021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

10+ Manfaat dan Pentingnya Hak Merek Terdaftar

Dengan memiliki hak merek maka Anda dapat menggunakan merek Anda untuk menggugat pihak lain yang berusaha meniru dan menjiplak merek dagang Anda. Hal itu merupakan salah satu keuntungan dari mendaftarkan merek.

Untuk itu segera daftarkan merek Anda. Kami siap membantu mendaftarkan merek dagang Anda WA 0853 5122 5081.

hak merek terdaftar

Apa itu hak merek

Merek merupakan sebuah tanda atas barang atau jasa yang digunakan untuk menunjukkan kualitas dan asalnya, sehingga dapat dibedakan dengan produk lainnya.

Menurut salah satu ahli H.M.N Purwosutipjo, menjelaskan bahwa merek adalah suatu tanda, bila mana suatu tanda tertentu dipribadikan maka dapat dibedakan dengan benda lain yang sejenis.

Ada beberapa tipe barang yang dapat didaftarkan yaitu berbentuk deskriptif yang menjelaskan produknya secara langsung contohnya Pizza Hut, Indomie Mie Goreng Spesial dan lainnya.

Nama merek berbentuk analogi, merek yang mengibaratkan sesuatu atau sebuah perumpamaan, contohnya Ruang Guru, Grab, Twitter dan lainnya.

Nama merek yang tidak berhubungan atau nama yang tidak ada kaitannya dengan jenis barang atau jasanya, biasanya diambil dari kata acak, kata buatan atau dipilih tanpa relevansi, misalnya Apple, Strabucks, Matahari, Snowman dll.

Akronim yaitu membuat nama dengan singkatan misalnya BCA (Bank Central Asia), KFC (Kentucky Fried Chicken), D&G (Dolce & Gabbana), DKNY (Donna Karan New York) dan masih banyak contoh lainnya.

Gabungan kata yang disingkat misalnya Dufan (Dunia Fantasi), Pertamina (Perusahaan Tambang dan Minyak Negara), Lego (Leg Godt), Indomie (Indonesia Mie) dan lainnya.

Lalu apa yang di maksud dengan hak merek? Hak merek adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada pemilik merek yang telah mendaftarkan mereknya kepada pihak yang berwenang untuk jangka waktu yang telah ditentukan.

Pemilih hak dapat menggunakan mereknya sendiri atau mengizinkan orang lain untuk menggunakan mereknya.

Apabila suatu perusahaan atau perorangan ingin mempunyai hak atas merek yang dimilikinya, maka ia harus mendaftarkan merek atas barang atau jasanya tersebut kepada Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual.

Memiliki hak atas merek dagang yang akan digunakan untuk bisnis sangat penting, karena setiap merek yang telah didaftarkan akan mendapatkan perlindungan hukum selama kurun waktu tertentu.

Dengan hak merek maka akan memaksimalkan diferensiasi produk, pemasaran dan periklanan, sehingga dapat memberikan keuntungan baik skala nasional maupun internasional.

Selain itu hak atas merek terdaftar dapat memberikan jaminan kualitas produk kepada konsumen, sehingga dapat terhindar dari penyalahgunaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Secara garis besar hak merek diberikan untuk melindungi merek secara hukum, melindungi produk, perusahan atau pemilik untuk menggunakan hak ekslusif secara keseluruhan atas merek yang telah diresmikan.

Setelah menerima hak merek, hak tersebut dapat digunakan untuk keperluan pemasaran, perdagangan, maupun promosi selama merek tersebut masih memiliki masa perlindungan.

hak merek dagang

Manfaat dan pentingnya hak atas merek terdaftar

Merek memang sangat melekat sebagai branding dari suatu produk yang ditawarkan di pasaran. Oleh karena itu penting melakukan pendaftaran, agar pemilik mendapatkan hak atas mereknya.

Hak atas merek memiliki peran yang sangat penting dalam pendistribusian produk kepada konsumen. Namun biasanya hal ini kurang menjadi perhatian bagi para pebisnis.

Padahal banyak sekali keuntungan hak merek jika digunakan untuk bisnis. Berikut beberapa manfaat hak atas merek yang sudah terdaftar di antaranya:

1. Mendapatkan perlindungan hukum

Jika Anda sudah memiliki hak atas merek Anda, maka akan mendapatkan perlindungan hukum.
Orisinalitas merek dan produk yang Anda jual akan dilindungi hukum, sehingga jika ada kompetitor lain yang menjiplak, maka Anda dapat melaporkannya ke pihak yang berwenang.

Begitu juga apabila ada pihak lain menggunakan merek tanpa persetujuan Anda, maka dapat dituntut secara hukum.

2. Aset berharga bagi perusahaan

Merek yang sudah didaftarkan dapat menjadi aset tak berwujud bagi perusahaan Anda. Ibaratnya Anda tidak hanya menjual produk saja tapi juga menjual merek. Semakin kuat suatu merek, maka semakin tinggi nilai merek tersebut.

Investor akan lebih tertarik dengan merek yang sudah terdaftar, karena sudah terjamin perlindungan hukumnya dan memiliki peluang tinggi di pasaran.

Sehingga para investor mau membantu memberikan modal jika merek yang Anda miliki sudah terdaftar. Selain itu merek juga dapat diwariskan atau dilisensikan sehingga dapat bernilai ekonomis secara terus menerus.

3. Terhindar dari plagiarisme

Tindakan penjiplakan atau plagiat memang sangat meresahkan produsen. Apalagi jika Anda sudah bersusah payah menciptakan produk dan merek tapi pada akhirnya dijiplak oleh orang lain.

Terkadang mereka menjiplak dengan produk yang tidak memiliki kualitas sama dengan produk Anda, tentu akan sangat merugikan bagi bisnis Anda.

Maka dari itu mendaftarkan produk sangat penting, agar terhindar dari plagiarisme. Negara akan melindungi bisnis Anda dari pihak yang berusaha meniru produk jika merek sudah terdaftar.

4. Memperluas jangkauan bisnis

Merek yang sudah terdaftar dapat dikembangkan menjadi bisnis waralaba, Anda akan lebih mudah memperluas jaringan bisnis dan memberi kesempatan pihak lain untuk ikut menggunakan merek dagang Anda.

Bisnis Anda pun akan berkembang pesat dan Anda akan mendapat keuntungan berlipat ganda.

5. Menambah kepercayaan konsumen

Jika Anda memiliki produk atau jasa yang telah terdaftar, maka Anda mempunyai kelebihan dibanding dengan produk-produk lainnya.

Merek yang sudah didaftarkan akan menjadi merek yang kuat dalam membentuk citra baik bagi perusahaan, sehingga konsumen akan lebih percaya dalam memilih produk Anda dibanding dengan produk yang asal tiru.

6. Mendapat keuntungan tambahan

Mendaftarkan merek bisa memperoleh keuntungan tambahan untuk bisnis, pihak lain yang menggunakan produk Anda harus membayar royalti atas lisensi dari produk Anda.

Selain terlindungi secara hukum, Anda memiliki hak produk yang bermanfaat untuk memperoleh keuntungan lebih.

7. Dapat bersaing dengan kompetitor

Pesaing menjadi salah satu hal yang dapat menghambat bisnis, sehingga Anda perlu memperhatikan pesaing Anda jika ingin memulai suatu usaha.

Namun sebenarnya apabila Anda sudah memiliki hak produk, Anda tetap masih dapat bersaing dengan kompetitor lainnya setelah Anda mendaftarkannya. Itulah beberapa manfaat atas merek yang sudah terdaftar.

perlindungan hak merek

Lalu seberapa penting sebuah merek bagi bisnis Anda? Berikut ini pentingnya hak atas merek bagi para pebisnis:

1. Sebagai pembeda dengan produk lain.

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika melihat atau mendengar nama merek Apple, Strarbucks dan Gucci? Tentu saat melihat nama-nama tersebut Anda sudah dapat mengidentifikasi perbedaan-perbedaan dari jenis produk yang ditawarkan.

Hal tersebut merupakan salah satu fungsi dari merek yang tampak sebagai pembeda dengan produk lainnya.

Tidak hanya dari perbedaan jenis barangnya, namun mencakup perbedaan kualitas antara produk Anda dengan produk lainnya.

2. Sebagai identitas produk.

Merek diartikan sebagai tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa, logo, nama, kata, gambar, angka, huruf, susunan warna, bentuk dua dimensi atau tiga dimensi.

Selain itu merek yang berbentuk hologram, suara, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut, sehingga dapat membedakan produk atau jasa yang satu dengan produk lainnya.

Dapat diketahui, bahwa merek merupakan sebuah tanda dari sebuah produk. Tanda tersebut biasanya merepresentasikan sebuah produk, misalnya merek Apple bukan merepresentasikan buah tetapi merek dari produk-produk elektronik.

3. Hak eksklusif atas merek.

Setelah merek mendapat sertifikat dari Kemenkumham, maka akan menimbulkan perlindungan hukum atas produk tersebut.

Kemudian negara akan memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek yang terdaftar untuk menggunakan sendiri mereknya atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan mereknya.

Pemberian izin kepada pihak lain untuk menggunakan produk dan mereknya harus dilakukan melalui perjanjian atau lisensi dengan pihak yang bersangkutan.

4. Menimbulkan hak pengajuan pembatalan merek.

Pemilik merek yang telah mendaftarkan produknya akan memiliki hak untuk dapat mengajukan gugatan pembatalan kepada merek lainnya atas dasar memiliki kesamaan pada pokok maupun keseluruhannya. Gugatan tersebut dapat diajukan ke Pengadilan Niaga.

5. Melindungi dari penggunaan tanpa hak.

Apabila terjadi penggunaan merek tanpa hak, maka pemilik merek yang telah mendaftarkan mereknya dapat menggunakan haknya tersebut untuk mengajukan laporan ke Pengadilan Niaga.

Pelaporan tersebut dapat berupa gugatan tindak pidana sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Merek, atau menyelesaikan sengketa melalui arbritase atau alternatif penyelesaian sengketa lainnya. Itulah pentingnya hak atas merek dagang yang telah terdaftar.

perolehan hak merek

Undang-Undang tentang hak merek

Kecenderungan akan meningkatnya arus perdagangan barang atau jasa akan tetap berlangsung secara terus menerus sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat.

Dengan adanya kecenderungan tersebut dapat dipahami bahwa terdapat tuntutan kebutuhan sehingga diperlukan pengaturan yang lebih memadai dalam menciptakan kepastian perlindungan hukum yang kuat.

Mengingat kenyataan sekarang ini beberapa negara mengandalkan kegiatan ekonominya dengan memperdagangkan produk dari hasil kekayaan intelektualitas manusia.

Merek sebagai salah satu kekayaan intelektual yang sangat erat kaitannya dengan kegiatan ekonomi dan perdagangan memegang peranan yang penting bagi negara.

Oleh karena itu perhatian pemerintah terhadap kekayaan intelektual khususnya merek telah tertuang dalam undang-undang sebagai bentuk kerja sama dengan masyarakat supaya dapat meningkatkan perekonomian negara.

Maka dari itu terbentuklah Undang-Undang Merek yang baru dan Presiden RI Joko Widodo telah mengesahkan UU 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis pada tanggal 25 November 2016.

Undang-undang tersebut mencabut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek dan telah diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 252 serta dalam tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5953 oleh Menkumham.

Dalam undang-undang baru tersebut, ada beberapa penyempurnaan prosedur permohonan dengan tujuan untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pemohon atau masyarakat.
Kemudian disertai dengan adanya penyederhanaan proses dan prosedur pendaftaran.

Aturan kelengkapan permohonan dengan syarat minimum yang mencakup pengisian formulir permohonan, melampirkan label atau contoh merek yang akan dimohonkan dan membayar biaya permohonan.

Dengan syarat-syarat minimum tersebut pemohon sudah dapat mendaftarkan mereknya dan akan memperoleh tanggal penerimaan atau filling date.

Perubahan tersebut mempunyai maksud agar lebih mempercepat penyelesaian proses permohonan merek.

Selanjutnya diadakannya pengumuman sebelum pemeriksaan substantif supaya pelaksanaan pemeriksaan substantif bisa dilakukan sekaligus jika terdapat keberatan atau sanggahan sehingga tidak memerlukan pemeriksaan kembali.

Hak atas merek juga diatur dalam undang-undang ini, dengan memberikan hak merek kepada pemilik. Diharapkan pemilik dapat memakai haknya atau memberikan izin kepada orang lain agar memeroleh value dari mereknya.

Mengenai permohonan perpanjangan merek, pemilik hak diberikan waktu tambahan untuk dapat memperpanjang mereknya yaitu enam bulan setelah masa perlindungannya habis.

Ketentuan ini bertujuan agar pemilik tidak mudah kehilangan hak atas mereknya karena terlambat dalam mengajukan permohonan perpanjangan merek.

Selain itu supaya mendapatkan perlindungan hukum terhadap pemilik hak atas merek terdaftar dari adanya penyalahgunaan merek yang dilakukan oleh pihak lain.

Sanksi pidana terhadap pelanggaran diperberat khususnya yang dapat mengancam kesehatan, mengakibatkan kematian dan merusak lingkungan hidup.

Mengingat masalah merek sangat erat kaitannya dengan ekonomi, maka dalam undang-undang ini sanksi pidananya akan diperberat.

Dalam undang-undang ini juga mengatur tentang indikasi geografis sebagai potensi nasional baik komoditas unggulan dalam perdagangan domestik maupun internasional.

Oleh karena itu undang-undang ini disebut sebagai Undang-Undang tentang Merek dan Indikasi Geografis.

pendaftaran hak merek

Tata cara permohonan perlindungan hak merek

Sekarang ini terdapat banyak sekali jenis usaha, baik offline maupun online yang dapat dengan mudah ditemukan melalui merek dagangnya.

Namun ternyata banyak sekali pebisnis yang enggan mendaftarkan merek dagangngya dengan berbagai alasan, salah satunya karena tidak memiliki dana yang cukup.

Mungkin sebagian pebisnis pemula berpikir bahwa mendaftarkan merek bisa dilakukan setelah bisnis berkembang, kemudian setelah bisnis mulai mengalami kemajuan barulah mendaftarkan merek.

Hal ini justru kurang tepat jika dilakukan untuk pebisnis, karena persaingan bisnis yang begitu ketat dapat berpengaruh terhadap merek Anda.

Padahal kenyataanya masalah yang sering muncul dalam merek dagang adalah kompetitor lain muncul dengan nama merek yang sama dengan merek dagang Anda.

Coba Anda bayangkan ketika bisnis yang Anda mulai telah mencapai penjualan yang cukup baik, tanpa Anda sadari ternyata nama merek Anda sudah digunakan dan didaftarkan oleh pihak lain.

Tentu masalah tersebut tidak diinginkan oleh semua pebisnis. Untuk bisa menghindari masalah tersebut tidak terlalu sulit. Hal yang harus ditekankan yaitu Anda perlu mendaftarkan merek dan membekali diri Anda dengan kedisiplinan dan ketekunan dalam berbisnis.

Apabila Anda akan membuka bisnis dengan merek yang Anda ciptakan sendiri, maka Anda wajib mendaftarkan merek kepada pihak terkait. Berikut ini tata cara permohonan merek dagang di antaranya:

1. Pengecekan merek

Hal yang perlu Anda lakukan pertama kali yaitu menelusuri merek dagang. Penelusuran ini sangat penting karena dapat menghindari adanya penolakan dari pihak terkait. Cara melakukan penelusuran merek yaitu dengan mencari di google search.

Namun cara ini tidak dianjurkan karena hasilnya tidak muncul secara detail. Untuk mengetahui secara terperinici Anda bisa meminta bantuan konsultan yang ahli dalam bidang ini.

Setelah Anda mengatahui hasil penelusuran dan merek Anda belum ada yang memiliki atau menyamai, barulah Anda bisa lanjut ke tahap selanjutnya yaitu mempersiapkan persyaratan permohonan merek.

2. Syarat permohonan merek

Syarat pengajuan merek diketik dalam bahasa Indonesia yang meliputi:

1. Formulir permohonan yang disediakan dan ditandatangani oleh pemohon yang berisi:

Tanggal, bulan dan tahun permohonan.

Nama lengkap, kewarganegaraan, dan alamat pemohon.

Nama lengkap dan alamat kuasa, apabila pemohon diajukan melalui kuasa.

2. Mempersiapkan jenis barang atau jasa yang akan didaftarkan.

3. Mempersiapkan kelas barang atau jasa sesuai dengan database terbaru.

4. Surat pernyataan kepemilikan merek yang ditandatangani pemohon.

5. Surat kuasa, apabila permohonan diajukan melalui konsultan.

6. Fotokopi KTP pemohon.

7. Fotokopi NPWP perusahaan, apabila diajukan atas nama perusahaan.

8. Fotokopi paspor, apabila pemohon berasal dari luar negeri.

9. Fotokopi salinan peraturan penggunaan merek kolektif, apabila permohonan diajukan untuk merek kolektif.

10. Fotokopi akta pendirian badan hukum yang telah disahkan oleh notaris apabila permohonan diajukan atas nama badan hukum.

11. Bukti biaya permohonan merek.

Itulah beberapa syarat permohonan yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pendaftaran.

3. Prosedur pendaftaran

Pemohon mengajukan pendaftaran kepada pihak Direkorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual secara elektronik atau non elektronik. Pemohon atau kuasanya perlu mengisi formulir permohonan merek dalam bahasa Indonesia.

Formulir tersebut nantinya ditandatangani pemohon atau kuasanya dengan melampirkan beberapa persyaratan di antaranya:

1. Label merek.

Jika lebel merek berbentuk tiga dimensi, maka label dilampirkan sesuai dengan karakteristik merek tersebut. Sedangkan jika merek berbentuk suara, maka label dilampirkan dalam bentuk notasi atau rekaman suara.

2. Surat pernyataan kepemilikan merek.

Surat ini harus dilampirkan dalam persyaratan permohonan, surat pernyataan kepemilikan merek berisi nama pemilik, alamat pemilik, jenis barang, nama merek beserta tanda tangan pemilik.

3. Surat kuasa.

Jika pemohon mengajukan pendaftaranya melalui kuasanya, maka harus melampirkan surat kuasa, dalam hal ini pemohon meminta bantuan konsultan dalam pengurusan merek dagangnya.

4. Bukti biaya permohonan merek.

Adapun permohonan yang diajukan lebih dari satu orang secara bersama-sama, maka seluruh nama pemohon dicantumkan dan memilih satu alamat yang dijadikan sebagai alamat pemohon.

Kemudian formulir ditandatangani oleh salah satu perwakilan dari pemohon dan melampirkan surat persetujuan secara tertulis dari para pemohon. Apabila persyaratan terpenuhi secara lengkap, maka akan dilakukan proses selanjutnya.

Namun jika dalam proses pengajuan terdapat persyaratan yang belum dilengkapi, maka proses verifikasi dapat terhambat.

hak merek usaha

4. Proses pemeriksaan formalitas dan substantif

Setelah pengajuan selesai, maka pihak terkait akan melakukan proses pemeriksaan, yang pertama adalah proses pemeriksaan formalitas yang berhubungan dengan pemeriksaan kelengkapan syarat permohonan.

Apabila persyaratan lengkap maka akan dilakukan proses pemeriksaan substantif, sedangkan jika persyaratan tidak lengkap maka pemohon diberikan waktu sekitar 2 bulan untuk melengkapi persyaratan.

Pemeriksaan substantif yaitu proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam waktu 9-10 bulan sejak tanggal penerimaan permohonan registrasi diterima.

Hasil pemeriksaan substantif dapat berupa permohonan yang ditolak dan permohonan yang diterima. Jika pemeriksaan merek memutuskan permohonan merek diterima, maka permohon akan mendapatkan sertifikat merek.

Namun jika permohonan ditolak maka pihak Direktorat akan memberikan surat pemberitahuan penolakan kepada pemohon.

5. Pengajuan keberatan

Setelah pemeriksaan selesai, pihak terkait akan mengumumkan permohonan tersebut dalam berita resmi merek. Pengumuman tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Pastikan Anda selalu mengecek merek Anda. Jika ada pihak yang merasa keberatan, maka bisa mengajukan keberatan secara tertulis kepada Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual.
Keberatan dapat diajukan paling lama dua bulan sejak tanggal penerimaan salinan keberatan.

6. Pemeriksaan kembali

Dalam pemeriksaan ini, pihak direktorat akan mempertimbangkan keberatan dan melakukan pemeriksaan selama kurang lebih dua bulan.

Apabila pemeriksaan selesai dan Dirjen telah menyetujui permohonan merek, maka pemohon berhak mendapatkan sertifikat. Sertifikat akan diterbitkan dan dikirim ke alamat pemohon.

dasar hukum hak merek

Contoh kasus pelanggaran hak merek

Merek merupakan hasil karya kekayaan intelektual dari suatu pihak yang tidak mudah diungkapkan begitu saja, namun diciptakan melalui proses pengolahan pikiran yang matang.

Jika suatu merek diciptakan maka akan memberikan pengaruh bagi kemajuan bisnis. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mendaftarkan merek agar tetap terlindungi dari plagiarisme pihak lain.

Merek memang tidak bisa dianggap remeh. Jika ada seseorang yang mengambil dengan sengaja gambar atau nama yang digunakan untuk menandai barang yang dihasilkan orang lain, maka orang tersebut dianggap melanggar hak merek.

Berikut ini contoh pelanggaran merek di antaranya:

1. Kasus pelanggaran merek Aqua vs Aqualiva

Merek Aqualiva dianggap meniru dan mengimitasi merek Aqua milik PT Aqua Golden Missisipi. Merek tersebut memiliki kesamaan baik dari segi nama, jenis barang, konsep dan persamaan visual dengan merek Aqua.

Walaupun memiliki nama yang sedikit berbeda tetapi tidak meninggalkan nama Aqua sebagai merek utama, sehingga MA memutuskan bahwa merek dari air minum kemasan Aqualiva melanggar hak merek Aqua sebagai pemohon pertama.

2. Kasus pelanggaran merek Pierre Cardin

Pierre Cardin seorang perancang busana yang berasal dari Perancis telah menggunakan namanya sebagai nama produk fashionnya. Ia pernah menggugat merek lokal Indonesia milik Alexander Satryo Wibowo.

Pada tingkat pertama majelis hakim menolak gugatan tersebut karena mengakui merek Pierre Cardin milik Alexander yang telah terdaftar lebih dulu pada 29 Juli 1977.

Pada kasasi MA menegaskan bahwa merek lokal ini tidak mendompleng ketenaran merek asal Perancis tersebut dan diputuskan bahwa Alexander sebagai pemilik merek Pierre Cardin lokal yang juga memiliki pembeda dengan merek luar tersebut.

3. Kasus pelanggaran merek Tupperware dengan Tulipware

Merek terkenal perabotan rumah tangga yang berbahan plastik ini telah mendaftarkan mereknya. Tetapi baru-baru ini beredar merek Tulipware yang memiliki nama merek dan jenis barang yang hampir sama dengan Tupperware.

Bentuk pelanggaran Tulipware yaitu terdapat persamaan dengan jenis barang dan nama merek yang menggunakan kata ware. Tupperware berpendapat bahwa CV Classic Anugerah Sejati telah meniru merek dan desain miliknya.

Kemudian Dart Industries Inc sebagai pemilik merek Tupperware membuat pengumuman dan mengingatkan kepada masyarakat bahwa terdapat merek yang hampir sama dengan merek Tupperware.

masa berlaku hak merek

4. Kasus pelanggaran merek Cap Kaki Tiga

Direktorat Kekayaan Intelektual mencabut hak atas merek Cap Kaki Tiga setelah adanya gugatan dari Russel Vince karena terdapat kesamaan pada lambang Negara Isle of Man yang terletak di sebuah pulau wilayah Inggris.

Gugatan tersebut dikabulkan oleh MA dan merek Cap Kaki Tiga tidak boleh diedarkan dan tidak mempunyai hak untuk digunakan kembali.

BPOM juga diwajibkan untuk melarang produk Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drung, agar tidak beredar di pasaran.

5. Kasus pelanggaran merek Bioneuron

PT Phapros mengajukan permohonan kasasi untuk melawan Marck KGaA sebagai perusahaan farmasi multinasional asal Jerman. Kasus ini bermula dari gugatan yang diajukan oleh Marck KGaA kepada Pengadilan Niaga.

Pemilik Marck KgaA berpendapat bahwa PT Phapros telah menggunakan nama merek yang sama yaitu Bioneuron tanpa persetujuan dari pihak Marck.

PT Phapros menganggap bahwa gugatan tersebut tidak dapat dibenarkan, namun majelis hakim memenangkan Marck KGaA karena dapat menguatkan gugatannya tersebut.

Tidak terima dengan keputusan majelis hakim, PT Phapros mengajukan kasasi karena merasa keputusan pengadilan terkesan memihak, namun kasasi tetap ditolak oleh majelis hakim.

6. Kasus pelanggaran merek Monster Energy Company

Kasus ini bermula dari kesamaan antara merek monster lokal milik Andria Thamrun dengan merek luar negeri Monster Energy Company.

Pihak Monster Energy mengajukan gugatan kepada merek lokal Monster pada 2015. Pada tingkat pertama majelis hakim menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak dapat diterima.

Kemudian berlanjut pada permohonan kasasi tapi majelis hakim tetap menolak. Itulah beberapa kasus pelanggaran merek yang ada di Indonesia.

apa itu hak merek

Penghapusan hak merek

Penghapusan atau pembatalan merek hanya dapat dilakukan terhadap merek yang telah mendapatkan sertifikat. Penghapusan merek telah diatur dalam Pasal 72 UU No. 20 Tahun 2016. Penghapusan merek dapat terjadi apabila:

1. Pengajuan penghapusan oleh pemilik

Penghapusan merek dapat diajukan oleh pemiliki merek baik untuk sebagian atau keseluruhan jenis barang atau jasa.

Jika merek yang akan dihapus masih terikat dengan perjanjian lisensi, maka penghapusannya hanya dapat dilakukan jika ada persetujuan tertulis dari pihak penerima lisensi.

2. Penghapusan merek atas usulan komisi banding merek

Penghapusan atas rekomendasi komisi banding merek dapat dilakukan jika merek memenuhi syarat-syarat berikut:

1. Mempunyai kesamaan pada pokok maupun keseluruhannya dengan indikasi geografis.

2. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, ideologi negara, moralitas, agama, kesusilaan dan ketertiban umum.

3. Mempunyai kesamaan dengan warisan budaya, ekspresi budaya tradisional, nama dan logo yang sudah menjadi tradisi turun termurun baik pada pokok maupun keseluruhannya.

3. Penghapusan merek oleh pihak lain

Penghapusan terhadap merek yang sudah terdaftar dapat dilakukan oleh pihak lain, dalam hal ini yaitu pihak ketiga yang berkepentingan. Pengajuan tersebut dapat berbentuk gugatan yang diajukan ke Pengadilan Niaga.

Laporan gugatan dapat diajukan apabila pihak yang bersangkutan mampu membuktikan bahwa merek tersebut tidak digunakan pemilik hak selama tiga tahun berturut-turut sejak tanggal permohonan atau pada saat pemakaian terakhir.

manfaat dan pentingnya hak atas merek terdaftar

Alasan penghapusan tersebut tidak berlaku dalam hal adanya:

1. Larangan serupa lainnya yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

2. Larangan impor.

3. Larangan yang berkaitan dengan izin bagi peredaran barang yang menggunakan merek bersangkutan atau keputusan dari pihak yang berwenang yang bersifat sementara.

Penghapusan atas merek yang telah terdaftar akan diumumkan dalam berita resmi merek.
Hak merek bisa Anda dapatkan setelah Anda mendaftarkan dan menerima sertifikat merek.

Patendo konsultan merek terdaftar siap membantu Anda, segera hubungi kami WA 0853 5122 5081.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.