021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Hak Merek

Dapatkan perlindungan hak merek dengan harga murah bersama konsultan hak merek Patendo. Kami siap membantu melindungi merek dagang anda. Biaya pendaftaran terjangkau. Silahkan WA 0813 8670 6312.

Merek menurut Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek adalah tanda atau simbol yang dapat berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

hak merek

Berdasarkan definisi merek menurut undang-undang di atas, dapat diketahui unsur-unsur apa saja yang harus dipenuhi dalam menentukan sesuatu sebagai merek. Penjelasan berikut ini adalah Ilustrasi yang dapat diuraikan berdasarkan isi pasal tersebut. Merek adalah tanda atau simbol, yang berupa:

1. Gambar, misalnya merek yang menggunakan gambar gajah, hal ini bisa dilihat pada merek sarung Gajah Duduk.

2. Nama, merek yang menggunakan nama orang untuk merek parfum misalnya Charlie, atau coklat Van Houten.

3. Kata, merek yang menggunakan kata, misalnya Family untuk merek kue
4. Angka, misalnya, angka 555 digunakan sebagai merek rokok.

5. Huruf, misalnya kumpulan huruf-huruf. Merek ABC untuk macam-macam produk makanan dan minuma.

6. Susunan warna, susunan warna merah, hijau, kuning, biru. Misalnya warna pelangi yang digunakan untuk merek pensil berwarna.

7. Kombinasi dari itu semua dari nomor 1-6. Misalnya pada kemasan rokok Djie Sam Soe. Ada kumpulan kata, simbol beberapa bintang, angka 234.

hak merek hki

Sementara itu, secara teknis ada beberapa macam bentuk merek, yaitu:

1. Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya (Pasal 1 angka 2 UU No 15 Tahun 2001). Misalnya Toyota.

2. Merek barang atau jasa, adalah Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.

misalnya merek yang digunakan atau dilekatkan pada barang atau jasa atau kemasannya yang diperdagangkan. Misalnya merek Kijang, Tiki (jasa pengiriman)/ (Pasal 1 angka 3 UU No 15 Tahun 2001).

3. Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya. Misalnya Ayam Suharti, Es Teller 77, dll (Pasal 1 angka 4 UU No 15 Tahun 2001).

hak merek haki

Perlindungan Hukum Terhadap Hak Merek

Hak Merek adalah bentuk perlindungan HKI yang memberikan hak eksklusif bagi pemilik merek terdaftar untuk menggunakan merek tersebut dalam perdagangan barang dan/atau jasa, sesuai dengan kelas dan jenis barang/jasa untuk mana merek tersebut terdaftar.

Perlindungan hak merek diperoleh setelah melakukan pendaftaran merek. Merek yang sudah terdaftar dapat disebut dengan Merek Terdaftar, dan sering di simbolkan dengan tanda ® (registered) atau TM (trademark) setelah nama merek.

Pendaftaran hak merek sangat penting, karena dapat berguna sebagai alat bukti yang sah atas merek terdaftar. Salah satu satu aspek yang berperan didalam memberikan perlindungan hukum terhadap suatu merek tertentu adalah pendaftaran merek.

Tujuan Perlindungan Hak Merek

Perlinduangan merek bertujuan untuk melindungi pemilik atas merek, investasi dan goodwill dalam suatu merek, dan untuk melindungi konsumen dari kebingungan asal usul suatu barang atau jasa. Untuk melindungi merek harus melakukan pendaftaran merek.

Pasal 6 UU No 15 tahun 2001 pendaftaran merek juga berguna sebagai dasar penolakan terhadap merek yang sama keseluruhannya atau sama pada pokoknya yang dimohonkan oleh orang lain untuk barang atau jasa sejenis. Selain itu, sebagai dasar mencegah orang lain memakai merek yang sama pada pokoknya atau secara keseluruhan dalam peredaran barang atau jasa yang sejenis.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seseorang akan memiliki hak terhadap suatu merek tertentu jika ia telah melakukan pendaftaran terhadap merek tersebut. Dimana, jika terdapat dua orang atau lebih mengklaim atau menyatakan hak terhadap suatu merek tertentu, maka pihak yang telah melakukan pendaftaran terhadap merek tersebutlah yang berhak atas merek.

Tidak semua merek dapat didaftarkan. Dimana, merek tidak dapat didaftar atas dasar permohonan yang diajukan oleh pemohon yang beretikad tidak baik.

Pemohon beritikad tidak baik adalah pemohon yang mendaftarkan mereknya secara tidak layak dan tidak jujur, ada niat tersembunyi misalnya membonceng, meniru, atau menjiplak ketenaran menimbulkan persaingan tidak sehat dan mengecohkan atau menyesatkan konsumen.

Pasal 5 UU No 15 tahun 2001 tentang Merek menyatakan bahwa merek tidak dapat didaftar bila:

a. Tanda yang bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum. Misalnya kata atau lukisan/gambar yang melanggar kesusilaan, menyinggung kehormatan dan perasaan agama.

b. Merupakan tanda yang terlalu sederhana dan tidak memiliki daya pembeda. Contohnya garis atau titik. Terlalu rumit, misalnya benang kusut, susunan puisi.

c. Tanda yang sudah menjadi milik umum. Misalnya jempol.

d. Tanda yang merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang yang dibubuhi merek tersebut. Misalnya gambar jeruk untuk sirup jeruk mengandung rasa jeruk.

hak merek indonesia

Permohonan suatu merek harus ditolak dengan alasan mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya untuk barang/jasa sejenis dengan alasan (Pasal 6 ayat (1) UU No 15 tahun 2001):

a. Ada merek pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu.

b. Ada merek yang sudah terkenal milik pihak lain.

c. Berkaitan dengan indikasi geografis yang sudah terkenal.

Yang dimaksud dengan persamaan pada pokoknya adalah kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur-unsur yang menonjol antar merek yang satu dan merek lainnya. Menurut yurisprudensi persamaan pada pokoknya adalah sebagai berikut:

a. Persamaan pada pokoknya yang menyangkut bunyi. Misalnya kasus Salonpas dengan Sanoplas. Akhirnya merek Sanoplas harus dihapus, Merek Sony dengan Sonni.

b. Persamaan pada gambar. Misalnya kasus Miwon dan Ajinomoto yang keduanya bergambar mangkok merah, walau mangkok dalam posisi berbeda.
c. Persamaan yang berkaitan dengan arti sesungguhnya.

d. Persamaan pada pokoknya karena tambahan kata. Misalnya kasus minuman air mineral Aqua dengan Aquaria.

e. Indikasi Geografis. Misalnya Kopi Toraja yang berasal dari daerah Toraja. Brem Bali dari Bali, Batik Pekalongan dari Pekalongan, dan lain-lain.

Selain itu, Permohonan Pendaftaran hak merek juga harus ditolak bila Merek tersebut merupakan:

a. Merupakan atau menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak.

b. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

c. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga Pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Berdasarkan berbagai uraian tersebut, dapat diketahui bahwa apabila konsumen membeli atau memanfaatkan suatu produk lain yang mirip dengan produk yang diasosiasikannya maka hal tersebut menunjukan bahwa konsumen tidak mendapatkan perlindungan sebagai seorang konsumen.

hak merek dagang

Pengajuan Permohonan Pendaftaran Hak Merek

Pendaftaran merek dilakukan di laman Dirjen HKI www.dgip.go.id . Sebagai langkah pertama, pemohon (dalam hal ini dapat melalui Kuasa yaitu konsultan HKI) harus mengirimkan atau menyerahkan formulir pendaftaran hak merek yang isinya sudah dilengkapi serta melampirkan semua kelengkapan dokumen permohonan yaitu sebagai berikut:

1. Surat Pernyataan bahwa merek yang dimohonkan pendaftaran adalah miliknya dan bermaterai cukup.

2. Akta perseroan/badan hukum/badan usaha apabila pemohon adalah Badan Hukum Indonesia (tidak perlu dilegalisir).

3. 5 (lima) helai etiket merek dalam bentuk hardcopy (softcopy etiket merek dengan format JPEG dalam bentuk CD) yang akan dimohonkan berukuran minimal 2×2 Cm dan maksimal 9×9 Cm.

4. Surat Kuasa Khusus apabila Permohonan pendaftaran merek diajukan melalui kuasa terdaftar sebagai konsultan HKI di Direktorat Jenderal dengan menyebutkan merek dan kelas barang yang akan diajukan diatas materai cukup.

5. Bukti Pembayaran biaya pendaftaran merek, sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang berlaku.

6. Bukti penerimaan permintaan pendaftaran yang pertama kali yang menimbulkan hak prioritas, dengan disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah, apabila permintaan pendaftaran merek diajukan dengan menggunakan hak prioritas.

7. Salinan peraturan penggunaan merek kolektif, apabila permintaan pendaftaran merek dagang atau jasa akan digunakan sebagai merek kolektif.

8. Kemudian setelah melakukan pembayaran dan dokumen lengkap, maka pihak Ditjen HKI akan memberikan bukti penerimaan permohonan. Bukti/tanda telah mengajukan permohonan, bukan merupakan Sertifikat pendaftaran merek.

alur pendaftaran merek paten

Pendaftaran merek Dirjen Haki melalui Proses Pemeriksaan. Selanjutnya setelah dokumen pendaftaran diterima oleh Ditjen HKI, maka akan dilakukan beberapa langkah pemeriksaan yaitu sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Substantif

Dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak Tanggal Penerimaan permohonan pendaftaran hak merek, Ditjen HKI akan melakukan pemeriksaan substantif terhadap Permohonan Merek.

Pemeriksaan ini misalnya seperti, apakah permohonan tersebut termasuk ke dalam kategori yang dimohonkan atau tidak. Ditjen HKI memberikan waktu untuk proses pemeriksaan ini paling lama 9 bulan.

2. Pengumuman Permohonan

Dalam waktu paling lama 10 (sepuluh) hari terhitung sejak tanggal disetujuinya Permohonan hak Merek pada Proses Pemeriksaan Substantif, Ditjen HKI mengumumkan Permohonan tersebut dalam Berita Resmi Merek. Pengumuman ini berlangsung selama 3 (tiga) bulan.

3. Keberatan dan Sanggahan

Selama jangka waktu pengumuman tersebut diatas, setiap pihak dapat mengajukan keberatan pendaftaran hak merek secara tertulis kepada Ditjen HKI atas Permohonan yang bersangkutan dengan dikenai biaya.

4. Pemeriksaan Kembali

Apabila pada tahapan ini terdapat keberatan dan/atau sanggahan, Direktorat Jenderal menggunakan keberatan dan/atau sanggahan tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam pemeriksaan kembali terhadap Permohonan yang telah selesai diumumkan tersebut.

Tetapi apabila dalam tahapan ini tidak ada keberatan dan/atau sanggahan dari pihak lain maka Ditjen HKI akan menerbitkan dan memberikan Sertifikat Merek kepada Pemohon atau Kuasanya dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal berakhirnya jangka waktu Pengumuman Permohonan dengan dikenai biaya untuk sertifikat merek.

fungsi pendaftaran merek jakarta

Keuntungan Mendaftarkan Hak Merek

Merek melambangkan orisinalitas produk yang diproduksi sehingga hal tersebut memegang peranan sangat penting dalam proses pemasaran produk dari produsen ke konsumen.

Dari sudut pandang hukum, merek dagang masuk ke dalam katagori hak kekayaan intelektual yang dapat didaftarkan secara resmi melalui Ditjen Hak Kekayaan Intelektual yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Berikut keuntungan yang di dapatkan setelah mendaftarkan merek dagang, diantaranya:

1. Mendapat Perlindungan Hukum

Keuntungan yang paling besar dari mendaftarkan merek dagang adalah jaminan perlindungan hukum atas hak-hak Anda sebagai pemilik merek dagang. Hal ini dengan jelas telah diatur dalam undang-undang mengenai hak cipta tahun 2002 yang disahkan langsung oleh Presiden.

Perlindungan ini adalah senjata utama untuk melindungi orisinalitas perusahaan yang tengah Anda kembangkan. Jadi, jika suatu saat ada usaha penjiplakan yang dilakukan oleh kompetitor terhadap produk Anda, mereka dapat diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

2. Menjaga Citra Perusahaan dan Kepercayaan Konsumen

Tanpa adanya status merek dagang yang jelas, usaha apa pun yang Anda lakukan dalam memasarkan produk akan sia-sia karena siapa saja dapat menjiplak produk Anda. Hal ini sangat mungkin berujung pada penurunan citra perusahaan, apalagi jika produk jiplakan di pasaran memiliki kualitas rendah yang tidak memenuhi standar produksi perusahaan Anda.

Merek dagang yang sudah terdaftar akan membantu masyrakat memilah antara barang orisinal dengan yang palsu, sekaligus mencirikan kualitas produk Anda kepada konsumen.

3. Menambah Nilai Aset Perusahaan

Merek merupakan salah satu aset terbesar sebuah perusahaan. Bahkan saat perusahaan tersebut diterpa krisis dan hampir bangkrut, branding dapat menjadi penyelamat yang mengundang investor untuk datang menanamkan modal.

Nilai branding akan menjadi berharga apabila merek dagang perusahaan Anda sudah resmi terdaftar di Ditjen Hak Kekayaan Intelektual. Sebab tanpa pengakuan dari pemerintah, merek dagang yang Anda gunakan dapat dipakai oleh sembarang pihak sehingga nilai jualnya sama sekali tidak berharga.

4. Mengurangi Risiko Terjadinya Tindakan Plagiarisme

Tak dinyana, kemajuan teknologi informasi saat ini turut menyebabkan peningkatan angka plagiarisme dalam berbagai bidang, mulai dari akademis hingga bisnis. Jika sudah didaftarkan, merek dagang Anda akan diakui oleh pemerintah sehingga usaha branding perusahaan akan semakin mudah dan aman dari tindakan plagiarisme yang sangat mungkin dilakukan oleh para kompetitor.

Selain itu, undang-undang juga menjamin pemerintah akan melindungi Anda dari pihak lain yang berusaha memasarkan produk dengan merek yang bisa membingungkan konsumen.

5. Membuka Peluang Waralaba

Karena memiliki nilai eksklusif atas penggunaan merek dagang, perusahaan yang sudah terdaftar dapat mengembangkan usahanya menjadi bisnis waralaba yang saat ini tengah menjamur.

Hanya dengan modal merek dagang, Anda dapat menambah sumber pendapatan melalui model bisnis ini. Dengan meroketnya jenis bisnis waralaba dalam beberapa tahun terakhir, hal ini jelas akan menguntungkan Anda dari segala sisi, terutama secara finansial.

Pendaftaran merek dagang sebaiknya dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari adanya kompetitor yang menggunakan merek sejenis. Beberapa perusahaan bahkan diketahui telah mendaftarkan merek dagangnya jauh sebelum perusahaan tersebut mulai beroperasi. Jangan menunda-nunda karena hal ini memiiki urgensi baik dari segi hukum maupun bisnis.

pendaftaran merek kosmetik

Penghapusan dan pembatalan Hak Merek

1. Penghapusan pendaftaran hak merek dari Daftar Umum Merek dapat dilakukan atas prakarsa Direktorat Jendral atau berdasarkan permohonan pemilik hak merek yang bersangkutan, penghapusan merek dapat dilakukan jika :

a. Merek tidak digunakan selama tiga tahun berturut-turut dalam perdagangan barang atau jasa sejak tanggal pendaftaran atau pemakaian terakhir.

b. Merek digunakan untuk jenis barang atau jasa yang tidak sesuai dengan permohonan yang didaftarkan, termasuk memakai merek yang tidak sesuai dengan merek yang di mohonkan pendaftar.

Penghapusan pendaftaran hak merek oleh pemilik atau kuasanya, baik sebagian atau seluruh jenis barang atau jasa yang diajukan kepada Direktorat Jendral HKI. Pengahapusan pendaftaran hak merek dapat pula diajukan oleh pihak ketiga dalam bentuk gugatan kepada Pengadilan Niaga.

2. Tuntutan Pembatalan pendaftaran merek dagang diajuakan oleh pihak yang berkepentingan dengan alasan bahwa merek tidak dapat didaftar atau harus ditolak. Berikut hal-hal yang menyebabkan merek tidak dapat didaftarkan atau ditolak diantaranya:

a. Didaftarkan oleh pemohon yang tidak beriktikad baik.

b. Bertentangan dengn peraturan perundang-undangan yang berlaku, keagamaan, kesusilaan, atau ketertiban umum.

c. Tidak memiliki daya pembeda dengan merek dan barang atau jasa yang terdaftar.

d. Telah menjadi milik umum.

e. Merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya.

Prosedur pendaftaran hak merek murah

Perlindungan Hukum Hak Merek Terkenal

Produk-produk dengan merek yang terkenal akan lebih mudah untuk dipasarkan, sehingga dapat dengan lebih mudah untuk dijual dan memberikan keuntungan finansial yang lebih besar.

Pengertian Merek terkenal yaitu, apabila suatu Merek telah beredar keluar dari batas-batas regional sampai batas-batas internasional, dimana telah beredar keluar negeri asalnya dan dibuktikan dengan adanya pendaftaran Merek yang bersangkutan di berbagai Negara.

Dengan begitu maka dibutuhkan perlindungan hukum bagi Hak Merek Terkenal untuk menjaminadanya kepastian hukum bagi para penemu merek, pemilik merek dan pemegang hak merek.

Selain itu juga untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan kejahatan atas Hak Merek dan memberikan manfaat bagi kepada masyarakat agar masyarakat lebih terdorong untuk membuat dan mengurus pendaftaran merekusahanya.

Untuk merek terkenal perlindungan yang diberikan bagi merek tersebut dilakukan dengan dua cara yaitu perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum secara refresif.

Undang-Undang Merek melindungi Merek terkenal yang dimana permohonan merek akan ditolak jika mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek Terkenal untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.

Perlindungan hukum terhadap Hak Merek Terkenal di Indonesia diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, tepatnya pada Pasal Pasal 21 ayat (1) huruf b dan c, Pasal 83 ayat (2), dan diperkuat oleh Penjelasan Pasal 21 ayat (1) huruf b, Penjelasan Pasal 76 ayat (2), dan Penjelasan Pasal 83 ayat (2). Indonesia menganut sistem pendaftaran Merek dengan sistem konstitutif.

Sistem ini mengharuskan adanya pendaftaran Merek agar suatu Merek bisa mendapatkan perlindungan, sistem ini dikenal juga dengan sistem first to file. Sistem ini menegaskan bahwa orang yang pertama kali mendaftarkan Merek, maka dialah yang berhak atas hak Merek tersebut.

Walaupun Indonesia menganut pendaftaran Merek berdasarkan sistem konstitutif, perlindungan Merek terkenal yang belum terdaftar di Indonesia tetap akan mendapatkan perlindungan, karena Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Paris dan Perjanjian TRIPS (the World Trade Organization’s TRIPS Agreement).

Berdasarkan ketentuan Pasal 21 ayat (1) huruf b dan c “Permohonan ditolak jika Merek tersebut mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan: b. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis; c. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis yang memenuhi persyaratan tertentu.

Penolakan pendaftaran merek berkaitan dengan perlindungan secara preventif terhadap merek terkenalperlu memperhatikan adanya unsur itikad tidak baik, dalam artian pendaftar yang bukan pemilik dari Merek Terkenal sengaja dengan itikad tidak baiknya ingin memanfaatkan ketenaran Merek Terkenal orang lain, memanfaatkan promosi Merek Terkenal untuk keuntungan dirinya sendiri secara cuma-cuma.

 

Perlindungan secara refresif diberikan kepada seseorang apabila telah terjadi pelanggaran hak atas merek. Pemilik merek terdaftar mendapat perlindungan atas pelanggaran hak atas merek yang dimilikinya baik itu dalam bentuk gugatan ganti rugi (dan gugatan pembatalan pendaftaran merek) maupun berdasarkan tuntutan hukum pidana melalui aparat penegak hukum.

Dengan berlakunya Undang-UndangMerek di Indonesia hal-hal yang berkaitan dengan pencatutan, pendomplengan, penggunaan nama maupun domain name atas suatu merek yang telah terkenal merupakan musuh besar bagi perkembangan industri sebuah perusahaan.

Pengaturan merek ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan secara efektif untuk mencegah segala bentuk pelanggaran yang berupa penjiplakan, penggunaan nama yang sama, pencatutan nama, atau domain name atas suatu merek.

Undang-Undang Merek menetapkan tujuan untuk mendorong kelancaran dan peningkatan perdagangan barang dan jasa merek dengan mempromosikan mereknya tersebut kepada khalayak ramai agar dapat dinikmati karena merek merupakan karya atas oleh pikir manusia yang dituangkan kedalam bentuk benda immaterial.

Perlindungan terhadap pemegang Hak Merek Terkenal di Indonesia akan sangat menentukan bagi perkembangan dan kemajuan dari industri-industri di Indonesia dan sebagai upaya hukum untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta kepastian hukum bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

tata cara pendaftaran merek jasa

Pelanggaran Hak Merek Terkenal

Ada 3 (tiga) bentuk pelanggaran merek yaitu pembajakan merek, pemalsuan merek dan peniruan label/kemasan suatu produk. Secara luas dapat dipahami bahwa pelanggaran dan peniruan Hak Merek Terkenal memiliki pengaruh yang bersifat merusak terhadap masyarakat.

Aspek lain dari terjadinya pelanggaran terhadap Merek Terkenal ialah terjadinya penurunan kualitas merek.

Merek memiliki peranan yang sangat penting dalam era perdagangan global dan hanya dapat dipertahankan jika terdapat iklim persaingan usaha yang sehat. Pelanggaran atas Hak Merek Terkenal di Indonesia dapat dimasukan sebagai kasus kriminal (pidana) maupun perdata.

Pemilik Merek terdaftar dapat mengajukan gugatan kepada pihak lain, yaitu pihak yang secara sengaja dan tanpa hak menggunakan/meniru Merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau seluruhnya dengan barang dan atau jasa Merek Terkenal.

Dalam ranah perdata, akibat hukum bagi para pelanggar Hak Merek yaitu dapat dituntut ganti kerugian karena telah menggunakan hak merek tanpa mendapat persetujuan dan izin sebelumnya dari pemilik/pemegang hak atas Merek terdaftar.

Hal tersebut dikarenakan ada nilai ekonomi dan komersil yang dirugikan bagi pemegang Hak Merek tersebut. Perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dimana sesuai dengan rumusan Pasal 1365 KUH Perdata yang menyatakan bahwa orang yang yang menimbulkan kerugian kepada orang lain karena kesalahannya diwajibkan untuk mengganti kerugian tersebut.

Selain itu memperdagangkan barang tiruan yang menggunakan merek terkenal dapat dikategorikan pelanggaran UU Merek yang memuat sanksi pidana, sesuai ketentuan Pasal 100-102 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, yang dimana bagi orang yang memperdagangkan barang tiruan dan barang tersebut merupakan hasil tindak pidana diancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

syarat pendaftaran merek sepatu

Hak merek menjadi hal yang sangat penting bagi orang yang melakukan usaha. Karena hak merek tersebut merupakan identitas atas usaha yang telah dilakukan. Namun, tak jarang banyak orang yang enggan membuat nama merek akhirnya mencuri merek milik orang lain.

Secara dasar hukum hak merek adalah kekayaan intelektual atau HKI yang umum digunakan pada berbagai jenis usaha atau bisnis. Hak ini melindungi aspek yang diatur di dalam Undang-Undang No.15 tahun 2001 tentang merek.
Hak merek dapat memberikan perlindungan atas merek dagang maupun jasa dari suatu perusahaan. Oleh karenanya, hak ini terbilang cukup penting sekali bagi setiap pelaku usaha di tanah air.

hak merek

Cara Mendapatkan Hak Merek yang Wajib Anda Ketahui
Hak ini dibedakan dalam beberapa jenis, antara lain:

1. Merek Jasa

Merek ini digunakan untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa perdagangan. Usaha ini bisa digerakkan oleh beberapa orang, seseorang maupun badan hukum untuk membedakan dengan jenis lainnya.

2. Merek Dagang

Merek dagang biasanya digunakan untuk barang yang diperdagangkan oleh perusahaan, perorangan, maupun badan hukum untuk membedakan dengan barang yang sejenis lainnya.

3. Merek Kolektif

Merek ini digunakan untuk barang/jasa yang memiliki karakteristik sama yang didagangkan oleh perorangan, perusahaan maupun badan hukum secara bersama-sama agar bisa dibedakan dengan jenis barang/jasa yang lainnya.

Hak merek pun bisa berarti hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada suatu perusahaan atau pemilik merek yang telah terdaftar di dalam daftar umum sebuah merek untuk jangka waktu yang telah ditentukan.
Mengenal Apa Itu Fungsi Hak Merek Secara Detail
Menurut penjelasan Endang Purwaningsih, merek biasanya digunakan oleh pemiliknya atau produsen sebagai perlindungan produk, baik itu jasa maupun barang dagangan. Menurut beliau, merek memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Merek berfungsi sebagai pembeda antara produk yang satu dengan produk dari perusahaan lainnya.

2. Merek berfungsi untuk promosi yang digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan serta mempertahankan reputasi produk lama yang didagangkan oleh perusahaan sekaligus untuk menguasai pasar.

3. Merek berfungsi untuk merangsang pertumbuhan industri serta investasi baik itu dalam negeri maupun asing dalam menghadapi mekanisme di pasar bebas.

4. Merek berfungsi sebagai jaminan reputasi, yaitu sebagai tanda atau asal usul produk. Merek juga sebagai penghubung reputasi produk bermerek dengan pemilik atau produsennya, dan sebagai jaminan kualitas dari produk tersebut.

Fungsi merek ini bisa kita lihat dari sudut konsumen, produsen dan pedagang. Jika dilihat dari sudut produsen, merek digunakan sebagai jaminan nilai hasil dari produksinya, pemakaiannya, hingga khususnya mengenai kualitasnya , dari pihak pedagang.

Merek pun bisa juga digunakan sebagai promosi barang dagangannya dalam meluaskan atau mencari pasaran, dari pihak konsumen, dan digunakan juga sebagai pengadaan pilihan barang yang nantinya akan dibeli.
Tahapan-Tahapan Pendaftaran Hak Merek Dagang di Dirjen HKI
Untuk Anda yang saat ini sedang menjalankan usaha yang dijalankan secara pribadi, mendapatkan hak merek adalah salah satu persiapan penting di dalam menjalankan usaha Anda.

Pendaftaran merek dagang sejatinya harus dilakukan sebelum Anda memasarkan produk atau di awal memulai menjalankan bisnis.
Untuk Anda yang bergelut dalam bidang bisnis franchise, merek adalah hal yang tidak terlalu penting sebagai salah satu daftar perencanaan. Akan tetapi, jika Anda berencana mengembangkan usaha atau bisnis sendiri, maka Anda wajib mendaftarkannya.

Hak merek tidak hanya berlaku untuk jenis usaha konvensional saja, hak ini pun penting pada suatu bisnis online yang kini sudah semakin tumbuh dan berkembang di tanah air.

Namun, tahukah Anda? Ternyata, tidak semua produk yang dipasarkan melalui sistem konvensional maupun online ini telah terdaftar di lembaga terkait. Alasan yang paling mendasar kenapa merek mereka belum didaftarkan adalah masalah biaya.

Kebanyakan orang yang bergelut di dalam berbagai bidang usaha lebih memikirkan menjalankan usahanya terlebih dahulu, ketimbang mendaftarkan merek dagangnya pada lembaga yang terkait.

Sebenarnya, dari kacamata hukum maupun ranah usaha, hal tersebut merupakan cara yang kurang tepat dalam menjalankan usaha. Hal ini karena tingkat persiangan bisnis di tanah air yang begitu ketat, sehingga dapat berpengaruh terhadap sebuah merek dagang.

Permasalahan akan muncul ketika ada perusahaan lain yang datang dengan merek dagang yang sama.

hak merek dagang

Untuk menghindari permasalahan-permasalahan karena merek yang belum terdaftar, berikut kami paparkan tahapan-tahapan pendaftaran merek dagang kepada lembaga terkait:

1. Lakukan Penelusuran Merek Dagang

Sebelum mendaftarkan hak merek, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menelusuri merek dagang Anda terlebih dahulu. Penelusuran wajib dilakukan agar terhindar dari penolakan pihak terkait pada saat Anda mendaftarkannya.

Cara mudah untuk melakukan penelusuran bisa Anda lakukan dengan langsung bertanya kepada konsultan merek Patendo. Dgip cek merek berdasarkan kelas merek yang sudah ditentukan.

2. Persyaratan Pengajuan yang Wajib Dipenuhi

Setelah memastikan merek dagang yang akan didaftarkan, silahkan untuk mempersiapkan syarat pengajuan hak merek dagang. Lebih lengkapnya Anda bisa menyimaknya pada pemaparan di bawah ini:

• Siapkan 30 jenis etiket merek ukuran 9×9 (maksimal), atau 2×2 (minimal).

• Pemohon, baik itu perorangan maupun perusahaan, diwajibkan untuk mengisi biodata seperti nama, alamat, kewarganegaraan dan lainnya.

• Siapkanlah daftar barang maupun jasa yang telah diberi merek.

• Jika diperlukan, siapkanlah surat kuasa.

• Khusus pemohon perusahaan, siapkan fotokopi NPWP.

• Fotokopi KTP.

• Siapkanlah surat pernyataan kepemilikan (pemohon).

Semua persiapan di atas wajib Anda sediakan sebagai persyaratan pengajuan.

3. Prosedur Pendaftaran Merek

Pendaftaran merek terbagi ke dalam 2 bagian prosedur. Pertama pengajuan permohonan secara langsung serta melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak terkait (Dirjen HKI).

Pada pendaftaran ini, Anda harus mengisi formulir pendaftaran merek dagang Anda dan memenuhi berbagai persyaratan lainnya, seperti surat keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM, surat kuasa, bukti penerimaan permintaan pengajuan permohonan pendaftaran merek, bukti pendaftaran, dan etiket merek.

Kedua, Dirjen HKI akan memeriksa pengajuan pendaftaran hak merek milik Anda hingga terbit sertifikat merek dagang.

4. Rangkaian Pemeriksaan

Setelah persyaratan diajukan, lembaga terkait kemudian akan melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan pertama ialah memeriksa kelengkapan persyaratan pengajuan registrasi hak merek. Sebelum mengajukan, cek terlebih dahulu apakah semua persyaratan Anda telah lengkap atau belum.

Jika persyaratan yang Anda ajukan belum lengkap, maka pihak Dirjen HKI akan meminta untuk melengkapinya terlebih dahulu. Permintaan kelengkapan persyaratan kedua biasanya diberi waktu 2 bulan saja sejak persyaratan pertama diberikan.

Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan substantif yakni dalam waktu satu bulan, terhitung sejak lembaga terkait menerima permohonan registrasi hak merek yang Anda ajukan. Pemeriksaan substantif biasanya dilakukan oleh pihak terkait selama kurang lebih 9 bulan lamanya.

5. Cara Mengajukan Keberatan Kepada Pihak Terkait

Setelah pengajuan Anda disetujui, 10 hari setelahnya, pihak terkait akan memberikan pengumuman permohonan Anda di dalam sebuah berita resmi merek dagang. Pengumuman ini biasanya akan berlangsung sekitar 3 bulan lamanya. Untuk itu, pastikanlah Anda selalu melakukan pengecekan secara berkala.

Jika Anda merasa keberatan, Anda bisa mengajukan keberatan secara tertulis kepada pihak terkait atau Dirjen HKI, paling lambat 2 bulan setelah penerimaan salinan keberatan.

6. Memeriksanya Kembali

Jika Anda berniat untuk mengajukan keberatan, maka pihak terkait akan menggunakan pengajuan keberatan ini menjadi bahan pertimbangan untuk kembali melakukan pemeriksaan ulang terhadap pemohon. Pemeriksaan tersebut umumnya akan diselesaikan paling lama maksimal 2 bulan sejak berakhirnya masa pengumuman hak merek.

Jika pada proses tersebut tidak ada masalah, pihak terkait akan langsung menerbitkan serta memberikan sertifikat merek dagang yang Anda ajukan atau kuasanya dalam waktu kurang lebih 30 hari sejak permohonan disetujui.
Perhatikan tahapan-tahapan pada saat proses pengajuan di atas agar tidak terjadi kesalahan pada saat pengajuannya.

Manfaat dan Keuntungan Mendaftarkan Merek Dagang Secara Resmi
Bagi pemilik produk, manfaat hak merek tentu sangatlah besar. Produk akan lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Dengan mendaftarkan hak merek Anda, berarti Anda telah memiliki tanda yang memiliki fungsi untuk membedakan dengan barang atau jasa lain yang serupa yang dimiliki pihak lain. Selain itu, merek Anda pun akan dilindungi oleh hukum.

Untuk lebih lengkapnya, berikut kami ulas apa saja manfaat hak merek untuk usaha yang sedang Anda jalankan:

1. Hak Eksklusif

Mendaftarkan hak merek adalah upaya paling efektif dan tepat agar Anda bisa memastikan ekslusifitas hukum atas logo yang digunakan, penggunaan nama dan lainnya. Merek sama dengan kebendaan lain yang memiliki hak eksklusifitas. Sehingga, bisa mencegah orang lain menggunakan merek dagang Anda.

2. Mencegah dan Menghalangi Pihak Lain yang Ingin Menggunakan
Jika Anda sudah mendapatkan sertifikat hak merek, maka Anda akan mendapatkan perlindungan hukum dan melarang pihak lain yang ingin menggunakan merek Anda, yang mirip atau bahkan identik dengan merek dagang yang Anda miliki.

3. Memiliki Jangkauan Hukum yang Luas

Anda akan diberikan perlindungan hukum dalam cakupan nasional hingga internasional. Sehingga, aktivitas bisnis Anda bisa jauh lebih luas.

4. Mengontrol Penggunaan Merek Dagang

Anda akan mendapatkan lisensi yang dapat mengontrol penggunaan merek yang Anda miliki terhadap pihak lain.

5. Memengaruhi Penilaian Pembeli

Mendaftarkan hak merek dapat meningkatkan kepercayaan pembeli pada suatu produk. Nilai ekonomis ini bisa meningkat secara signifikan, sehingga pembeli akan cenderung mau membayar lebih untuk produk yang Anda pasarkan.

Biasanya, perlindungan merek ini akan bertahan selama 10 tahun lamanya, dan dapat diperpanjang dengan membayar pemeliharaan. Namun, dengan catatan, merek tidak terdapat perbedaan nama ataupun barang yang diproduksi selama 10 tahun terakhir.

Penelusuran Merek Dagang

Waktu yang Tepat untuk Mendaftarkan Merek Dagang

Hak merek berbeda dengan hak cipta dan hak paten, untuk mendaftarkan merek dagang tidak memerlukan persyaratan keaslian atau kebaruan. Bahkan, merek yang Anda daftarkan bisa berupa merek yang sudah digunakan selama bertahun-tahun lamanya.

Pendaftaran hak merek tidak serumit pendaftaran hak cipta maupun hak paten. Akan tetapi, pendaftaran merek memiliki prinsip first to file, jadi perusahaan atau pelaku usaha yang pertama kali mendaftarkan mereknya, dialah yang mendapatkannya.

Lalu, bagi orang yang banyak menunda untuk mendaftarkannya, bisa jadi merek dagangnya sudah terlebih dahulu didaftarkan oleh pihak lain.

Nah, jika Anda tidak ingin kehilangan merek yang telah Anda persiapkan sejak lama, alangkah baiknya segera mengajukannya pada pihak terkait, yaitu Dirjen HKI. Jika tidak, perusahaan lain bisa saja lebih dahulu mengklaim atau memiliki merek dagang Anda dan Anda pun tidak dapat menggunakannya lagi.

Jenis Merek Dagang yang Tidak Bisa Didaftarkan

Dari sekian banyak merek yang bisa didaftarkan, ternyata ada beberapa merek yang tidak bisa mendapatkan haknya, yaitu:

• Suatu merek yang berniat buruk pada merek lainnya. Misalnya, di Indonesia telah terdaftar merek California Fried Chicken atau CFC sebagai merek dagang franchise, kemudian ada yang mendaftarkan nama lain seperti Cilandak Fried Chicken (CFC) yang bertujuan untuk mengecoh pembeli, maka merek ini tidak bisa didaftarkan di lembaga terkait.

• Hak merek tidak bisa didaftarkan maupun diperoleh sertifikatnya jika bertentangan dengan undang-undang, keasusilaan, ketertiban umum dan moralitas agama.

• Merek dagang tidak memiliki pembeda seperti tanda tanya atau huruf balok tunggal K dalam wujud yang tidak biasa.

• Merek tidak akan mendapatkan sertifikat jika telah menjadi milik umum. Contoh hak merek yang tidak diperbolehkan seperti tanda palang merah atau tengkorak bajak laut. Namun, jika ditambahkan ornamen atau simbol-simbol yang lain, maka merek sah untuk didaftarkan menjadi hak merek.

• Merek dagang tidak bisa didaftarkan jika menjelaskan atau menerangkan barang maupun jasa itu sendiri. Misalnya, Apple masih bisa masuk menjadi hak merek karena tidak menerangkan jenis buah-buahan, tapi merek barang elektronik.

Selain itu, ada juga beberapa penolakan lain yang akan dilakukan oleh HKI, apabila merek tersebut memiliki persamaan dengan merek lain, baik secara pokok maupun secara keseluruhan, berikut penjelasannya:

• Jika Anda sudah mendapatkan sertifikat hak merek dengan nama Geulis, maka merek pakaian lain yang mengajukan dengan nama Geulis, Gaulies dan merek serupa lainnya, maka akan ditolak langsung.

• Merek dagang akan ditolak jika mengindikasikan geografis yang telah dikenal.

• Merek terkenal yang sudah dimiliki oleh pihak lain.
Jenis merek lain yang juga bisa ditolak karena alasan sederhana di antaranya adalah:

• Merek yang diajukan memiliki persamaan dengan tokoh atau nama orang terkenal, kecuali sudah memiliki persetujuan.

• Merek yang diajukan adalah barang tiruan yang sama dengan nama maupun singkatan nama, simbol, lambang negara, lambang, lembaga internasional, dan lainnya, kecuali sudah mendapatkan persetujuan.

Keuntungan Mengajukan Permohonan Hak Merek Melalui Jasa Tepercaya
Ingin mendapatkan hak merek dagang tapi tidak tahu bagaimana caranya? Jasa pendaftaran merek adalah solusi yang tepat.

Di Indonesia sendiri telah hadir cukup banyak perusahaan yang menawarkan jasa tersebut. Hal ini tentu akan mempermudah setiap pelaku usaha di tanah air yang ingin mendapatkan sertifikat merek dagangnya.

Semua proses pendaftaran akan dilakukan secara profesional melalui prosedur yang legal. Anda hanya tinggal diam dan menunggu pendaftaran atau proses pengajuan selesai. Soal biaya, biasanya beberapa perusahaan menawarkan harga terjangkau untuk satu merek dagang.

Hadirnya jasa pendaftaran hak merek tentu memberi banyak peluang bagi setiap pelaku usaha yang merasa kesulitan mendaftarkan merek dagangnya. Dengan demikian, kesempatan untuk meningkatkan kredibilitas bisnis semakin terbuka lebar.

Bagi Anda yang ingin mendaftarkannya, alangkah baiknya Anda memilih perusahaan yang tepat dan tepercaya. Carilah referensi melalui Google atau mintalah rekomendasi dari orang yang sudah berpengalaman.

Nah, itulah manfaat, cara mendaftarkan dan informasi lainnya terkait hak merek yang wajib diketahui oleh setiap pelaku usaha di tanah air. Dari kesimpulan di atas, mendapatkan sertifikat merek ternyata penting dan wajib bagi setiap perusahaan, terlebih jika perusahaan tersebut sudah berkembang dan dikenal luas agar haknya tidak direbut oleh perusahaan lainnya.

Kerugian dalam Menunda Mendaftarkan Brand Dagang Bagi Seseorang

Banyak cara untuk mencukupi kebutuhan bagi setiap orang. Setelah dewasa atau bahkan ketika merasa sudah cukup usia, akan ada momen di mana seseorang harus bekerja untuk dapat memenuhi keperluan sehari – harinya.

Ketika sudah berkeluarga, kebutuhan itu juga bertambah karena ada pasangan dan anak – anak. Belum lagi jika orangtua telah memasuki usia tidak produktif dan membutuhkan penopang untuk memenuhi kebutuhannya.

Selain bekerja sebagai karyawan, ada juga beberapa orang yang lebih cenderung memilih jenis penghasilan tanpa batas. Dalam artian, sebagian orang lebih suka tidak terikat jam kantor seperti layaknya pegawai atau karyawan. Lalu, jenis pekerjaan apa yang secara waktu lebih fleksibel? Jawabannya adalah entrepreneur.

Ketika mengawali langkah sebagai entrepreneur, sangat disarankan untuk cepat menentukan merek dagang. Setelah menemukan sebuah merek dagang yang sesuai, jangan lupa untuk segera mendaftarkannya sesuai aturan perundangan.

Mengapa hal ini sangat penting? Karena sebagai seorang entrepreneur pemula, ada banyak hal yang akan ditemui di depan masa karir berniaga. Sebagian hal bersifat positi dan sebagian lainnya bersifat negatif.

Masalah akan muncul apabila seseorang terlambat mendaftarkan merek dagang untuk dipastikan hak kekayaan intelekualnya. Karena dimiliki oleh seseorang saja, bisa jadi ketika ada kompetitor yang mengambil merek dagang tersebut atau membuat tandingan sangat mirip maka proses hukum kurang bisa memaksimalkan kemenangan pihak yang sendiri.

Oleh karena itu, kekuatan perlindungan hak kekayaan intelektual dari merek dagang sangat penting untuk dimiliki seorang entrepreneur pemula.

Meskipun belum pernah terjun ke dunia bisnis dan hanya memulai dari usaha kecil – kecilan, tetapi merek dagang tetap perlu didaftarkan segera. Karena seseorang tidak akan pernah tahu bagaimana pesatnya perkembangan bisnis dari yang rumahan hingga sampai skala internasional.

Sudah banyak pengusaha Indonesia yang meluaskan pangsa pasarnya ke jaringan internasional meskipun diawali dari nol.

Akan banyak kerugian menunda mendaftarkan merek dagang bagi seseorang yang menjalankan bisnis sendiri. Hal ini juga dipengaruhi oleh terbatasnya petugas untuk mengurus masalah ini dan itu di dalam usaha yang baru dirintis. Karena prosedur pendaftaran juga tidak rumit, maka tidak ada alasan lagi untuk menunda pendaftaran ini.

Proses pendaftaran merek dagang cukup mudah meskipun alurnya memang harus diikuti step by step. Jika merasa kesulitan karena belum pernah memproses, maka sebaiknya carilah informasi di majalan ekonomi atau internet. Seminar atau kuliah terbuka tentang merek dagang juga sangat perlu untuk diikuti sebagai cara menambah wawasan.

Jika perlu, libatkan beberapa rekan atau keluarga yang sekiranya pernah berurusan dengan proses pendaftaran merek dagang atau mengerti tentang hal ini. Tidak ada ruginya memulai sesuatu dengan prosedur yang sesuai. Meskipun kelihatannya rumit, tetapi saat dijalani sebenarnya proses ini justru sangat membantu para enterpreneur.

Apalagi jika usaha yang dijalankan berjalan lancar dan banyak peminat serta belum terdaftar merek nya, rawan sekali untuk dicuri atau di akui orang lain. Baik itu ide atau pun nama. Karena itu lah hak merek sangat penting untuk dilindungi agar tidak merugikan siapa pun.

Patendo konsultan merek

5 cara dibawah ini yang perlu Anda lakukan agar hak merek yang Anda punya tidak diakui orang lain:

1. Penelurusan Merek

Sebelum menentukan merek maka yang harus Anda lakukan pertama kali adalah memastikan bahwa merek yang akan Anda buat belum dipakai orang lain. Ini bertujuan agar merek Anda tidak menjiplak atau sama dengan milik orang lain. Sehingga hak merek Anda aman dan terjamin. Anda bisa melakukan penelurusan nama merek melalui patendo untuk memastikan apakah nama merek anda telah digunakan orang lain atau belum.

2. Daftarkan

Apabila dipastikan bahwa merek Anda tidak ada yang sama dengan orang lain, maka secepatnya Anda harus mendaftarkannya. Tentu saja gunanya agar hak merek Anda terlindungi secara hukum yang telah di atur dalam undang-undang. Sebagian orang enggan untuk mendaftarkan hak merek mereka karena beranggapan bahwa proses yang akan dilalui panjang, memakan waktu lama serta bertele tele.

Padahal tidaklah demikian. Apalagi jika pendaftaran merek anda melalui konsultan kami . Pendaftaran melalui konsultan kami tidak rumit dan mahal asalkan apa yang dibutuhkan saat pendaftaran lengkap maka hak merek Anda bisa cepat diterbitkan.

3. Kuatkan Hak-hak Anda

Menguatkan hak-hak merek Anda juga sama pentingnya. Dengan menguatkan hak tersebut hak merek Anda tidak akan mudah untuk dijiplak orang lain.

konsultan hki

5. Buat Merek yang Berbeda

Sebelum memutuskan untuk membuat merek setelah riset maka tentukanlah nama merek Anda dengan nama merek yang berbeda. Tentu saja gunanya agar berbeda dengan yang lain. Selebihnya dengan nama yang berbeda orang akan lebih mudah mengingatnya.

Dengan begitu akan banyak orang yang membeli produk Anda. Nama yang berbeda juga akan menjadi ciri khas nama merek Anda jadi hak merek Anda tidak akan mudah ditiru orang lain.

Saat ini dimana usaha telah menjamur dimana pun, pengakuan hak merek orang lain tentu harus diwaspadai. Dengan usaha yang serupa dan hampir sama bukan tidak mungkin nama merek yang Anda buat bisa ditiru.

Terutama usaha yang berkecimpung dalam dunia kuliner akan lebih rawan untuk diakui hak mereknya. Kuliner dengan bahan dan menu yang sama harus benar-benar mencari merek yang unik dan beda.

Dengan menggunakan nama berbeda serta lekas melakukan pengamanan pada hak merek Anda maka kelangsungan usaha Anda di masa depan akan terjaga.

Website pendaftaran merek Konsultan HKI terdaftar www.patendo.com melayani konsultasi pendaftaran hak kekayaan intelektual seperti merek, desain industri dan hak cipta.

Kami siap membantu pendaftaran merek perorangan maupun perusahaan, hanya dengan menghubungi kami melalui wa 0813 8670 6312 dan emai ke cs@patendo.com pendaftaran menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.