021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Manfaat Merek Dagang

Anda ingin mempunyai merek dagang terdaftar yang dilindungi oleh negara ? Silahkan hubungi konsultan merek Patendo. Dapatkan harga yang terjangkau. Merek dagang, telah menjadi identitas bagi orang yang mempunyai usaha. Ibaratkan sebuah nama yang menjadi penanda bahwa produk tersebut adalah milik seseorang. Merek menjadi penting karena tanpa adanya hal tersebut orang-orang akan bingung tentang produk tersebut. Lihatlah berbagai produk makanan atau minuman dengan bahan dasar yang sama pasti akan punya nama yang berbeda-beda untuk menandakan siapa pemilik juga merek tersebut akan menjadi ciri khas.

merek dagang produk

6 Manfaat Merek Dagang dan Kerugian Jika Harus Menunda Mendaftarkan Merek

Merek Dagang, Identitas Produk yang Tak Boleh Dilupakan

Sebenarnya mengapa harus membuat dan mendaftarkan produk barang dan jasa usaha Anda ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI)? Sebelum membahas hal tersebut kita akan membahas terlebih dahulu mengenai apa itu merek dagang. Merek bisa dikatakan merupakan sebuah identitas pengenal sebuah produk barang dan jasa. Merek ini bisa dalam bentuk tanda maupun simbol pengenal dari sebuah bisnis. Bisa dikatakan merek ini seperti nama yang ada di identitas pengenal sehingga orang-orang bisa membedakan antara satu orang dan orang lainnya.

Melihat posisi dari merek itu sendiri yang menjadi identitas pengenal sebuah produk, merek ini menjadi sangat diperlukan terutama jika Anda ingin melebarkan usaha bisnis. Jangan sampai produk yang Anda miliki tanpa merek sehingga orang-orang hanya mengenali jenis produk Anda tanpa bisa membedakan produk Anda dengan barang sejenis karena tidak memiliki tanda pengenal.

Kegunaan Merek Dagang

Merek ini sangat penting tanpa melihat skala dan eksistensi dari usaha Anda. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegunaan merek itu sendiri cukup banyak, yaitu:

1. Alat promosi
Dengan memiliki merek dari produk yang Anda jual, maka ini bisa digunakan untuk media promosi yang efektif. Merek ini akan memudahkan terutama dari segi pemasaran. Bayangkan jika produk Anda tanpa merek? Tidak mungkin Anda mengenalkan produk dengan mengatakan: Mari berbelanja pakaian yang saya produksi di jalan tertentu dan sebagainya.
2. Pembeda atau Kartu Identitas
Dengan memiliki merek, Anda dapat menonjolkan kelebihan ataupun keunikan dari produk dibandingkan produk jenis serupa yang ditawarkan di tempat lain. Anda dapat menonjolkan kelebihan produk seperti pakaian yang lebih tebal dan halus yang merupakan ciri khas dari merek Anda.
3. Faktor Penentu Keputusan Pembeli
Keberadaan merek akan sangat mempengaruhi perilaku pembeli. Pembeli seringkali mencari suatu produk baik barang dan jasa dengan mengategorisasikan merek produk tersebut. Kenyamanan seseorang terhadap merek tertentu akan membuat orang tersebut enggan untuk beralih ke merek lainnya meski fungsi barang yang ditawarkan sama. Untuk itu pembuatan merek dagang yang baik serta packaging yang menarik akan sangat menarik perhatian pembeli.
4. Menjadi Aset Perusahaan
Merek menjadi aset perusahaan terutama ketika usaha Anda termasuk usaha yang sudah bertahan cukup lama dan terkenal di masyarakat. Beberapa pihak bahkan bersedia membayar mahal hanya untuk membeli sebuah merek produk yang sudah memiliki nama baik di masyarakat.
5. Meningkatkan nilai jual produk
Seringkali produk dengan jenis barang dan kualitas yang sama memiliki harga jauh berbeda hanya karena salah satunya memiliki merek dan satunya tidak. Atau bisa jadi salah satu merek lebih terkenal dibanding merek lainnya. Sehingga posisi merek memainkan peran penting dalam meningkatkan nilai jual produk usaha Anda.
6. Jaminan mutu produk
Merek dapat menjadi jaminan atas mutu produk barang dan jasa dari usaha yang Anda miliki. Produk yang memiliki merek tertentu cenderung akan sangat menjaga mutu kualitas barangnya karena merek ini menjadi jaminan dari keberlangsungan produknya.
7. Sebagai Pengingat
Keberadaan merek bagi suatu produk terutama yang terdengar unik dan mudah diucapkan akan membuat orang selalu mengingat merek produk Anda.

daftar merek dagang

Berbagai Jenis Merek Dagang Berdasarkan Tujuan Produk

Setelah memahami mengenai betapa pentingnya keberadaan merek bagi sebuah produk baik barang dan jasa untuk perkembangan usaha Anda, tentunya hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menentukan jenis-jenis merek yang paling sesuai untuk jenis produk dan usaha Anda. Tentunya penamaan yang tepat sesuai dengan jenis produk sangat penting karena nama merek dan logonya harus menyesuaikan jenis produk yang dijual bahkan target pasar dari produk yang ingin dipasarkan. Berikut ini merupakan informasi mengenai jenis merek berdasarkan tujuan dari produk:

1) Merek Citra
Jenis merek citra merupakan jenis merek yang ditujukan untuk mengangkat kesan dan nilai dari suatu produk. Dengan menggunakan jenis merek citra, Anda dapat mengangkat nilai-nilai Andalan dari suatu produk sehingga bernilai lebih dibanding produk lainnya. Misal penggunaan merek citra adalah pada merek Sepatu Millennial.

Penggunaan kata millennial ini, perusahaan ingin menonjolkan sisi millennial dan keren dari produk sepatu yang diproduksi. Dengan menggunakan nama produk millennial, dapat terlihat bahwa sasaran pasar dari produk ini adalah kaum pemuda millennial. Sehingga seolah-olah Anda yang menggunakan produk ini akan terlihat millennial dan jika tidak menggunakannya menjadi kurang millennial. Merek ini akan menimbulkan kesan tersendiri di masyarakat sehingga meningkatkan nilai jual dari produk.

2) Merek Fungsional
Sesuai dengan namanya, merek fungsional berkaitan langsung dengan fungsi dari produk baik barang dan jasa yang didaftarkan. Secara umum, merek fungsional berfungsi untuk memberikan persepsi tertentu terhadap barang dan jasa kepada konsumen terkait dengan layanan dan performa utama yang ditawarkan dari produk tersebut. Jenis merek fungsional banyak dipakai oleh para pembisnis untuk meningkatkan daya jual dari layanan dan barang usaha mereka. Patut diingat bahwa jangan sampai merek dagang yang kita sematkan berbeda dengan kualitas yang kita berikan ke konsumen.

Misal dari penggunaan merek dagang fungsional bagi produk seperti nama Warung Sambal Pedas. Nama sambal dan pedas adalah dua hal yang sangat berhubungan. Anda tentunya tidak menginginkan sambal yang rasanya tidak pedas. Sehingga dengan menamai warung sambal pedas akan terbentuk persepsi tersendiri di konsumen bahwa rasa sambal yang dibuat di warung ini pedas dan tidak mengecewakan untuk orang-orang yang mencari rasa pedas.

Dari titik ini, Anda sebagai pengusaha jangan sampai membohongi publik dengan menamai warung Anda sambal pedas namun ternyata sambal Anda tidak terasa pedas sama sekali. Atau Anda sering kehabisan stok sambal sehingga konsumen sering kehabisan sambal ketika ingin membeli di warung Anda.

3) Merek “Pengalaman”
Merek pengalaman atau eksperiensial adalah merek dagang dari suatu barang maupun layanan yang mengutamakan pengalaman dari para konsumen ketika menikmati layanan dan barang yang Anda tawarkan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa merek eksperiensial mengutamakan kesan dari orang-orang yang menikmati produk Anda. Misalnya adalah bagi Anda yang membuka taman wisata dengan nama Taman Cinta, maka orang-orang sudah akan terpersepsikan dengan arti kata cinta itu. Akan banyak yang penasaran mengapa nama taman itu taman cinta. Dengan ini Anda harus menyediakan fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman pengunjung dan simbol-simbol yang menunjukkan kesan cinta.

Untuk pemilihan jenis merek dagang berdasarkan tujuan dari produk mungkin agak sedikit membingungkan. Untuk itu Anda dapat berkonsultasi langsung dengan jasa pembuatan merek di mana Anda akan dibantu oleh orang-orang berpengalaman di bidang pembuatan merek. Dengan menggunakan jasa pembuatan merek, Anda akan dibantu dalam menentukan nama merek maupun logo serta bentuk penulisan dari merek yang membuat orang-orang tertarik terhadap produk Anda.

Setelah menentukan merek dagang untuk produk baik barang dan jasa, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan merek Anda ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Perlunya mendaftarkan merek ke Ditjen HKI adalah untuk mendapatkan perlindungan hukum merek dari upaya pencurian dan pencontekan orang-orang tidak bertanggung jawab.

Maksud dari Hak Kekayaan Intelektual

Hak Kekayaan Intelektual merupakan kekayaan yang muncul berdasarkan upaya berpikir seseorang yang kemudian menghasilkan produk tertentu. Dari kekayaan yang muncul dari upaya berpikir ini kemudian akan dilindungi oleh pemerintah berdasarkan hukum yang berlaku. Hak cipta adalah hak khusus milik pengusul hak cipta ke badan Ditjen HKI untuk memanfaatkan merek yang dimiliki untuk meningkatkan bisnis dan memperbanyak produknya.

Terdapat dua fungsi penting yang ditawarkan dari pengajuan hak cipta yaitu, yang pertama adalah hak moral yang melindungi hak pencipta dari merek yang ia ciptakan sehingga tidak akan dicuri oleh orang lain. Hak moral merupakan salah satu hak utama yang diperlukan pada hari ini di mana produk-produk terus berkembang dan saling bersaing. Beberapa kasus yang terkait dengan kecolongan daftar merek dagang seperti perusahaan yang baru mendaftarkan merek padahal merek tersebut telah dipatenkan ke Ditjen HKI sehingga hal ini menjadi konflik berkelanjutan Kemudian adalah fungsi hak ekonomi di mana Anda sebagai pemilik merek memiliki hak untuk menyebarluaskan, meningkatkan, dan menyiarkan merek sehingga dapat meningkatkan usaha Anda.

Ditjen HKI

Bagaimana Cara Mendaftarkan Merek Dagang?

Setelah Anda menentukan merek yang Anda inginkan untuk produk baik barang dan jasa, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan merek dagang ke Ditjen HKI. Secara umum, gambaran langkah-langkah untuk proses pendaftaran merek dagang adalah seperti berikut:

1. Cek nama merek dagang ke website Ditjen HKI
Untuk memastikan apakah merek yang Anda daftarkan sudah terdaftar atas nama orang lain atau belum, carilah merek yang belum didaftarkan karena Ditjen HKI akan menolak pendaftaran merek yang sudah terdaftar di database-nya. Penelusuran merek berdasarkan kelas merek yang sudah ditetapkan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penolakan karena tentunya akan sangat merepotkan apabila Anda sudah mendaftar dan menyiapkan berkas-berkasnya dan ditolak hanya karena mirip dengan merek yang lain.
2. Menyiapkan persyaratan berkas-berkas
Berkas pertama yang disiapkan adalah formulir pendaftaran merek dagang rangkap empat yang sudah ditandatangani oleh pemohon maupun kuasanya dan diisi lengkap. Berkas yang tidak diisi lengkap akan dikembalikan lagi oleh Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI).

Yang selanjutnya adalah menentukan jenis produk baik barang dan jasa dari permohonan merek dagang yang diajukan. Jumlah jenis barang yang diajukan tidak terbatas, namun Anda tidak bisa menambah jumlah barang setelah tanggal penerimaan dari Ditjen HKI diterima oleh pemohon, namun Anda dapat mengurangi jenis barangnya. Biaya pendaftaran yang harus dikeluarkan adalah sebesar satu juta Rupiah per sepuluh barang. Contoh cetakan merek sebanyak dua puluh lembar. Jika Anda mengajukan melalui jasa pendaftaran merek ataupun menguasakan ke seseorang, maka Anda harus menyertakan Surat Kuasa di dalamnya. Perpanjang merek juga bisa dilakukan oleh konsultan merek Patendo.

Surat-surat yang harus dipenuhi untuk pendaftaran HKI ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual adalah meliputi:

a) Surat Pernyataan Hak, merupakan surat dari pemohon yang menunjukkan tujuan dari pendaftaran merek barang dan jasa dan keterangan dari si pemohon bahwa pemohon memang memiliki hak untuk mengajukan pendaftaran merek ke Ditjen HKI.
b) Fotokopi Akta Pendirian Badan Hukum apabila pemohon dalam bentuk badan hukum usaha dan tidak pribadi
c) Jika pemohon perseorangan maka yang diajukan adalah fotokopi Identitas Pemohon dalam bentuk KTP
d) Fotokopi NWP Badan Hukum jika pemohon dalam bentuk badan hukum usaha dan tidak pribadi

3. Pemeriksaan
Secara umum, ada dua bagian prosedur pendaftaran merek yang harus ditempuh oleh pemohon ketika mendaftarkan mereknya, yang pertama adalah pengajuan dokumen-dokumen kelengkapan merek oleh pemohon yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Ditjen HKI untuk diverifikasi. Pemeriksaan dilakukan melalui dua tahap, yang pertama adalah pemeriksaan kelengkapan dokumen yang dikumpulkan. Apabila dokumen yang diminta tidak lengkap, maka Ditjen HKI akan memberikan waktu dua bulan untuk melengkapi sejak surat pertama permintaan diterima. Pemeriksaan kedua setelah dokumen lengkap adalah pemeriksaan substantif yang dilakukan satu bulan setelah permohonan diterima dan dilakukan paling lama hingga sembilan bulan.

Waktu keseluruhan pembuatan merek dagang memakan waktu kurang lebih sekitar dua belas bulan atau satu tahun. Misalnya dari sejak pengajuan merek ke Ditjen HKI tertanggal 1 Mei 2018 maka baru akan dilakukan pemeriksaan substantif di tanggal 1 Juni 2018 dan maksimal adalah 1 Maret 2019.

4. Pengajuan Keberatan oleh Pemohon
Pengajuan keberatan dapat dilakukan oleh pemohon secara tertulis kepada Ditjen HKI dalam waktu maksimal dua bulan setelah waktu penerimaan salinan keberatan. Setelah Ditjen HKI menyetujui merek tersebut untuk didaftarkan maka dalam waktu dua bulan setelahnya merek tersebut akan diterbitkan secara resmi. Jika Anda merasa keberatan dan sebagainya, Anda dapat mengajukan hal tersebut setelah disetujui dalam waktu sepuluh hari oleh Ditjen HKI pada laman berita resmi merek. Untuk itu Anda harus mengecek berkala pengumuman yang dikeluarkan Ditjen HKI dalam waktu tiga bulan, jangan sampai Anda tertinggal informasi penting mengenai keberlanjutan registrasi merek produk Anda.

5. Pemeriksaan Ulang
Jika saat pengumuman hasil pemeriksaan substantif dokumen Anda disetujui oleh Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI), maka Anda dapat mengajukan keberatan dan pemeriksaan ulang apabila Anda merasa keberatan. Apabila pemohon keberatan dan mengajukan tuntutan tertulisnya ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI), maka berikutnya akan dilakukan pemeriksaan kembali oleh Ditjen HKI.

Waktu pemeriksaan kembali dilakukan dalam jangka waktu maksimal dua bulan. Jika tidak ditemukan permasalahan maka selanjutnya Ditjen HKI akan menerbitkan Sertifikat Merek. Sertifikat Merek merupakan secarik surat yang mengakui kepemilikan suatu pihak atas merek dagang tertentu. Waktu terbitnya maksimal tiga puluh hari semenjak tanggal permohonan disetujui dan dituliskan dalam daftar umum merek.

Pemohon belum dapat melakukan tuntutan hukum apapun terhadap pihak yang telah memanfaatkan merek dagang Anda selama merek tersebut masih dalam proses pendaftaran ke Ditjen HKI. Namun, Anda dapat menuntut pihak yang menggunakan merek Anda tanpa izin setelah merek Anda terdaftar secara sah di Ditjen HKI.

Bagi Anda yang cukup sibuk dan tidak punya waktu untuk mengurus sendiri proses pendaftaran merek dagang ke Ditjen HKI, Anda dapat mendaftarkan merek dagang lewat jasa pembuatan merek. Dengan menggunakan jasa pembuatan merek, Anda akan dibantu dari mulai pembuatan merek hingga merek Anda terbit di Ditjen HKI. Hal ini tentu saja sangat membantu apalagi jika Anda termasuk orang yang awam dalam hal birokrasi. Tentunya ini akan sangat menghemat waktu Anda dan sangat praktis.

Merek dagang yang dimiliki sebuah perusahaan memiliki manfaat yang sangat besar. Manfaat tersebut tidak hanya bisa dirasakan saat ini tetapi juga di masa mendatang. Berikut ini adalah 6 manfaat merek dagang dan kerugian menunda mendaftarkan merek dagang yang perlu diketahui setiap pengusaha baik pemula maupun senior.

  1. Kekayaan Intelektual Dilindungi Undang – Undang

Berdasarkan Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2001, terdapat aturan jelas bahwa negara akan melindungi kekayaan intelektual seseorang yang mendaftarkan merek dagangnya secara legal. Jadi, jika ada pembuatan merek dagang dengan konsep sangat identik maka hal ini akan dapat dicegah atau diatasi. Pelaku pembuatan merek yang mirip tersebut dapat dianggap plagiat dengan beberapa ketentuan dan wajib mencabut konsepnya.

  1. Karya Tidak Diambil Orang Lain

Manfaat merek dagang yang kedua adalah karya tidak diambil orang lain. Dengan mendaftarkan merek dagang maka secara legal karya tersebut telah menjadi hak milik si pendaftar atau pengusaha yang bersangkutan. Jadi tidak ada pihak yang diperbolehkan memakai karya tersebut dalam hal ini adalah merek dagang. Jika ingin menggunakannya maka harus ada kerjasama waralaba dan pada sistem ini pengusaha diuntungkan dengan perizinan pemakaian SOP serta identitas usaha.

  1. Dapat Berkompetisi Secara Sehat

Kompetisi yang sehat akan terjadi apabila semua aspeknya terpenuhi. Jika tidak mendaftarkan merek maka salah satu aspek sudah tidak dipenuhi. Dengan demikian, akan ada masalah di kemudian hari seperti terciduk oleh penyelidik atau merek dagangnya diplagiat orang lain. Apabila tidak didaftarkan maka negara tidak punya wewenang dan kewajiban untuk melindungi merek yang bersangkutan meskipun diplagiasi.

  1. Tidak Dihantui Penyelidikan

Penyelidikan tentang merek – merek nakal atau tidak terdaftar kerap dilakukan secara rutin. Sanksinya tentu beragam sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan segera mendaftarkan merek dagang maka seseorang akan lebih tenang dalam menjalankan bisnis karena tidak dihantui penyelidikan. Jikapun ada proses penyelidikan maka pengusaha tidak perlu was – was karena semua data telah valid dan legal.

  1. Filosofi Merasuk Dalam Setiap Produk

Pembuatan merek dagang tidak bisa dilakukan serta merta. Perlu dilakukan diskusi mendalam supaya filosofi dan identitas produsen dapat merasuk sebagai jati diri dalam produk atau layanan jasa. Oleh karena itu, ketika merek telah terdaftar maka visi dan misi perusahaan akan lebih terwakili.

  1. Menambah Nilai Jual

Produk bermerek tentu berbeda nilai jual dengan produk tidak bermerek. Hal inilah yang membuat merek dagang sangat penting dalam sistem jual beli. Tidak hanya dalam sistem jual beli pribadi, tetapi ketika berkompetisi pun pengusaha juga membutuhkan adu merek untuk meningkatkan volume penjualan. Ketika sudah berada di atas angin, maka merek tersebut akan sangat penting dalam menjelaskan tentang kualitas produk.

pendaftaran merk

5 Alasan ini kenapa Anda yang mempunyai usaha wajib mendaftarkan merek dagang Anda:
1. Peraturan Perundang-undangan
Untuk merek ini telah di atur dalam perundang-undangan yaitu no 15 tahun 2001. Pendaftaran merek dagang di atur ketat dalam undang-undang. Pendaftaran ini ibarat ijin usaha yang akan Anda kantongi selama memproduksi suatu produk. Jika ada yang tidak mendaftarkan merek dagangnya akan mendapat sanksi sesuai yang ada dalam undang-undang.

2. Bukan Produk Ilegal
Dengan adanya merek yang Anda kantongi akan membuat produk yang Anda hasilkan dianggap legal. Jika produk tersebut telah di daftarkan tentu akan punya ijin usaha hingga orang akan semakin yakin dengan produk yang Anda jual. Banyak orang yang meremehkan hal tersebut, terutama usaha kecil yang baru berdiri. Akibatnya orang akan ragu dan tidak tertarik dengan produk yang belum mengantongi ijin usaha.

3. Menghindari Plagiat
Sekarang makin marak penjiplakan atau plagiat akan suatu produk agar dapat bersaing dalam bisnis ekonomi. Apalagi jika produk tersebut laris dan belum punya ijin usaha atau belum terdaftar merek nya.

Yang seperti ini rawan akan penjiplakan. Hingga merek sangat penting untuk di daftarkan. Agar Anda yang sudah lelah menghasilkan suatu produk yang bermutu dan bermanfaat, tapi orang lain yang akan menikmati keuntungan dari nama dagang yang dijiplak.

4. Sebagai Identitas
Suatu produk yang mempunyai merek akan punya ciri khas dan identitas akan merek yang disandang. Identitas ini yang akan membedakan antara produk yang satu dengan produk yang lain yang serupa. Orang lain juga akan lebih ingat dengan produk yang mempunyai merek yang unik dan menarik.

5. Sumber Keuntungan
Untuk pendaftaran merek dagang memang akan melaui proses yang panjang. Terkadang hal tersebut yang membuat sebagian orang malas untuk mendaftarkan merek dagang mereka. padahal ini adalah hal yang sangat penting. Selain punya nama paten, apabila sudaf didaftarkan, Anda akan mendapat keuntungan yang berlipat. Dengan nama tersebut orang yang membeli produk Anda akan lebih familiar dan mudah mengingatnya.

Otomatis akan banyak orang yang datang yang berakibat pada meningkatnya omset penjualan produk Anda. Jika sudah mengalami pelonjakan tentu keuntungan yang akan Anda dapat akan berlimpah dibandingkan saat Anda belum mendaftarkan merek Anda.

merek patendo

Dengan alasan tersebut Anda tidak perlu lagi untuk ragu saat Anda punya produk dan ingin produk Anda dikenal banyak orang. Bayangkan jika Anda tidak bergegas untuk mendaftarkan merek produk Anda, mungkin saja orang yang melihat peluang bagus dari penjualan produk Anda, akan mencuri merek yang Anda punya.
Selain itu dengan adanya merek yang paten tentu Anda akan lebih percaya diri dalam memasarkan produk yang Anda jual. Karena nama adalah identitas dan menunjukkan reputasi suatu produk. Bagaimana cara untuk membuat merek dagang yang baik ? Silahkan hubungi Konsultan HKi Terdaftar Patendo.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.