021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

18+ Contoh Merek Dagang Berdasarkan Bentuknya

Apa itu merek dagang dan kegunaannya

Daftarkan merek dagang Anda segera agar terhindar dari penyalahgunaan pihak yang tidak bertanggung jawab. Hubungi Patendo 0853 5122 5081, konsultan HKI terdaftar siap membantu Anda.

Keberadaan merek sangatlah penting bagi suatu usaha. Bahkan merek atau brand sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Viking untuk menandai hewan peliharaan mereka. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa merek digunakan sebagai tanda pembeda.

Karena pentingnya peran merek, sudah seharusnya Anda sebagai pengusaha paham betul seluk beluk merek dagang yang akan kami jabarkan di bawah ini.

Contoh merek dagang

Pengertian merek

Merek merupakan tanda pembeda pada barang atau jasa yang diperdagangkan. Tanda tersebut dapat berupa nama, angka, huruf dan tanda grafis lainnya. Agar lebih memahami apa itu merek, berikut pengertian merek dari beberapa ahli.

1. Marty Neumeier

Copywriter dan desainer grafis tersebut mendefinisikan merek sebagai perasaan seseorang tentang suatu produk, layanan, atau organisasi.

Baginya, merek bukanlah sebagai identitas, produk maupun logo tetapi lebih dari itu. Definisi dari Marty ini sedikit berbeda dengan rekan ahli lainnya, namun masih mewakili pengertian merek pada umumnya.

2. Philip Kotler

Pengertian merek menurut Kotler adalah simbol, tanda, rancangan ataupun sebuah kombinasi dari tiga hal tersebut sebagai identitas dari beberapa penjual untuk dijadikan sebagai pembeda dengan pesaing yang ada di pasaran.

Pendapat tersebut ia kemukakan pada tahun 2009 lalu dan paling sering dikutip orang. Selain pengertian tersebut, Kotler juga mengartikan merek sebagai janji istimewa yang diberikan oleh penjual.

3. David A. Aaker

Selain Kotler, definisi merek oleh Aaker berikut juga cukup sering dijadikan acuan. Merek adalah nama atau simbol baik berupa logo, cap/kemasan yang bersifat membedakan untuk mengidentifikasi barang/jasa dari penjual tertentu.

Menurutnya, merek juga merupakan aset yang dihubungkan dengan simbol atau nama yang dapat menambah atau mengurangi nilai suatu produk barang atau jasa.

Aaker menyebutkan jika merek sangat penting sebagai tanda yang dapat dikenali dengan mudah oleh konsumen. Selain itu, merek juga berguna untuk membedakan produk satu dengan lainnya pada barang atau jasa sejenis.

4. Keller

Keller menilai merek lebih dari sekadar produk. Merek memiliki aspek diferensiasi dengan produk sejenis lainnya.

Pendapat ini ia kemukakan pada tahun 2008 lalu dan juga sering dijadikan referensi. Diferensiasi atau perbedaan harus terlihat secara nyata pada produk yang dianggap mewakili merek.

5. Kartajaya

Menurutnya, merek adalah aset bernilai yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan kualitas produk barang atau jasa. Pendapat ini ia ungkapkan pada tahun 2010 lalu.

6. Undang-Undang Merek No. 15 Tahun 2001

Pengertian merek juga tercantum jelas dalam dasar hukum merek yaitu UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek.

Merek diartikan sebagai tanda berupa nama, huruf, angka, kata, gambar, warna dan gabungan dari unsur tersebut yang digunakan untuk kegiatan perdagangan dan jasa serta memiliki daya pembeda.

Definisi merek tersebut paling sering digunakan karena tertera jelas dalam undang-undang meskipun sudah digantikan dengan uu baru tahun 2016, namun definisi merek tetap sama dengan sedikit tambahan perluasan cakupan.

Cakupan tersebut antara lain merek suara, merek dua dan tiga dimensi serta merek hologram.
Beberapa pengertian merek di atas dapat memperdalam pemahaman Anda mengenai merek. Berikutnya yang tak kalah penting adalah ekuitas merek.

Cara mendaftarkan merek dagang

Ekuitas merek

Brand equity atau ekuitas merek merupakan seperangkat keterpercayaan dan aset merek pada merek tertentu, nama atau simbol yang dapat menambah dan mengurangi nilai produk atau jasa bagi perusahaan serta konsumen.

Selain itu, ekuitas merek dapat mendukung kegiatan pemasaran, meningkatkan jumlah konsumen dan mempertahankan loyalitas pelanggan.

Sedangkan bagi konsumen, ekuitas merek dapat menambah kepercayaan, kepuasan dan informasi yang berguna dalam pemilihan produk. Ekuitas merek sendiri memiliki empat dimensi, antara lain:

1. Asosiasi merek

Brand associations ini merupakan segala hal yang berkaitan dengan ingatan atau memori pelanggan terhadap merek.

2. Kesadaran merek

Brand awareness merupakan kemampuan pelanggan dalam mengenali merek pada produk kemudian mampu mengaitkannya dengan kategori produk tertentu.

3. Loyalitas merek

Brand loyalty menunjukkan kesetiaan pelanggan untuk berkomitmen menggunakan merek tertentu secara kontinu dan konsisten.

4. Persepsi kualitas

Perceived quality merupakan gambaran respon dari pelanggan terhadap kualitas termasuk keunggulan merek pada produk.

Manfaat melindungi merek dagang

Enam tingkat pengertian merek

Salah seorang ahli berpendapat bahwa merek bukan hanya sekadar nama atau logo. Berikut ini ada beberapa tingkatan merek yang akan memperjelas pengertiannya.

1. Atribut

Atribut berkaitan dengan pengertian merek itu sendiri. Atribut merek dapat menjadi pengingat pada produk dengan merek tertentu. Misalnya merek Apple akan mengingatkan konsumen pada produk teknologi.

2. Manfaat

Merek juga memiliki nilai manfaat yang cenderung berkaitan dengan manfaat fungsional produk.

Seperti pada tag line “tahan lama” yang menunjukkan manfaat produk sehingga konsumen tidak perlu membeli dalam waktu dekat karena produk tersebut tahan lama.

3. Nilai

Nilai di sini cenderung menggambarkan nilai atau value produsen atau perusahaan yang memproduksi produk. Seperti pada merek Mercedez yang menunjukkan nilai produsen dengan kinerja tinggi dan bergengsi.

4. Budaya

Bukan hanya nilai, merek juga dapat menunjukkan budaya tertentu seperti pada merek Mercedez yang mencerminkan budaya Jerman yaitu terorganisasi dengan baik dan juga bermutu tinggi.

5. Kepribadian

Merek juga menunjukkan karakter tersendiri, misalnya merek Mercedez yang menunjukkan karakter pemimpin yang berpikiran logis.

6. Pemakai

Di sini merek dapat menggambarkan siapa pemakai merek tersebut, seperti pada merek Mercedez yang digunakan oleh masyarakat kelas atas seperti pejabat dan pengusaha.

Karena merek menunjukkan perbedaan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, maka merek harus terdiri dari tiga aspek yaitu:

1. Menunjukkan apa produk yang dijual secara umum.

2. Menggambarkan apa yang dijalankan oleh perusahaan.

3. Menunjukkan profil perusahaan.

Setidaknya tiga hal di atas harus ada dalam merek Anda karena keberadaannya yang dapat mendatangkan keuntungan jika dikelola dengan baik.

merek dagang terdaftar

Tujuan merek

Merek memberikan janji kepada konsumen yang menghasilkan kepercayaan, harapan dan konsistensi. Adanya merek mampu menghasilkan loyalitas atau kesetiaan pelanggan sehingga hubungan antara penjual dan pembeli akan terjalin dengan baik.

Dalam hal pengambilan keputusan, merek juga sangat berperan sehingga dapat menghasilkan loyalitas dan rekomendasi produk yang dapat meningkatkan penjualan.

Berikut ini tujuan umum adanya merek yang perlu diketahui.

1. Merek berperan sebagai pengendali pasar.

2. Merek dijadikan sebagai alat promosi yang dapat menarik konsumen.

3. Merek memberikan jaminan kualitas produk, prestise dan keyakinan pada produk sehingga berpengaruh terhadap citra produk dan perusahaan.

4. Segmentasi pasar oleh penjual menjadi lebih mudah dengan merek.

5. Merek menjadi identitas pembeda yang memudahkan konsumen dalam hal perolehan produk sejenis di pasaran.

6. Dengan adanya merek akan mempermudah pengenalan produk baru kepada konsumen dan mempertahankan loyalitas konsumen lama.

7. Merek mampu melindungi produk secara hukum dengan melakukan pendaftaran brand kepada pihak terkait yaitu Dirjen KI.

8. Inovasi produk dapat meningkat sehingga semakin terhindar dari tindak plagarisme oleh kompetitor.

9. Konsumen dapat dengan mudah mengetahui kualitas produk sehingga proses perolehan produk akan lebih efektif.

Jika konsumen belum mengetahui kualitas produk maka konsumen akan mencari tahu kualitas dan manfaat produk sehingga akan menghambat proses pembelian.

Identitas pembeda yang ada pada merek dapat memudahkan konsumen dalam mengenali dan mengingat produk sehingga berdampak pada penjualan produk yang pasti akan meningkat.

simbol merek dagang

Apa itu merek dagang dan kegunaannya

Merek dagang merupakan identitas pembeda yang memudahkan proses identifikasi produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh sesorang atau perusahaan.

Mulanya, seorang pencipta atau penulis membubuhkan tanda tangannya pada sebuah karya seni. Tanda tersebut kemudian masuk dalam sistem pendaftaran brand atau merek hingga saat ini.

Dengan sistem ini, konsumen akan sangat terbantu ketika ingin membeli suatu produk, karena kualitas dan mereknya sudah jelas.

Pengurusan daftar merek ini dapat dilakukan melalui konsultan HKI terdaftar, tanpa harus mendatangi Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Merek dagang yang telah terdaftar akan berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang atau diperbarui melalui proses pengajuan perpanjangan merek sepanjang merek masih dipergunakan dalam perdagangan.

Selain itu, pemilik merek juga akan mendapat hak eksklusif untuk menggunakan sendiri merek tersebut atau melisensikannya kepada pihak lain.

Perlindungan merek ini membawa banyak manfaat salah satunya motivasi di dunia usaha makin bertambah sehingga mendatangkan banyak keuntungan secara finansial.

Di samping itu, merek dagang yang terlindungi akan menghindarkan bisnis dari persaingan tidak sehat seperti terjadinya berbagai kecurangan termasuk pemalsuan dan plagiarisme.

Para pebisnis baru juga akan termotivasi dengan adanya sistem pendaftaran sehingga dapat memaksimalkan perdagangan internasional.

biaya daftar merek dagang

Contoh merek dagang

Ada berbagai macam merek dilihat dari bentuknya, seperti merek huruf, angka, nama dan sebagainya. Berikut ini jenis dan bentuk merek beserta contohnya.

1. Merek angka

Merek angka merupakan merek yang menggunakan angka-angka sebagai tanda pembeda dengan produk sejenis lainnya, seperti contoh di bawah ini.

1. Kartu perdana 3

Unit bisnis PT Hutchinson ini termasuk golongan operator kecil. Saat ini Hutchison 3 Indonesia berada di posisi keempat sebagai operator terbesar berdasarkan jumlah pelanggan.
Meski begtu, 3 (Tri) telah memiliki 21 juta pelanggan dan menguasai pangsa pasar hingga 10%.

2. Teh 999

Teh yang diproduksi di Pekalongan ini menggunakan 3 angka dalam mereknya sebagai tanda pembeda.

3. Salep 88

Salep gatal produksi PT Meccaya dengan no. BPOM No :DBL 811 440 023 0A1 ini sangat dipercaya masyarakat berkat manfaat dan khasiatnya.

4. Djarum 76

PT Djarum adalah produsen rokok yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah ini diberi nama 76 karena didirikan pada tahun 1976.

Produknya dijual dalam kemasan yang direnggangkan, dua rokok lebar dan sepuluh rokok panjang. Sedangkan batang rokoknya sendiri digulung dengan kertas berwarna putih.

5. Dji Sam Soe 234

Merek rokok ini juga menggunakan angka sebagai mereknya. Produk dari Dji Sam Soe terbukti mampu bertahan hingga hampir satu abad dengan nama merek tersebut.

2. Merek huruf

Merek huruf merupakan merek yang menggunakan rangkaian huruf yang tidak memiliki arti sebagai daya pembeda pada produk. Di bawah ini contoh merek berupa huruf:

1. SGM

Susu formula bayi produksi PT Sari Husada tbk sejak tahun 1965 ini sudah banyak dikonsumsi bayi hingga anak-anak usia 5 tahun di Indonesia.

2. CDR

Suplemen makanan dari PT Bayer ini banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

3. YSS

Merek shock buatan PT Mitra Lestari Motorindo ini juga menggunakan rangkaian huruf sebagai nama mereknya.

3. Merek kata

Merek kata adalah merek yang menggunakan kata atau susunan kata yang memiliki arti sebagai pembeda pada produknya.

1. Kapal Api

Merek kopi legendaris ini merupakan produksi PT. Santos Jaya Abadi. Perusahaan tersebut beralamat di Jalan Gilang, Sidoarjo.

Saat ini perusahaan tersebut telah memproduksi merek kopi lain yang juga sukses di pasaran, seperti Good Day dan ABC.

2. Panasonic

Merek elektronik asal Jepang ini diproduksi oleh perusahaan yang pertama kali didirikan oleh Konosuke Matsushita. Barang yang pertama kali diproduksi adalah lampu dupleks.

Kemudian tahun 1927, perusahaan memproduksi lampu sepeda dan saat ini telah menjadi produsen alat elektronik terbesar di Jepang bahkan di negara lain termasuk Indonesia.

3. La Tulip

Merek kosmetik terkenal ini diproduksi oleh PT Rembeka, Surabaya. Merek ini sudah banyak dipercaya kaum hawa sebagai produk kosmetik unggulan dengan hasil nyata dan aman tentunya.

prosedur daftar merek dagang

4. Merek warna

Merek warna ini menggunakan susunan warna sebagai pembeda dengan produk lainnya. Contohnya antara lain:

1. Yamaha

Salah satu merek sepeda motor yang pabriknya mulai beroperasi di Indonesia sejak 1969 ini menggunakan warna merah dan silver sebagai warna mereknya.

2. Satelindo

Pelopor teknologi GSM pertama di Indonesia ini memiliki warna merek merah, hitam dan abu-abu.

3. Rip Curl

Merek produk fashion ini juga menggunakan warna sebagai mereknya. Doug Wabrick dan Brian Singer, selaku pendiri Rip Curl memilih warna merah sebagai warna mereknya.

5. Merek gambar

Merek berupa gambar berarti menggunakan gambar sebagai pembeda pada produk yang dipasarkan, seperti contoh berikut ini.

1. Nike

Merek sepatu ternama dan berkualitas ini menggunakan gambar berupa tanda cek list pada mereknya.

2. Apple

Merek produk teknologi ini menggunakan gambar buah apel dengan bekas gigitan pada salah satu sisinya.

3. Dreambirds

Merek produk fashion satu ini juga menggunakan gambar sebagai mereknya yaitu gambar kepala burung hantu.

6. Merek nama

Merek ini menggunakan nama pembuat atau pemilik maupun pembuatnya yang tidak memiliki arti tertentu. Contoh merek nama antara lain:

1. Indomie

Merek mie instan favorit sejuta umat ini menggunakan kata Indomie sebagai merek dan tidak memiliki arti sehingga merek tersebut dianggap sebagai merek berupa nama.

2. Pantene

Merek produk shampo terlaris ini menggunakan merek berupa nama karena kata Pantene tidak memiliki arti apapun. Itulah beberapa bentuk merek dagang yang umum digunakan.

Pengertian merek

Cara membuat merek yang tepat

Merek yang tepat dapat membawa bisnis menuju kesuksesan. Sebaliknya, jika Anda tidak tepat dalam memilih merek maka akan berdampak negaif terhadap bisnis Anda.

Berikut ini cara-cara untuk membuat merek yang tepat agar merek dapat memberi keuntungan bagi Anda.

1. Hindari merek yang tidak bisa didaftarkan

Percuma jika Anda memiliki merek namun tidak dapat didaftarkan. Anda harus mengganti merek tersebut agar dapat didaftarkan dan memperoleh perlindungan. Padahal bisnis sudah berjalan selama bertahun-tahun.

Maka dari itu disarankan agar membuat merek terlebih dahulu sebelum menjalankan bisnis karena jika merek bermasalah maka harus mengulang branding dengan merek baru lagi.

Merek yang tidak didaftarkan merupakan merek yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, agama dan kesusilaan. Di samping itu, merek juga tidak boleh memiliki kesamaan dengan merek terdaftar yang telah ada.

Berikut ini beberapa cara membuat merek dagang yang tepat sehingga dapat didaftarkan.

2. Hindari kata deskriptif

Kata deskriptif merupakan kata-kata yang menggambarkan kualitas produk yang diperdagangkan.

Misalnya merek “susu segar” untuk jenis barang susu tidak dapat didaftarkan karena mengandung kata deskriptif dan jenis barang yang dijual yaitu susu dan segar.

3. Hindari nama merek yang membingungkan

Merek yang membingungkan artinya memiliki kemiripan dengan merek lain sehingga akan menimbulkan kerancuan dalam masyarakat.

Misalnya merek “Gulu” mirip dengan merek “Gulue” pada jenis barang yang sama maka ini akan membingungkan konsumen dan tidak dapat didaftarkan karena mirip dengan merek yang sudah terdaftar pada kelas yang sama.

4. Hindari penggunaan nama keluarga

Misalnya pada merek “Sitohang Resto” menggunakan kata “Sitohang” yaitu salah satu nama keluarga suku Batak. Biasanya merek dengan nama keluarga tidak dapat didaftarkan, apalagi juga menunjukkan jenis usaha yang dijalankan.

Ekuitas merek

5. Hindari penggunaan kata umum

Kata umum atau general merupakan kata yang biasa digunakan oleh semua orang, misalnya enak, murah, premium dan lain sebagainya. Kata umum ini boleh digunakan asalkan tidak berdiri sendiri.

Anda bisa menggabungkannya dengan kata unik agar merek dapat didaftarkan, misalnya merek “Rojo Lele Enak” untuk produk beras.

Meski demikian, ada baiknya Anda gunakan nama merek unik yang tidak mengandung kata umum agar punya daya pembeda yang kuat.

6. Hindari menggunakan akronim

Akronim merupakan kependekan berupa gabungan huruf dan suku kata dari frasa yang ditulis, seperti PMI (Palang Merah Indonesia), ICW (Indonesia Corruption Watch) dan lain-lain.

Penggunaan akronim pada merek akan membuat merek sulit diingat oleh konsumen, apalagi akronim 3 huruf. Selain akronim 3 huruf, hindari juga penggunaan angka pada merek karena juga sulit diingat konsumen.

7. Gunakan kata yang ditemukan

Kata yang ditemukan maksudnya adalah Anda menciptakan merek sendiri berdasarkan nama jenis barang, misalnya merek Microsoft diciptakan dengan cara menggabungkan kata “microcomputer” dan “software”.

Selain Microsoft, ada juga merek Exxon, Kodak, Spandex, Viagra dan sebagainya.

8. Gunakan nama hewan atau tumbuhan

Nama hewan dan tumbuhan bisa jadi pilihan untuk membuat merek yang unik namun tidak membingungkan.

Sebagai contoh merek raksasa teknologi Apple yang menggunakan nama buah apel dalam bahasa Inggris untuk produk teknologi produksinya. Ini diperbolehkan karena Apple tidak menunjukkan jenis barang yang dijual.

Berbeda jika Anda memilih merek Apple untuk jenis barang buah apel segar, tentu tidak dapat didaftarkan tanpa dikombinasikan dengan kata unik.

Itulah cara membuat merek yang tepat agar proses pendaftaran tidak terhambat dan usaha berjalan lancar.

Enam tingkat pengertian merek

Merek yang tidak dapat dilindungi

Sebelumnya telah disebutkan cara membuat merek yang tepat agar dapat didaftarkan, berikut ini kami jelaskan kriteria merek dagang yang tidak dapat didaftarkan dan dilindungi.

1. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, agama dan kesusilaan

Misalnya merek Budha Bar ditolak pendaftarannya karena bertentangan dengan agama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Memiliki persamaan pada pokok atau keseluruhannya dengan merek lain

Merek yang akan didaftarkan tidak boleh memiliki persamaan dengan merek lain. Merek lain yang dimaksud adalah merek terkenal dan merek pihak lain yang telah terdaftar.

3. Menunjukkan jenis barang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika merek Apple tidak bisa didaftarkan untuk jenis barang buah apel, namun bisa untuk jenis barang teknologi.

4. Memiliki persamaan dengan indikasi geografis

Indikasi geografis merupakan tanda yang menunjukkan daerah asal barang karena faktor alam, manusia dan gabungan keduanya.

Sebagai contoh indikasi geografis Kopi Gayo, jika ada nama merek Kopi Gayo Enak, maka dapat ditolak pendaftarannya.

5. Menggunakan tanda milik umum

Tanda milik umum seperti palang merah dan tengkorak. Tanda ini tidak bisa dijadikan merek dan juga logo merek karena telah menjadi milik umum.

6. Menggunakan nama orang terkenal dan lambang institusi tertentu

Merek tidak boleh menggunakan nama orang terkenal, lambang, cap, bendera dan emblem negara atau institusi tertentu, kecuali ada perjanjian tertulis antara kedua pihak.

Sebagai contoh merek Larutan Cap Kaki 3 menggunakan lambang negara Isle of Man sebagai mereknya yang kemudian ditolak pendaftarannya oleh Dirjen.

Kriteria di atas perlu Anda pahami sebelum mendaftarkan merek agar terhindar dari penolakan yang dapat menghambat bisnis Anda.

Tujuan merek

Cara mendaftarkan merek dagang

Cara mudah untuk memperoleh perlindungan merek adalah mendaftar melalui Patendo. Kami membantu mendaftarkan merek dari berbagai wilayah di Indonesia secara online.

Langkah pertama adalah menelusuri ketersediaan merek yang akan didaftarkan. Cara ini hanya bisa dilakukan oleh konsultan HKI terdaftar seperti Patendo.

Jika merek belum ada yang memiliki maka selanjutnya Anda perlu menyiapkan dokumen persyaratan pendaftaran. Apa saja?

1. Formulir permohonan pendaftaran.

2. Identitas pemohon (KTP/paspor).

3. KTP/paspor direktur, jika mendaftar atas nama perusahaan.

4. NPWP perusahaan, jika mendaftar atas nama perusahaan.

5. Surat pernyataan kepemilikan merek.

6. Surat kuasa.

7. Logo merek.

8. Bukti pembayaran.

Khusus untuk formulir, surat pernyataan kepemilikan merek dan surat kuasa akan dibuatkan oleh konsultan. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot dan menghabiskan tenaga untuk mengurus pendaftaran.

merek huruf

Manfaat melindungi merek dagang

Jika merek sudah terlindungi dan terdaftar, Anda tidak perlu lagi was-was dengan adanya pemalsuan dan kecurangan lainnya. Berikut ini beberapa manfaat yang akan didapat setelah merek terlindungi.

1. Menambah nilai perusahaan

Dengan merek terdaftar, aset perusahaan akan bertambah. Para investor akan dengan mudah menanam modal di perusahaan Anda.

Dengan begitu, merek terdaftar juga bisa jadi penyelamat saat terjadi hal yang tidak diinginkan pada bisnis Anda.

2. Memperoleh perlindungan

Merek dagang terdaftar sudah pasti memiliki perlindungan hukum yang jelas dan kuat sesuai undang-undang yang berlaku. Apabila ada pihak lain yang meniru atau memalsukan merek Anda, maka bisa diperkarakan ke pengadilan.

Sebaliknya, jika merek Anda belum terdaftar maka pihak lain dapat menuntut Anda jika terbukti ada kemiripan atau kesamaan dengan merek yang telah terdaftar.

3. Citra perusahaan dan loyalitas konsumen meningkat

Apabila merek tidak didaftarkan, kepercayaan konsumen akan cenderung rendah sehingga berpengaruh juga terhadap citra perusahaan. Sedangkan merek yang telah terdaftar cenderung membuat konsumen lebih percaya dan loyal.

Di samping itu, merek yang belum terdaftar akan rawan ditiru atau dipalsukan sehingga berpengaruh pada citra perusahaan. Apalagi jika produk tiruan tersebut berkualitas jauh di bawah produk aslinya.

4. Terhindar dari tindak plagiarisme

Penjiplakan atau plagiarisme ini paling sering terjadi di dunia bisnis akibat merek yang belum terdaftar. Dengan merek dagang terdaftar maka Anda akan terhindar dari tindak kecurangan yang merugikan tersebut.

Anda bisa menuntut merek-merek jiplakan yang beredar di pasaran karena dianggap telah merugikan perusahaan dan konsumen. Dalam hal ini konsumen juga dirugikan karena timbul kerancuan dan kebingungan saat akan membeli produk.

5. Memungkinkan bisnis waralaba

Peluang bisnis waralaba atau franchise sangat terbuka bagi merek terdaftar. Bagaimana mungkin partner bisnis Anda bersedia membeli franchise dari merek yang tidak terdaftar?

Maka dari itu, merek terdaftar sangat berperan besar bagi perkembangan bisnis Anda. Dengan bisnis waralaba, otomatis pendapatan akan meningkat dan merek akan semakin populer karena tersebar di berbagai wilayah.

Itulah keuntungan yang akan didapat dengan mendaftarkan merek dagang yang Anda miliki.
Jangan ragu untuk segera melindungi merek agar segala manfaat di atas dapat Anda rasakan. Hubungi Patendo sekarang juga untuk membantu Anda memperoleh perlindungan merek.

Bagikan :

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of