Kelas barang merek

Kelas barang merek, Siapa saja berhak menggunakan merek apapun, namun harus memenuhi syarat tidak sama dengan merek terdaftar milik orang lain pada jenis barang atau jasa yang sama. Merek atau brand adalah identitas pada suatu produk barang atau jasa yang umum dibidang perdagangan. Merek berperan penting dalam menunjukkan reputasi baik perusahaan juga produk yang dihasilkan. Guna meningkatkan hal tersebut perlu diketahui tentang kelas barang merek.

Kelas barang merek

Klasifikasi dan Kelas Barang Merek

Kelas barang merek dibedakan menjadi 45 kelas, dalam setiap kelas merek memiliki klasifikasi sendiri-sendiri. Perusahaan memproduksi barang atau jasa mereka akan diklasifikasikan menurut jenis barang atau jasa yang dibuat.

1. Kelas 1
Berupa segala macam lem industri, bahan kimia, zat-zat kimia yang digunakan untuk industri.. Selain itu keperluan yang digunakan untuk memperbaiki kendaraan seperti, minyak rem, bahan kimia untuk bahan bakar sepeda motor.
2. Kelas 2
Segala macam cat, cat tembok, kayu, besi, dempul, teak, thinner, pencegah karatan dan kelapukan pada kayu, seluruh bahan warna (tidak termasuk pewarna untuk makanan atau minuman), tinta, cat-cat keramik, sari kayu cat, sediaan anti karat.
3. Kelas 3
Kelas ini berisi berbagai jenis kosmetik, segala minyak wangi, shampoo, minyak-minyak dari sari kosmetika, segala kutek kuku, lotion untuk kulit, cat rambut dan minyak rambut, deodorant. Selain itu kelas ini semua barang yang berkaitan dengan kecantikan tubuh masuk kedalam kelas 3.
4. Kelas 4
Berisikan segala jenis pelumas, bahan bakar, malam-malam, lilin-lilin, sumbu-sumbu, dan segala macam gemuk, oli yang digunakan untuk keperluan industri, minyak bumi (baik minyak mentah atau telah disuling), minyak gas, minyak tekstile.
5. Kelas 5
Berisikan segala jenis minyak yang digunakan untuk kesehatan, seperti minyak kayu putih, minyak tawon, dan lainnya. Ada cotton bud, persediaan untuk farmasi (berupa ilmu kebersihan, ilmu hewan dan semua yang diperlukan untuk keperluan medis), makanan bayi, pembalut, bahan yang digunakan untuk menambal gigi, dan berupa bahan pembasmi kuman, bahan-bahan wangian ruangan.
6. Kelas 6
Berupa barang-barang dari jenis logam dan campurannya seperti, engsel, gembok, tarikan pintu yang terbuat dari logam, bangunan yang terbuat dari logam sehingga dapat diangkut, barang yang terbuat dari besi, pipa dan tabung yang terbuat dari logam, lemari yang terbuat dari logam.
7. Kelas 7
Segala jenis mesin perkakas, seperti mesin yang digunakan kecuali untuk kendaraan darat. Seluruh perkakas pertanian, juga mesin yang digunakan untuk menetaskan telur, kopling pada mesin atau komponen untuk transmisi (kecuali yang digunakan untuk kendaraan darat).

Kelas barang merek logo

8. Kelas 8
Segala alat dan perlengkapan yang dioperasikan secara manual menggunakan tangan (perkakas tangan), pisau, pedang, silet, dan seluruh alat pemotong lainnya.
9. Kelas 9
Segala yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, mesin hitung, aparat pengawasan, penyelamatan.
10. Kelas 10
Berisikan instrumen yang berhubungan dengan kegiatan rumah sakit, kedokteran (termasuk kedokteran gigi dan hewan).
11. Kelas 11
Alat yang digunakan untuk keperluan penghasil uap, pendingin, penyediaan air atau kebersihan.
12. Kelas 12
Segala jenis kendaraan yang beroperasi di udara dan air dan alat yang digunakan untuk keperluan bergerak di darat.
13. Kelas 13
Segala jenis senjata api, proyektik, amunisi, dan petasan juga kembang api.
14. Kelas 14
Segala jenis logam mulia dan campurannya, perhiasan, jam dan instrumen pengukur waktu.
15. Kelas 15
Segala jenis alat musik.
16. Kelas 16
Segala jenis kertas yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain.
17. Kelas 17
Karet, asbes, mika, bahan-bahan untuk membungkus, pipa yang lentur dan bahan yang bukan terbuat dari logam.
18. Kelas 18
Segala barang jenis kulit asli atau imitasi dan seluruh barang jenis ini yang tidak termasuk dalam kelas lain.
19. Kelas 19
Segala bahan bangunan (yang bukan terbuat dari logam).
20. Kelas 20
Peralatan rumah.
21. Kelas 21
Perkakas untuk rumah tangga (yang bukan terbuat dari logam).
22. Kelas 22
Segala jenis tali, berupa tambang, jala, tirai, kain terpal, sak, dan serat kasar untuk penenunan.
23. Kelas 23
Segala barang untuk keperluan tekstil.
24. Kelas 24
Barang tekstil berupa kasur dan tempat tidur.
25. Kelas 25
Alas kaki, pakaian, dan penutup kepala.
26. Kelas 26
Berupa renda, jarum pentul, bunga buatan.
27. Kelas 27
Karpet, keset, dan barang lainnya yang digunakan untuk menutupi lantai.
28. Kelas 28
Segala jenis mainan, dan alat senam.
29. Kelas 29
Segala jenis makanan.
30. Kelas 30
Segala jenis minuman.
31. Kelas 31
Segala hasil pertanian (termasuk benih), perkebunan (termasuk benih), yang tidak termasuk dalam kelas lain.
32. Kelas 32
Segala jenis bir, segala minuman bukan dari alkohol.
33. Kelas 33
Minuman keras, kecuali bir.
34. Kelas 34
Barang-barang yang digunakan untuk keperluan merokok.

Kelas Barang Merek Berdasarkan Jasa
1. Kelas 35
Jasa periklanan, fungsi kantor, administrasi.
2. Kelas 36
Jasa yang mengurusi keuangan, asuransi dan bangunan.
3. Kelas 37
Jasa untuk pembangunan dan pemasangan.
4. Kelas 38
Jasa Telekomunikasi.
5. Kelas 39
Jasa pengangkutan dan pemesanan.’
6. Kelas 40
Jasa perawatan untuk bahan.
7. Kelas 41
Jasa pendidikan, pelatihan, kebudayaan.
8. Kelas 42
Jasa dalam bidang ilmu pengetahuan.
9. Kelas 43
Jasa penyediaan pada makanan dan minuman.
10. Kelas 44
Jasa perawatan medis dan kedokteran.
11. Kelas 45
Jasa yang melayani hukum dan keamanan masyarakat.

Jenis kelas merek tersebut digunakan orang dalam mendapatkan pengakuan atas produk barang dan jasa, dengan demikian mereka bisa mempunyai cipta perusahaan akan produk barang atau jasa tersebut.

    Call Us
    Chat WA