pada Anda atau kuasa dalam kurun waktu maksimal tiga puluh hari sejak tanggal penyerahan formulir pendaftaran merek dagang.
Demikianlah informasi mengenai tata cara pengisian formulir pendaftaran merek dagang yang dapat Anda jadikan sebagai rujukan. Nah, sudah siap mendaftarkan merek dagang Anda, belum?

Formulir pendaftaran merek dagang adalah salah satu syarat yang harus dikumpulkan ketika Anda akan mendaftarkan merek dagang Anda. Seperti kita tahu bahwa ada beberapa jenis dokumen yang harus dikumpulkan untuk melakukan pendaftaran merek. Di antara dokumen-dokumen tersebut, formulir pendaftaran merupakan salah satu dokumen yang penting.

Pendaftaran merek penting sekali dilakukan oleh semua pengusaha. Jika Anda merupakan seorang pengusaha yang sudah memiliki produk dan memiliki merek untuk produk tersebut maka segera daftarkan merek tersebut secara resmi ke Ditjen HKI. Jika merek yang Anda miliki tidak segera didaftarkan maka akan terjadi hal-hal yang merugikan bagi Anda sebagai seorang pengusaha.

Pendaftaran merek dagang dilakukan agar merek Anda mendapatkan perlindungan merek dan perlindungan hukum dan secara resmi telah menjadi hak Anda. Jika merek sudah didaftarkan maka secara otomatis, merek tersebut akan menjadi hak Anda sepenuhnya dan tidak bisa digunakan oleh orang lain. Dengan begitu, Anda bebas menggunakan merek dan bebas melakukan promosi sesuai kebutuhan dan keinginan Anda.

Proses pendaftaran merek dagang saat ini sudah dirancang sedemikian rupa agar memudahkan para pengusaha. Proses pendaftaran yang tidak sulit diharapkan bisa merangsang para pengusaha untuk segera melakukan pendaftaran merek dagang mereka. Karena sebenarnya mendaftarkan merek dagang itu memberikan keuntungan bagi si pengusaha sendiri.

daftar merek

Pengisian Formulir Pendaftaran Merek
Bagi Anda yang ingin mendaftarkan merek dagang, maka Anda perlu segera mengakses website dari Ditjen HKI dan mencari tahu lebih lanjut tentang prosedur dan syarat pendaftaran merek dagang. Di sana Anda juga bisa menemukan formulir pendaftaran untuk merek dagang. Formulir inilah yang perlu diisi agar proses pendaftaran bisa segera dilakukan dan berkas bisa segera diperiksa.

Pengisian formulir dilakukan dengan cara biasa. Biasanya ada beberapa kolom dan pertanyaan yang perlu diisi. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengisi setiap kolom informasi pada formulir dengan sebenar-benarnya. Pastikan tidak ada kesalahan pada pengisian formulir agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Jika Anda merasa kesulitan melakukan pengisian formulir, Anda bisa meminta bantuan pihak lain. Saat ini ada banyak sekali agen jasa yang menawarkan bantuan bagi para pengusaha yang ingin mendaftarkan merek dagang mereka. Anda bisa meminta bantuan agen-agen jasa ini agar pengisian formulir dapat dilakukan dengan baik dan benar.

Selain formulir, tentu saja ada dokumen-dokumen lain yang perlu Anda kumpulkan ketika akan melakukan pendaftaran merek dagang. Ya, ada banyak jenis dokumen yang nantinya akan diperiksa oleh pihak Ditjen HKI sebelum dikeluarkannya sertifikat merek. Pemeriksaan dokumen inilah yang biasanya memakan waktu cukup lama sampai akhirnya sertifikat dikeluarkan.

Namun, bukan berarti sertifikat merek bisa langsung Anda terima karena butuh proses sampai sertifikat merek diterbitkan.

Menggunakan Bantuan Jasa
Sebenarnya saat ini proses pendaftaran merek dagang sudah semakin mudah. Bukan hanya karena prosedurnya yang semakin mudah tapi juga karena saat ini Anda bisa mendapatkan bantuan dari jasa konsultan HKI terdaftar Patendo yang akan mendaftarkan merek dagang Anda. Jadi, Anda tinggal mengumpulkan dokumen yang diminta dan menunggu sertifikat merek Anda keluar.

Menggunakan jasa pwndaftaran merek semacam ini sebenarnya sangat memudahkan Anda dalam mengurus pendaftaran hak merek.

Pilihan kembali lagi kepada Anda. Apakah menurut Anda lebih mudah jika menggunakan jasa konsultan merek yang akan membantu proses pendaftaran merek. Mungkin akan terasa ribet dan melelahkan tapi Anda bisa lebih hemat biaya dan bisa mendapat tambahan pengetahuan sekaligus pengalaman.

Daftarkan Sekarang Juga!
Jika Anda sudah memiliki produk dan sudah memiliki merek, lalu tunggu apa lagi? Tak perlu menunggu terlalu lama, Anda harus mendaftarkan merek dagang tersebut sekarang juga atau secepatnya. Jangan sampai menunda melakukan daftar merek dagang karena bisa membawa kerugian bagi diri Anda sendiri. Kalau Anda menunda maka bisnis Anda bisa tidak berkembang.

Merek yang sudah didaftarkan akan mempermudah Anda melakukan promosi dan meningkatkan angka penjualan. Jika merek sudah didaftarkan, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Anda juga tak perlu takut kalau nanti merek yang Anda pakai diambil atau dipakai oleh orang lain. Merek tersebut sudah terlindung secara hukum dan menjadi milik Anda secara resmi.

Jadi, tunggu apa lagi? Demi membuat bisnis Anda berkembang lebih besar lagi, segera daftarkan merek dagang Anda. Jika Anda belum memiliki merek yang tepat, maka segera cari dari sekarang. Dgip cek merek / cara cek merk sudah terdaftar atau belum dengan cara penelusuran terlebih dahulu agar Anda tahu apakah merek yang akan Anda pakai sudah pernah dipakai sebelumnya. Selanjutnya, lakukan pengisian formulir registrasi merek dagang dengan benar.

Dengan adanya pengakuan HAKI atau Hak Atas Kekayaan Intelektual maka brand produk tersebut terlindungi secara resmi di bawah hukum yang berlaku di Indonesia. Terlebih lagi mengingat betapa maraknya kasus-kasus penipuan dan plagiarisme yang terjadi.

merek dagang

Tentunya hal tersebut akan sangat merugikan baik untuk pihak perusahaan maupun masyarakat yang menjadi konsumen. Tak hanya itu saja, barang maupun jasa yang Anda jual akan mendapatkan apresiasi penuh karena telah resmi terdaftar. Dengan begitu maka secara tak langsung juga bisa meningkatkan mutu produk serta memberikan keuntungan tersendiri bagi usaha Anda. Meskipun begitu, para pembisnis pemula seringkali menemukan hambatan ketika hendak mengajukan merek dagang atau hak paten.

Beberapa hal yang dipikirkan antara lain mengenai biaya pendaftaran merek yang mahal, takut mendapatkan penolakan permohonan, dan banyaknya syarat yang wajib dipenuhi. Padahal akan mudah dan cepat bersama bantuan konsultan HKI kami.

patendo

Namun tak perlu khawatir karena Anda dapat menggunakan jasa konsultan HKI kami untuk mempermudah dalam pendaftaran merek.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.