Membuat merek baju sendiri

Membuat merek baju sendiri merupakan identitas dari produk baik barang atau jasa dari setiap perusahaan. Brand inilah yang menentukan laku tidaknya, juga menentukan reputasi perusahaan atas produk yang dihasilkan. Jika Anda membuat produk berupa baju sendiri dan ingin membuat mereka sendiri untuk karya Anda. Banyak hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membuat merek baju sendiri.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Merek Baju Sendiri

Anda tidak bisa serta merta mendaftarkan merek baju sendiri tanpa memerhatikan hal berikut, dalam kelas barang merek ada 45 kelas yang perlu diperhatikan. Setiap pendaftaran merek yang perlu diperhatikan :

Membuat merek baju sendiri

1. Pastikan bahwa produk (baju) yang ingin Anda daftar akan mereknya mempunyai tingkat daya pembeda dengan produk yang lain dalam bidang perdagangan:
a. Gambar atau logo pakaian, ini menjadi salah satu pembeda dari satu baju buatan perusahaan ini dan yang lain. Gunakan logo yang mudah diingat dan dikenal masyarakat, namun jangan sama dengan logo produk baju perusahaan lainnya.
b. Kata, pilihlah kata yang mewakili baju yang ingin Anda daftarkan mereknya.
c. Frasa, buatlah kumpulan kata baik 2 atau 3 yang menyebutkan perusahaan Anda.
d. Kalimat, buatlah kalimat untuk mengunggulkan produk Anda.
e. Gunakan huruf, satu huruf mewakili perusahaan Anda.
f. Huruf yang berupa huruf singkatan.
g. Gunakan angka, yang mewakili logo produk baju Anda.
h. Menggunakan angka-angka, misalkan untuk merek rokok kode 555.
i. Bentuk tiga dimensi.
j. Penggunaan hologram dan kombinasi dari semua unsur diatas.

2. Pastikan bahwa produk (baju) yang ingin didaftarkan mereknya, murni untuk keperluan bidang usaha bukan untuk keperluan yang mengarah kepada hal-hal negatif, seperti :
a. Ingin menjatuhkan pesingnya, itikad buruk ini bisa terjadi ketika ada satu perusahaan yang mendaftarkan merek produknya, namun dengan tujuan yang tidak baik ada perusahaan yang berproduk sama mendaftarkan dengan merek yang sama. Hal ini tidak akan diterima dan tidak akan dilayani pendaftaran mereknya.
b. Merek yang digunakan bertentangan dengan undang-undang, melanggar norma asusila, ketertiban, moralitas, atau yang bertentangan dengan agama.
c. Merek yang didaftarkan tidak memiliki daya pembeda yang baik, namun memiliki kesamaan dengan produk lainnya.
d. Merek yang didaftarkan telah menjadi milik umum, misalkan logo palang yang telah umum dimiliki oleh palang merah.
e. Merek tidak boleh menerangkan barang atau jasa itu sendiri. Maksudnya misalkan perusahaan Apple mendaftarkan merek produk mereka Apple dengan spesifikasi produk elektronik.

3. Pastikan produk barang (baju) yang didaftarkan bebas dari :
a. Persamaan atas merek yang telah dimiliki oleh perusahaan lainnya untuk produk barang atau jasa yang sejenis.
b. Menggunakan merek yang terkenal dari pihak perusahaan lain.
c. Pengindikasikan terhadap geografis yang sudah dikenal secara umum. Misalkan kontamani tidak bisa digunakan untuk mendaftarkan merek kopi, karena kintamani sudah terkenal dengan kopi kintamani.

Membuat merek baju sendiri distro

4. Pastikan mereknya tidak menyerupai :
a. Serupa dengan nama tokoh terkenal, atau nama badan hukum milik orang lain yang berizin.
b. Merupakan tiruan, atau singkatan nama, simbol, bendera.
c. Menyerupai atau tiruan terhadap stempel atau cap resmi suatu perusahaan atau lembaga resmi pemerintah.

5. Pastikan Anda mengerti hukum yang berkaitan dengan pendaftaran merek suatu produk
a. Undang-undang merek dan indikasi geografis tahun 2016.
b. Undang-undang tahun 2001 tentang merek.
c. Undang-undnag tahun 1997 tentang merek.
d. Undang-undang tahun 1992 tentang merek.
e. Undang-undang tahun 1961 tentang merek.
f. PP tata cara permintaan merek.
g. PP komisi banding merek.
h. PP klasifikasi barang dan jasa dan lainnya.

Membuat Merek Baju Sendiri Setelah Memenuhi Syarat Merek yang Baik
Setelah sesuai dengan persyaratan pengajuan merek, maka Anda bisa membuat merek baju sendiri tanpa harus susah payah pergi ke sablon atau ketempat lainnya. Tujuan pembuatan merek baju sendiri supaya bisa meminimalisir pengeluaran Anda, sehingga biaya untuk produksi dapat dimaksimalkan.

1. Membuat konsep brand yang telah disetujui
Jika Anda seorang graphic artist, membuat desain yang telah disetujui menggunakan photoshop atau aplikasi pembuat desain lainnya. Namun jika Anda bukan orang yang ahli dalam desain, menyewa orang lain untuk membuatkan dengan menawarkan kerja sama bersama produksi baju Anda. Kerja sama disini dengan desain grafis dikatakan lebih menguntungkan, karena jika sewaktu-waktu memerlukan dia selalu ada dan bisa diandalkan.

2. Memproduksi baju dengan desain, warna dan bentuk yang unik
Baju yang telah bermerek tersebut usahakan memiliki pembeda dalam hal desain, warna, juga bentuk. Hal ini untuk meningkatkan daya saing perusahaan, karena merek baju tersebut masih dalam skala belum dikenal oleh masyarakat membuat barang yang unik menjadi salah satu daya pikat masyarakat.

3. Pemasaran
Pemasaran terhadap produk baju dengan merek baru lebih baik secara langsung turun dilapangan. Secara langsung menawarkan kepada masyarakat beserta keunggulan dan pembeda baju tersebut dengan merek lainnya, namun tetap harus mengetahui etika bisnis tidak menjatuhkan pesaingnya. Selain itu bisa juga lewat media sosial yang dapat dilihat secara jelas oleh seluruh lapisan masyarakat.

Seorang pemula yang membuat merek baju sendiri, hal yang perlu diperhatikan adalah menekuni produksi tersebut, usahakan produk bisa masuk pasaran dengan tidak menggusurkan pesaing atau pengusaha baju yang lama dengan cara yang tidak sesuai hukum dan norma.

    Call Us
    Chat WA