021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

10+ Jenis Hak Cipta & Masa Berlakunya

Penjelasan detail tentang hak cipta bisa Anda dapatkan melalui Patendo. Silahkan hubungi kami di 0853 5122 5081. Kami siap melayani Anda.

Segera daftarkan karya ciptaan Anda, supaya tidak dibajak atau diklaim oleh pihak lain. Pastikan hasil karya Anda telah terdaftar secara resmi di Dirjen HKI.

Setiap manusia memiliki ide kreatif masing-masing dan pasti hasil karyanya juga berbeda-beda. Sebuah karya cipta biasanya muncul dari hasil buah pikiran atau ide kreatif seperti melukis, menyanyi, menulis dan banyak hal lainnya.

Karya-karya tersebut biasanya dipublikasikan supaya mereka dapat menikmati karyanya sendiri.

Namun banyak oknum yang menyalahgunakan hasil karya cipta tersebut. Mereka membajak serta memperbanyak salinan supaya mereka mendapatkan keuntungan yang besar dengan cara yang mudah.

Oleh sebab itu, adanya hak tersebut untuk melindungi karya ciptaan seseorang supaya aman dan tidak dibajak oleh pihak lain. Untuk itu, kami akan menjelaskan lebih detail mengenai hak atas karya ciptaan.

pendaftaran hak cipta

Definisi hak cipta dan manfaat pendaftarannya

Salah satu jenis kekayaan intelektual yaitu hak cipta. Hak cipta adalah bagian dari hak atas kekayaan intelektual yang melindungi hasil ide kreatif di bidang karya seni, sastra serta ilmu pengetahuan.

Berdasarkan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menyebutkan bahwa:

Hak tersebut merupakan hak eksklusif yang diberikan Negara Republik Indonesia kepada pencipta atas hasil ciptaanya yang diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi batasan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Apa pentingnya hak tersebut dalam kekayaan intelektual? Hak ini sangat berkaitan dengan aspek kehidupan manusia mulai dari aspek sosial hingga aspek ekonomi.

Karya cipta seseorang harus dilindungi secara hukum, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti plagiat maupun pembajakan. Untuk mendapat perlindungan hak atas ciptaannya, Anda harus mendaftarkan hasil ciptaan Anda.

Hak tersebut adalah pemberian hak secara ekonomi maupun hak moral, yang berarti pencipta mendapatkan hak secara finansial/ekonomi atas hasil karya ciptanya.

Hak atas ciptaan merupakan hak yang diberi secara khusus untuk pencipta atau pemegang hak secara resmi untuk mencegah terjadinya pembajakan ilegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Apabila pihak lain ingin menggunakan karya Anda, maka pihak tersebut dapat menjadi pemegang hak namun harus memiliki izin dari pencipta karya melalui perjanjian yang telah disepakati oleh kedua pihak.

Pemegang hak bisa mendapatkan sebagian dari hak eksklusif dari pencipta yaitu hak ekonomi, namun untuk hak moral tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, karena hak moral telah melekat abadi pada pencipta karya.

Hak atas ciptaan juga memiliki peranan penting dalam mendukung bangsa serta membangkitkan kesejahteraan umum.

Selain itu, hargai kerja keras para seniman supaya tidak ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang akan membajak karya mereka.

Perlindungan hukum yang diberikan kepada pemegang hak atau pencipta yakni untuk meningkatkan semangat dalam menciptakan karya-karya seni lainnya.

Sebuah ciptaan yang tidak dapat diberi hak atas ciptaan adalah sebagai berikut:

1. Peraturan perundang-undangan.

2. Pidato kenegaraan atau pidato pejabat pemerintah.

3. Keputusan badan arbitrase atau keputusan badab-badan sejenis lainnya.

4. Putusan pengadilan atau penetapan hakim.

5. Hasil rapat terbuka lembaga-lembaga negara.

Hak atas ciptaan adalah hal penting bagi pencipta dan juga pemegang hak tersebut, supaya hasil karya ciptaannya akan aman dan dilindungi oleh negara.

Apabila Anda telah mendaftarkan karya cipta Anda, maka Anda akan mendapatkan manfaat dari hak tersebut.

Hasil karya yang diciptakan dengan sengaja dibuat untuk dapat diambil nilai ekonomisnya. Hal ini sangat berperan penting dalam memanfaatkan hak dan juga merek dagang.

Memanfaatkan hak atas ciptaan juga termasuk dalam fungsi proteksi. Fungsi proteksi adalah manfaat dari mendaftarkan hasil karya cipta ke Dirjen HKI. Fungsi proteksi disebut juga dengan fungsi ekonomis.

Misalnya, apabila ada pihak lain yang ingin menggunakan karya Anda, maka pihak tersebut harus meminta izin dulu kepada Anda sebagai pencipta. Pencipta memiliki hak untuk menyetujui atau menolaknya.

Pencipta juga dapat memanfaatkan hal itu untuk dapat bekerja sama dengan pihak kedua untuk menyediakan biaya apabila pihak kedua menggunakan hasil ciptaan Anda. Hal itu juga termasuk dalam memanfaatkan hak tersebut.

syarat hak cipta

Contoh hak cipta

Hasil dari karya cipta memang perlu dilindungi. Kami akan memberikan beberapa contoh hak cipta yang pernah ada.

1. Novel Harry Potter

Novel ini merupakan novel fantasi yang diciptakan oleh penulis asal Inggris yang bernama J.K Rowling. Novel ini menceritakan tentang kisah petualangan seorang penyihir remaja yang bernama Harry Potter bersama sahabatnya.

Dalam novel tersebut, Harry Potter dan sahabatnya ingin mengalahkan penyihir jahat yang berkeinginan untuk menjadi makhluk kekal abadi. Novel ini sangat populer dan berhasil menyihir para pembacanya.

Ketenaran novel pertama tersebut langsung diadaptasi ke dalam sebuah pemainan, e-book dan juga film.

Data penjualan novel sebesar 95 juta US dolar. J.K Rowling menjadi penulis terkaya di dunia. Dengan hitungan menit, J.K Rowling mendapatkan 180 US dolar per menit.

2. Seni batik Indonesia

Batik merupakan karya seni yang ada di Indonesia. Selain itu, batik juga bagian dari warisan budaya Indonesia yang memiliki corak dan warna yang khas.

Batik Indonesia telah memiliki perlindungan hak cipta sejak tahun 1987 hingga 2002. Batik memiliki banyak jenis dan motif. Namun tidak semua batik yang ada di Indonesia didaftarkan. Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2016, batik telah dilindungi haknya.

3. Let’s Talk About Love milik Celine Dion

Salah satu album milik Celine Dion yang berjudul Let’s Talk About Love adalah album terlaris milik penyanyi pop asal Kanada.

Penjualan album telah laku terjual lebih dari 31 juta keping dan 10 juta keping terjual di Amerika.

Album tersebut rilis pada 18 November 1997. Album yang sangat laris di pasaran. Di Indonesia juga banyak lagu yang laris di pasaran, namun semakin canggih teknologi hingga banyak kasus pembajakan lagu, video dan karya lainnya.

biaya daftar hak cipta

Jenis ciptaan dan masa berlaku perlindungan

Hak atas ciptaan memiliki masa perlindungan tergantung pada jenis ciptaannya. Hal ini telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Pencipta karya wajib memiliki 2 (dua) hak atas ciptaan yakni hak moral dan hak ekonomi. Hak-hak tersebut dapat dinikmati pencipta karya, apabila pencipta telah mendaftarkan ciptaannya ke Dirjen HKI.

Berdasarkan UU tentang hak tersebut, hak moral tidak memiliki masa berlaku atau tanpa batas waktu. Namun untuk hak ekonomi memiliki masa perlindungan dan tergantung jenis ciptaannya.

Berikut adalah beberapa jenis karya cipta yang memiliki masa berlaku perlindungan hak.

1. Ciptaan dalam masa perlindungan hak selama 50 tahun

Berdasarkan UUHC, jenis karya cipta yang memiliki masa perlindungan selama 50 tahun sejak pertama kali diumumkan adalah:

1. Program komputer;

2. Potret;

3. Terjemahan, saduran, bunga rampai, aransemen, modifikasi budaya tradisional, tafsir dan karya dari hasil transformasi lainnya;

4. Permainan video dan lain sebagainya.

2. Ciptaan dengan masa perlindungan hak tanpa batas waktu

Dalam perlindungan hak tersebut yang secara khusus seperti ekspresi budaya tradisional yang hanya dipegang oleh negara. Perlindungan tersebut tidak memiliki batas waktu.

3. Hasil karya cipta dengan masa perlindungan hak seumur hidup dan ditambah 70 tahun

Berdasarkan UU, masa perlindungan hasil karya cipta akan dilindungi selama 70 tahun, selama pencipta hidup dan setelah pencipta meninggal. Ciptaan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Lagu atau musik dengan atau tanpa teks.

2. Karya seni rupa dalam bentuk lukisan, gambar, kaligrafi, seni pahat, patung, ukiran atau kolase.

3. Drama, darama musikal, koreografi, pewayangan, pantomim dan juga tari.

4. Buku, pamflet dan semua hasil karya tulis lainnya.

5. Pidato, kuliah, ceramah dan jenis ciptaan lainnya.

6. Peta.

7. Karya seni batik atau seni motif lainnya.

8. Karya arsitektur.

4. Hasil karya cipta dalam perlindungan hak selama 25 tahun

Hasil karya cipta yang memiliki masa perlindungan selama 25 tahun adalah karya seni terapan. Perlindungan tersebut berlaku sejak pertama kali diumumkan.

Oleh karena itu, untuk menjaga serta melindungi ciptaan seseorang adalah hal yang terpenting. Apabila Anda memiliki hasil ciptaan, segera daftarkan supaya tidak dibajak, ditiru serta diklaim oleh pihak lain.

Perlindungan tersebut tergantung pada hasil karya yang Anda ciptakan tersebut. Namun untuk hak moral akan dilindungi tanpa ada batas waktu.

hak cipta yang dilindungi

Hak yang dimiliki pencipta

Hak yang dimiliki oleh pencipta ada dua yakni hak moral dan hak ekonomi. Hak moral akan berlaku selama pencipta masih hidup. Hak tersebut sangat melekat dalam diri pencipta.

Berbeda dengan hak ekonomi, hak ekonomi memiliki masa perlindungan karena berkaitan dengan kebutuhan finansial pencipta karya.

Namun, untuk hak moral tidak dapat lepas dari pencipta, karena hak tersebut guna melindungi harkat dan martabat pencipta.

Hak moral tidak dapat dialihkan selama pencipta masih hidup. Berikut adalah hak yang melekat secara abadi pada diri pencipta:

1. Mengubah ciptaannya sesuai dengan kepatuhan dalam masyarakat.

2. Menggunakan nama asli atau nama samarannya.

3. Mempertahankan haknya apabila terjadi mutilasi ciptaan, modifikasi ciptaan, distorsi ciptaan atau hal yang dapat merugikan kehormatan dan reputasi pencipta.

4. Mengubah judul, serta anak judul ciptaan.

Hak ekonomi bagi pencipta adalah hak pencipta untuk mengumumkan dan memberikan izin kepada seseorang untuk memperbanyak ciptaannya.

Pencipta karya akan memanfaatkan royalti, profit atau adanya nilai ekonomi atas ciptaannya tersebut. Dalam menghasilkan suatu karya memerlukan pengorbanan dan kerja keras.

Definisi hak cipta dan manfaat pendaftarannya

Prosedur pendaftaran hak cipta

Dalam mendaftarkan hasil ciptaan tidak membutuhkan waktu yang lama. Anda bisa menggunakan konsultan HKI terpercaya seperti Patendo untuk mendaftarkan hasil ciptaan Anda.

Anda hanya menyiapkan beberapa persyaratan dan melalui proses pengurusan yang tidak akan memakan waktu lama. Berikut adalah beberapa persyaratan serta prosedur untuk pendaftaran hak atas ciptaan.

1. Persyaratan administrasi

Berikut ini beberapa persyaratan administrasi yang perlu dilengkapi, yaitu:

1. Mengisi formulir pendaftaran.

2. Melampirkan bukti badan hukum bila pemohon adalah badan hukum.

3. Melampirkan contoh ciptaan dan uraian ciptaan.

4. Melampirkan bukti kewarganegaraan (KTP) pencipta atau pemegang hak.

5. Melampirkan surat kuasa, jika permohonan dilakukan melalui kuasa.

6. Membayar biaya permohonan.

2. Pemeriksaan persyaratan oleh Dirjen HKI

Apabila semua persyaratan telah dilengkapi, maka pihak dari Dirjen HKI akan memeriksa kelengkapan persyaratan Anda. Setelah itu, pihak Dirjen HKI akan menentukan apakah hasil ciptaan Anda dapat didaftarkan atau ditolak.

Apabila persyaratan Anda tidak lengkap, maka pemohon akan diberikan waktu 3 bulan untuk melengkapi persyaratan tersebut. Apabila pemohon tidak bisa melengkapinya dalam jangka waktu yang telah ditentukan, maka hasil ciptaan Anda akan ditolak.

3. Proses pendaftaran hak atas ciptaan

Setelah semua data dan persyaratan diproses dan juga telah didaftarkan, maka pihak dari Dirjen HKI akan memberikan surat pendaftaran atas hasil ciptaan dan juga nama pencipta serta hasil ciptaan Anda akan diumumkan di daftar umum ciptaan.

Prosedur pendaftaran hak cipta

Pengalihan hak cipta

Hak atas ciptaan adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada pencipta baik hak moral maupun hak ekonomi. Apabila hak tersebut dialihkan, maka pencipta tidak akan mendapatkan hak atas hasil ciptaannya tersebut.

Hak yang dapat dialihkan hanyalah hak ekonomi atas ciptaan. Hak ekonomi yang dialihkan berupa menggandakan ciptaan, menerbitkan ciptaan, mendistribusikan ciptaan serta mempertunjukkan ciptaan.

Oleh karena itu, hak ekonomi atas ciptaan dapat dialihkan melalui:

1. Wakaf.

2. Hibah.

3. Perjanjian tertulis.

4. Wasiat.

5. Pewarisan; atau
6. Sebab lain yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Hak ekonomi atas ciptaan adalah aset berharga dan benda yang tidak berwujud yang dapat dijadikan jaminan. Jika semua hak tersebut dialihkan kepada pihak lain, maka pencipta atau pemegang hak tidak mendapatkan hak ekonomi tersebut.

Oleh karena itu, tidak semua pencipta mengalihkan hak tersebut kepada sembarang orang. Hak atas hasil ciptaan merupakan aset yang sangat berharga bagi pencipta dan pemegang hak.

Pengalihan hak cipta

Lisensi hak atas ciptaan

Pemberian lisensi berbeda dengan pengalihan hak yang telah kami jelaskan di atas. Pemberian lisensi adalah pemberian izin dengan adanya perjanjian tertulis dari pencipta kepada pihak lain untuk melaksanakan hak ekonomi atas ciptaannya.

Hal ini berkaitan dengan UU hak atas ciptaan yang dapat melaksanakan hak ekonomi tanpa harus mengalihkan hak atas ciptaan dari pencipta atau pemegang hak tersebut.

Perjanjian pemberian lisensi akan menguntungkan kedua belah pihak, karena mereka akan memperoleh royalti dari ciptaan tersebut secara adil dan sesuai dengan perjanjian.

Ketentuan nilai royalti dan juga tata cara pemberian royalti diatur dalam perjanjian lisensi secara tertulis yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Berikut penjelasan mengenai perbedaan antara pengalihan hak dan juga pemberian lisensi kepada pihak lain.

Pengalihan hak atas ciptaan adalah pencipta atau pemegang hak akan mengalihkan hak ekonomi secara menyeluruh kepada pihak lain, sehingga pencipta tidak akan mendapatkan hak ekonominya setelah hak tersebut dialihkan.

Pemberian lisensi adalah pemberian izin secara tertulis kepada pihak lain untuk melaksanakan hak ekonomi atas hasil ciptaannya tanpa harus mengalihkan kepemilikan hak tersebut.

Jadi, perbedaan antara pengalihan dengan pemberian lisensi adalah ada pada kepemilikan terhadap hak ekonomi tersebut.

Dalam pemberian lisensi kepada pihak lain, Anda sebagai pencipta harus benar-benar memperhatikannya dengan baik.

Pembuatan perjanjian harus dibuat sebaik-baiknya dan juga sebenar-benarnya, sehingga tidak menimbulkan perselisihan antara kedua pihak.

Dalam perjanjian pemberian lisensi, pencipta atau pemegang hak harus mendapatkan royalti yang telah disepakati bersama.

Untuk itu, pencipta atau pemegang hak harus memperhatikan dengan baik perjanjian pemberian lisensi hak atas ciptaan tersebut.

Contoh pelanggaran hak cipta

Simbol copyright pada karya cipta

Simbol merupakan tanda, identitas, lambang atau logo pada produk barang atau jasa. Simbol copyright biasanya digunakan untuk logo merek dagang yang telah memiliki hak tersebut.

Dengan adanya simbol copyright, berarti hasil ciptaan tersebut telah dilindungi haknya. Logo atau simbol copyright ini sangat berkaitan dengan pencipta karya.

Hal itu dikarenakan pencipta telah mendapatkan hak atas ciptaannya. Hak tersebut adalah hak ekonomi dan juga hak moral.

Apabila Anda menemukan simbol tersebut di suatu produk/barang tertentu, itu berarti produk tersebut telah resmi dilindungi oleh negara.

Hak yang dimiliki pencipta adalah hak eksklusif dari Negara Republik Indonesia yang diberikan kepada pencipta atau pemegang hak tersebut untuk dapat melaksanakan haknya sendiri.

Hak yang dimaksud itu adalah hak ekonomi untuk menyalin, memperbanyak karya cipta dan juga hak moral untuk menjaga reputasi pencipta.

Adanya simbol tersebut (copyright) untuk menunjukkan bahwa hasil ciptaan telah memiliki hak atas ciptaan yang telah diatur oleh Universal Copyright Law. Hak tersebut juga memiliki masa perlindungan yang telah ditentukan.

Jadi, dengan adanya perlindungan hak atas ciptaan yaitu untuk melindungi hasil ciptaan, hasil ide maupun konsep supaya tidak dibajak atau diklaim oleh pihak lain.

Apabila ada pihak lain yang dengan sengaja membajak hasil karya orang lain, maka pihak tersebut akan dihukum.

Tips agar terhindar dari pelanggaran hak cipta youtube

Simbol hak tersebut berupa huruf C yang ada di dalam sebuah lingkaran dengan bentuk simbol yang kecil. Apabila Anda menemukan simbol tersebut, maka produk atau hasil ciptaan tersebut telah memiliki hak cipta dan dilindungi negara.

Penggunaan simbol ini juga memiliki fungsi yang dapat bermanfaat bagi pencipta atau pemegang hak. Berikut beberapa fungsi yang berkaitan dengan simbol copyright.

1. Menyatakan hak dari pencipta atau pemegang hak

Penggunaan simbol ini sangat bermanfaat bagi pencipta atau pemegang hak tersebut. Pencipta berhak melarang pihak lain untuk mengambil atau membajak hasil ciptaannya tanpa seizin pencipta.

Pencipta atau pemegang hak tersebut juga memiliki hak untuk memberikan atau menolak izin kepada pihak lain untuk melaksanakan hak ekonomi atas ciptaan tersebut, misalnya dalam hal memperbanyak ciptaan, menyebarluaskan ciptaan dll.

Seorang pencipta juga bebas melakukan apa saja terhadap ciptaannya untuk kepentingan komersial, asalkan tidak melanggar hak orang lain dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan.

Dalam penggandaan hasil ciptaan adalah hak pencipta atau pemegang hak untuk melindungi dan menjaga ciptaan tersebut.

Upaya yang dilakukan pencipta atau pemegang hak untuk melindungi ciptaannya adalah dengan cara mendaftarkan ciptaan tersebut dan mendapatkan simbol copyright.

2. Tanda adanya hak eksklusif

Munculnya simbol tersebut untuk menandakan bahwa terdapat hak eksklusif yang diberikan negara kepada pencipta untuk melaksanakan haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dengan adanya simbol tersebut maka secara tidak langsung menunjukkan bahwa produk atau merek dagang tersebut telah memiliki hak dan terlindungi. Oleh karena itu, pihak lain tidak dapat mengambil dan membajak hasil ciptaan tersebut.

Apabila seseorang mengambil atau memperbanyak ciptaan secara ilegal, maka orang tersebut melakukan pelanggaran hukum dan akan dipidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan cara mendaftarkan hasil ciptaan adalah hal penting supaya dapat terhindar dari pembajakan ilegal yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Simbol tersebut biasanya digunakan pada hasil karya cipta seperti lukisan, buku, program komputer, sinematografi dan lagu. Simbol ini sangat berguna bagi pencipta karya maupun pemegang hak tersebut.

Akan tetapi ada juga hasil karya cipta lain yang tidak mendapatkan simbol hak atas ciptaan seperti karya cipta yang tidak original atau tidak asli, hasil plagiat, mengambil konsep atau ide orang lain.

Penggunaan simbol ini dapat bermanfaat bagi para perusahaan dan juga bisnis yang dikelola jika dilakukan dengan baik dan benar. Dengan memiliki hak tersebut Anda juga dapat memantau keuangan perusahaan Anda.

Simbol copyright pada karya cipta

Contoh pelanggaran hak cipta

Banyak terjadi pelanggaran hak atas ciptaan yang ada di Indonesia maupun di luar negeri.

Pelanggaran ini terkait dengan pembajakan, penggunaan hasil ciptaan tanpa adanya izin dari pencipta serta penjiplakan atau yang sering dianggap plagiat. Berikut adalah beberapa contoh kasus yang terkait dengan pelanggaran hak tersebut.

1. Hak cipta novel

Penulis novel Laskar Pelangi yakni Andrea Hirata mengeluh atas terjadinya kasus pembajakan pada novelnya yang berjudul Laskar Pelangi.

Pembajakan novel tersebut dilakukan hingga 4 (empat) kali lipat. Beliau juga pernah ditawari novelnya sendiri dengan versi bajakan. Selain itu, beliau juga pernah dimintai tanda tangan oleh pihak lain pada novel bajakan.

Untuk itu, Andrea Hirata mengeluh karena semakin marak pelanggaran hak atas ciptaan yang terjadi di Indonesia.

2. Hak atas ciptaan lagu

Pelanggaran yang terjadi kali ini adalah pelanggaran tentang hak cipta lagu. Banyak kalangan artis yang tersandung masalah pelanggaran hak tersebut. Seperti kasus yang dialami oleh Erie Suzan.

Beliau adalah penyanyi lagu anak-anak yang terkenal sejak tahun 90an. Ia pernah mengalami kasus pelanggaran hak atas ciptaan lagu yang pernah ia nyanyikan.

Erie Suzan mengubah lagu anak-anak menjadi dangdut. Selain Erie Suzan, ada juga seorang penyanyi dangdut terkenal yang bernama Eny Sagita, ia menyanyikan lagu Oplosan tanpa seizin penciptanya dan masih banyak artis lainnya.

Untuk itu, adanya perlindungan hak atas ciptaan berguna untuk melindungi hasil ciptaan seseorang dan juga menjaga supaya tidak dibajak atau diambil oleh pihak lain.

3. Hak atas ciptaan buku

Kasus hak atas ciptaan buku banyak terjadi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dengan cara memfotokopi buku materi tanpa seijin penulis. Hal tersebut sangat banyak terjadi di kalangan pelajar.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan buku dengan harga terjangkau tanpa harus membelinya dengan harga yang mahal, namun hal tersebut justru merugikan penulis aslinya.

Seperti kasus yang pernah terjadi di Semarang, pada tahun 2014. Seorang sarjana komputer yang bernama Romy ditangkap polisi atas tuduhan mengedarkan buku palsu serta mencetak ulang buku. Romy telah melanggar peraturan tentang hak atas ciptaan.

Masih banyak lagi contoh kasus lainnya yang berkaitan dengan pelanggaran hak tersebut. Oleh karena itu, untuk melindungi hasil ciptaan Anda, Anda harus mendaftarkan hasil ciptaan Anda secara resmi.

Lisensi hak atas ciptaan

Tips agar terhindar dari pelanggaran hak cipta youtube

Perkembangan teknologi saat ini semakin canggih. Selain itu, memudahkan masyarakat dalam mengakses internet. Saking mudahnya, sehingga masyarakat sampai lupa adanya copyright dan cencorship.

Saat ini banyak youtuber yang mengunggah berbagai video di akun youtubenya. Banyak juga pengguna akun youtube yang harus merevisi isi video yang telah diuploadnya, karena mereka telah melanggar hak atas ciptaan.

Ada beberapa tips supaya terhindar dari pelanggaran hak tersebut bagi pengguna youtube.

1. Penggunaan wajar

Bagi pengguna akun youtube, sebaiknya membuat video yang wajar sehingga dapat terhindar dari pelanggaran hak itu. Anda harus memperhatikan tujuan dalam pembuatan konten atau video baru untuk akun youtube Anda.

Pembuatan konten memang tidak mudah, karena diperlukan ide yang kreatif supaya konten yang Anda buat dapat terlindungi haknya.

Anda bisa membuat konten mengenai riset, pembelajaran, tutorial atau pemberitaan yang baik dan wajar. Pencipta video diperbolehkan memasukkan konten lain yang memiliki perlindungan hak atas ciptaan dengan durasi 15-30 detik saja.

2. Lisensi Creative Commons (CC)

Lisensi Creative Commons (CC) adalah lisensi yang digunakan oleh pengguna youtube.
Apabila Anda menggunggah video dengan mencantumkan CC, maka Anda telah mengizinkan video tersebut untuk digunakan oleh pihak lain dengan kepentingan komersial.

Pastikan Anda membuat video asli dan tidak ada unsur pelanggaran hak di dalam video tersebut.

3. Gunakan filter untuk tayangan dan konten berbahaya

Bagi para orang tua yang memiliki anak di bawah umur, tentu Anda sangat memperhatikan video yang ditonton oleh anak Anda.

Supaya terhindar dari konten dewasa yang tidak sesuai dengan usia anak-anak, sebaiknya menggunakan filter redirected mode pada bagian bawah laman youtube.

Anda bisa juga mengunduh aplikasi youtube kids supaya dapat memantau video yang layak bagi buah hati Anda. Dengan cara itu, Anda dapat mengurangi konten yang berbahaya bagi anak-anak.

Banyaknya kasus pelanggaran hak atas ciptaan yang terjadi di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat mendaftarkan hasil ciptaan Anda supaya terlindungi.

Hanya dengan mendaftarkan hasil ciptaaan Anda, maka Anda akan mendapatkan hak cipta secara resmi dari Dirjen HKI. Daftarkan segera hasil ciptaan Anda melalui Patendo. Kami siap melayani Anda. Silahkan hubungi kami di 0853 5122 5081.

Pastikan hasil ciptaan atau merek dagang Anda telah terdaftar secara resmi, supaya terhindar dari pembajakan dan plagiat yang dilakukan oleh pihak lain.

0 0 vote
Article Rating
Bagikan :
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x