021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Tata Cara Pendaftaran Merek

Tata cara pendaftaran merek yang sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia. Kami konsultan HKI Terdaftar Patendo siap memantu Anda dalam pendaftaran merek dagang, pendaftaran merek dagang dengan cara mudah serta biaya terjangkau.

Merek atau dikenal juga dengan brand merupakan bentuk perlindungan dari kepemilikan. Merek dapat berupa barang atau jasa apapun yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Merek dapat menjadi nama atau karakteristik dari produk yang digunakan.

tata cara pendaftaran merek

Sehingga setiap produk yang dihasilkan harus mempunyai merek tersendiri dengan mengikuti tata cara pendaftaran merek sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Saat orang baru pertama kali membeli suatu barang, pasti yang pertama dilihat adalah merek atau brand karena merek merupakan penanda atau identitas dari sebuah produk yang diperjualbelikan dalam perdagangan.

Merek juga sangat penting untuk mewakili reputasi baik untuk produk tersebut maupun bagi pemiliknya. Merek penting dalam proses pemasaran suatu produk.

tata cara pendaftaran merek dagang

PP Tata Cara Pendaftaran Merek

Merek mempunyai hak untuk memberikan perlindungan HKI secara ekslusif bagi pemiliknya.

Sehingga merek harus melalui proses pendaftaran dahulu untuk memperoleh hak merek sehingga tidak ada orang yang menyamai atau menggunakan merek Anda tersebut karena saat ini banyak usaha yang bergerak di bidang yang sama.

Dalam sebuah tata cara pendaftaran merek ini terdapat tiga peraturan pemerintah yang mengatur mengenai merek dan semua yang berkaitan dengan merek, termasuk syarat dan tata cara untuk melakukan proses pendaftaran merek.

Dengan ketiga pp tentang pendaftaran merek tersebut dapat menjadi pedoman bagi Anda saat ingin mendaftarkan merek Anda.

1. PP No. 32 Tahun 1995

Peraturan pemerintah ini mengenai Komisi Banding Merek, Tugas, Wewenang, dan Susunan Organisasi. Di mana pada bagian pertama membahas mengenai tugas dan wewenang Komisi Banding.

Komisi Banding mempunyai tugas dan wewenang untuk memeriksa serta memberikan keputusan untuk permintaan banding terhadap penolakan pendaftaran merek.

Komisi Banding bersifat mandiri dan harus bekerja sesuai dengan keahliannya. Dalam susunan organisasinya, Komisi Banding diketuai oleh Ketua yang juga merangkap sebagai anggota secara tetap.

Di mana anggota dari Komisi Banding itu sendiri yaitu 3 orang atau dalam jumlah ganjil. Dalam peraturan ini dijelaskan mengenai tata cara pendaftaran banding dengan benar.

Komisi banding harus mempunyai pengetahuan, pemahaman dan keahlian di bidang merek dan bidang lain yang diperlukan dalam pendaftaran merek. Komisi banding juga melakukan pemeriksaan terhadap merek yang didaftarkan.

Pemeriksaan merek tersebut dilakukan di kantor merek. Dari proses tersebut selanjutnya, merek Anda akan diproses apakah diterima atau akan ditolak.

Tata cara pendaftaran merek untuk mengajukan permintaan banding adalah sebagai berikut:

a. Banding dapat diajukan oleh orang atau badan hukum yang mengajukan permintaan pendaftaran merek produk namun ditolak oleh kantor merek karena alasan yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

b. Permintaan banding diajukan melalui kuasa maka harus dilengkapi dengan surat kuasa khusus.

c. Permintaan banding dalam bahasa Indonesia dan tertulis kepada Komisi Banding dengan tembusan untuk pimpinan kantor merek.

d. Permintaan banding diajukan minimal 3 bulan dari hitungan tanggal penerimaan surat penolakan pendaftaran merek.

e. Permintaan banding disampaikan dengan langsung ke kantor merek atau dapat juga di kirim melalui jasa pos.

2. PP No. 24 Tahun 1993

Peraturan pemerintah mengenai merek selanjutnya adalah PP No. 24 tahun 1993. Peraturan tersebut membahas mengenai Kelas Barang atau Jasa bagi pendaftaran merek Presiden Republik Indonesia.

Peraturan tersebut menjelaskan Undang-undang tentang Merek yaitu UU No. 19 Tahun 1992. Di mana merek merupakan barang atau jasa yang dapat dimintakan pendaftaran sesuai dengan kelas yang ditentukan dalam peraturan pemerintah.

Peraturan ini membahas mengenai permintaan pendaftaran barang atau jasa untuk satu kelas. Namun dalam pendaftaran tersebut dibutuhkan lebih dari satu kelas, sehingga setiap kelas harus diajukan permintaan secara terpisah.

Dalam setiap permintaan pendaftaran harus disebutkan jenis barang atau jasa yang diinginkan dalam kelas yang bersangkutan tersebut.

3. Undang-Undang No. 20 Tahun 2016

Selain peraturan pemerintah, undang-undang juga mengatur mengenai merek dan indikasi geografis. Merek merupakan tanda berupa logo, gambar, kata, huruf, nama, angka, susunan warna yang dibentuk dalam 2 dimensi atau 3 dimensi.

Bisa juga berupa hologram, suara atau kombinasi yang lebih dari satu unsur sehingga dapat membedakan antara barang satu dengan yang lain yang diproduksi oleh sebuah perusahaan atau badan atau individu.

tata cara pendaftaran merek cafe

Merek dagang merupakan merek pada barang yang digunakan untuk berdagang atau berwirausaha yang dibuat atau diciptakan oleh seseorang atau badan hukum.

Merek tersebut bisa dibuat secara pribadi atau bersama-sama sesuai dengan perusahaan yang bersangkutan. Dengan adanya tata cara pendaftaran merek tersebut dapat membedakan barang satu dengan barang lainnya.

Merek jasa merupakan merek yang digunakan pada suatu jasa yang disediakan oleh seseorang atau perusahaan secara bersama-sama dan dapat membedakan antara satu dengan jasa lainnya yang juga disediakan oleh perusahaan yang bersangkutan. Jasa dapat berupa berbagai macam bentuk, baik itu profesi maupun tenaga ahli.

Merek kolektif merupakan merek pada barang atau jasa yang digunakan oleh perusahaan atau yang membuka usaha dengan karakteristik yang sama baik itu sifat, mutu barang atau jasa, ciri secara umum.

Serta berbagai hal terkait dengan pengawasan yang akan dijual atau diperdagangkan oleh seseorang dan badan atau perusahaan tertentu secara bersama-sama dan dapat membedakan antara barang atau jasa dengan yang lainnya.

Selanjutnya dalam undang-undang tersebut juga menjelaskan mengenai hak atas merek yang merupakan hal ekslusif yang telah diberikan oleh negara pada pemilik atau pencipta dari merek tersebut untuk jangka waktu yang telah ditentukan untuk menggunakan merek tersebut atau dapat juga memberikannya pada pihak lain.

1. Pemohonan Pendaftaran Merek Satu Kelas Barang atau Jasa.

Untuk tata cara pendaftaran merek sesuai dengan peraturan ini adalah pertama harus memenuhi syarat dan tata cara yang berlaku. Di mana permohonan pendaftaran merek secara elektronik atau dapat juga secara non elektronik diajukan oleh kuasa atau pemohon pada Dirjen HKI dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Dalam permohonan tersebut harus mencantumkan tanggal, bulan, serta tahun permohonan yang diajukan dan dilengkapi juga dengan nama lengkap sesuai dengan yang tertera di Kartu Tanda Penduduk, alamat lengkap pemohon, dan kewarganegaraan.

Lalu dilengkapi juga dengan nama lengkap dan alamat dari kuasa jika permohonan pendaftaran merek tersebut diajukan oleh kuasa yang sudah dipercaya.

Jika pendaftaran merek tersebut menggunakan unsur warna, maka cantumkan juga nama negara dan tanggal permintaan dari merek pertama kali dalam permohonan merek tersebut.

Serta barang atau jasa yang akan diajukan pendaftaran tersebut sudah dikategorikan ke dalam daftar barang atau jasa kelas berapa sesuai dengan jenis barang yang dijual dan peraturan yang berlaku.

Dalam tata cara pendaftaran merek, setelah melengkapi data diri tersebut, permohonan pendaftaran merek tersebut harus ditandatangani oleh kuasa atau pemohon.

Serta dilengkapi juga dengan lampiran berupa label merek, dan juga bukti dari pembayaran yang telah dilakukan sesuai dengan kelas dari barang atau jasa yang didaftarkan tersebut.

Merek yang didaftarkan dapat berupa bentuk 3 dimensi yaitu label merek dengan karakteristik dari merek yang diajukan tersebut. Sedangkan merek 3 dimensi tersebut dapat berupa label merek dalam bentuk notasi atau rekaman.

Permohonan merek juga wajib melampirkan surat pernyataan kepemilikan merek yang akan diajukan perdaftaran merek tersebut sehingga tidak bisa diambil oleh pihak lain.

2. Permohonan Pendaftaran Merek Lebih dari 1 Kelas Barang atau Jasa.

Dalam tata cara pendaftaran merek, bagi Anda yang mempunyai merek lebih dari satu kelas barang atau jasa, maka Anda harus mengajukan permohonan pendaftaran merek tersebut dalam satu permohonan.

Di mana pemohon harus menyebutkan jenis barang atau jasa yang dimasukan dalam kelas sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dijelaskan juga untuk tata cara pendaftaran merek.

Permohonan pendaftaran untuk merek dan hak prioritas juga diatur dalam peraturan tersebut.

Permohonan yang menggunakan hak prioritas harus diajukan sesuai dengan waktu paling lama enam bulan dan terhitung sejak tanggal dari penerimaan pendaftaran merek pertama kali yang diterima anggota Konvensi Paris mengenai Perlindungan Kekayaan Industri.

Selain itu, pemohon juga harus mematuhi ketentuan sesuai dengan maksud yaitu pemohon yang menggunakan hak prioritas harus melengkapi bukti penerimaan dari permohonan pendaftaran merek yang pertama.

Bukti tersebut wajib diterjemahkan juga dalam bahasa Indonesia serta sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan yaitu paling lama 3 bulan.

tata cara pendaftaran merek online

Tata Cara Pendaftaran Merek Dagang Online

Dagang secara online merupakan salah satu usaha yang dilakukan dengan menggunakan media sosial dan tidak dilakukan secara tatap muka atau tidak langsung. Saat ini banyak orang yang lebih memilih bisnis atau dagang secara online karena lebih mudah, cepat dan juga tidak memerlukan modal yang tidak besar.

Dalam sebuah perdagangan, pasti dibutuhkan sebuah label atau merek sesuai dengan produk yang dijual atau diperdagangkan. Merek tersebut tentu perlu untuk didaftarkan.

Lantas bagaimana tata cara pendaftaran merek? Untuk tata cara pendaftaran merek tersebut sudah dijelaskan oleh peraturan pemerintah dan juga undang-undang sehingga untuk memberikan label terhadap produk Anda secara resmi harus dengan mendaftarkan kepada pihak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sistem konstitutif dalam pendaftaran merek menyebutkan bahwa yang berhak atas suatu merek adalah pihak yang lebih dulu telah mendaftarkan mereknya (first to file). Keuntungan dari digunakannya prinsip “first to file” dalam pendaftaran merek yaitu adanya kepastian hukum bagi pemilik merek.

Sebelum melakukan pendaftaran merek dagang, ada beberapa hal yang sangat penting yang harus diperhatikan yaitu syarat dan prosedur pendaftaran merek agar permohonan pendaftaran merek Anda tidak ditolak oleh pihak yang terkait.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam mengajukan permohonan pendaftaran hak merek online sebagai berikut:

1. Lengkap persyaratan pengajuan permohonan pendaftaran merek dagang.

Anda harus melengkapi semua berkas mengenai data diri dan indentitas dengan benar sesuai dengan yang tertera dalam Kartu Tanda Penduduk. Untuk menyiapkan berkas pendaftaran merek dagang tersebut Anda dapat menyiapkan:

a. Pemohon.

Untuk pemohon bisa berupa perusahaan atau perorangan yang mempunyai merek dagang tersebut untuk mengisi nama, alamat, dan juga kewarganegaraan.

b. 30 contoh merek.

Selanjutnya, Anda harus menyiapkan contoh dari merek dagang Anda tersebut sebanyak 30 buah dengan ukuran maksimal 9 x 9 cm dan ukuran minimal 2 x 2 cm. Contoh merek tersebut sebagai bukti kepemilikan merek Anda secara original.

Khusus pendaftaran merek 3 dimensi, label merek dilampirkan dalam bentuk karakteristik dari merek tersebut. Sedangkan terhadap merek berupa suara, maka label merek yang dilampirkan berupa notasi dan rekaman suara.

c. Daftar barang dan jasa.

Lalu, Anda juga harus menyiapkan daftar dari barang atau jasa yang akan diberi merek dagang sesuai dengan kelas barang atau jasa tersebut. Untuk kelas barang dan jasa dapat dilihat pada peraturan pemerintah.

d. Surat Pernyataan Kepemilikan.

Surat Pernyataan Kepemilikan merupakan hal yang paling penting untuk memberikan label bahwa merek tersebut memang milik Anda dan tidak boleh diambil atau digandakan oleh orang lain baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

e. Surat Kuasa.

Jika Anda tidak bisa mengajukan pendaftaran merek secara langsung, Anda dapat menggunakan kuasa sesuai dengan tata cara pendaftaran merek yang sudah ditentukan.

Di mana yang paling penting adalah harus membuat surat kuasa yang berisi bahwa benar orang yang bersangkutan diberi tugas oleh Anda untuk mengurus pendaftaran merek dagang Anda.

f. Berkas identitas.

Selanjutnya adalah menyiapkan identitas meliputi fotokopi KTP dari pemohon dan juga fotokopi NPWP jika yang mengajukan pendaftaran merek tersebut oleh perusahaan atau badan atau kelompok.

2. Prosedur dan Tata Cara Pendaftaran Merek.

Untuk cara pendaftaran merek secara online ini terbagi menjadi dua yaitu pengajuan merek oleh pemohon secara langsung serta melalui proses yang dilakukan oleh Dirjen HKI untuk proses verifikasi.

Di mana proses ini dilakukan oleh Anda sendiri selaku pemohon yang mengajukan pendaftaran merek dagang sesuai dengan ketentuan.

Selanjutnya, pemohon harus mengisi semua data atau berkas pendaftaran merek dengan melengkapi syarat yang sudah ditentukan. Terdapat syarat pendaftaran merek UKM yang harus dipenuhi pada saat mengajukan permohonan pendaftaran merek khusus UKM yaitu surat keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah.

Syarat lainnya yang harus dilengkapi yaitu surat kuasa khusus jika pemohon tidak dapat melakukan pendaftaran sendiri. Etiket merek, bukti pembayaran pendaftaran merek serta bukti penerimaan permintaan untuk pendaftaran merek tersebut.

Lalu setelah semua persyaratan sudah diterima, maka Dirjen HKI akan memeriksa pendaftaran merek tersebut sampai terbit sertifikasi untuk merek dagang Anda.

3. Pemeriksaan Formalitas.

Tata cara pendaftaran merek selanjutnya adalah pemeriksaan formalitas. Pemeriksaan formalitas pertama ini merupakan proses diperiksanya kelengkapan untuk registrasi merek yang disudah ditentukan dan pastikan Anda mempunyai sertifikat pertama.

Anda juga harus mengisi semua persyaratan yang sudah ditentukan dalam undang-undang.

4. Pemeriksaan Substantif.

Setelah Anda melakukan pemeriksaan formalitas, Anda juga harus melakukan pemeriksaan substantif. Pemeriksaan substantif ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan dalam jangka waktu satu bulan dan dihitung sejak tanggal penerimaan dari permohonan pendaftaran atau registrasi merek yang telah dilakukan dan diterima oleh Dirjen HKI.

Selanjutnya, pemeriksaan substantif tersebut dilakukan oleh pihak terkait sesuai dengan yang sudah ditentukan dalam peraturan. Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam jangka waktu paling lama atau maksimal sembilan bulan sehingga Anda dapat melakukan langkah tata cara pendaftaran merek berikutnya.

5. Pengajuan Keberatan.

Selama proses pendaftaran merek tersebut pasti terdapat sesuatu yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan Anda, sehingga Anda dapat mengajukan banding atau keberatan mengenai hal tersebut. Untuk syarat, tata cara dan proses banding sendiri sudah dijelaskan dalam peraturan pemerintah.

Untuk pengajuan banding atau keberatan pendaftaran merek ini dilakukan setelah disetujui. Setelah 10 hari Dirjen HKI akan mengumumkan permohonan Anda dalam Berita Resmi Merek sehingga tidak ada pihak yang ingin berbuat tidak baik atau negatif.

Pengumuman tersebut akan berlangsung selama tiga bulan sehingga Anda harus selalau mengecek dengan rutin.

Jika Anda atau pemohon merasa keberatan dengan pengumuman atau hal lain yang berkaitan dengan pendaftaran merek tersebut, Anda dapat mengajukan banding atau keberatan secara tertulis kepada Dirjen HKI. Proses banding tersebut paling lama selama dua bulan dan terhitung sejak tanggal penerimaan.

6. Pemeriksaan Kembali.

Tata cara pendaftaran merek selanjutnya adalah pemeriksaan kembali semua proses yang telah dilakukan. Jika Anda mengajukan keberatan atau banding, maka Dirjen HKI tersebut akan menggunakan banding sebagai pertimbangan untuk dapat mengadakan pemeriksaan kembali semua proses yang telah dilakukan.

Pemeriksaan ini diselesaikan dalam jangka waktu dua bulan dan terhitung setelah pengumuman. Jika pendaftaran Anda lancar dan tidak ada masalah, Anda akan mendapatkan sertifikat merek dari Dirjen HKI sebagai pemohon atau kuasa selama jangka waktu paing lama 30 hari terhitung sejak tanggal permohonan disetujui.

tata cara pendaftaran merek toko

Daftar Kelas Barang dan Jasa

Setelah Anda mengenal mengenai tata cara pendaftaran merek sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan. Anda juga harus mengetahui daftar kelas dalam pendaftaran merek sesuai dengan produk yang disediakan. Untuk daftar kelas barang atau jasa tersebut sangat banyak dan dapat disesuaikan dengan produk yang Anda buat.

Peraturan Pemerintah tentang kelas barang atau jasa bagi pendaftaran merek meliputi:

1. Kelas 1

Kelas 1 meliputi bahan kimia yang biasa digunakan dalam dunia industri, fotografi, ilmu pengetahuan dan dalam sektor pertanian, pekebunan, dan kehutanan. Bahan kimia tersebut merupakan damar tiruan yang tidak boleh diolah baik itu plastik, pupuk, bahan pemadam api, pematri, zat pengawet makanan, zat perekat dan bahan pelunak.

Barang yang masuk dalam kelas 1 ini banyak digunakan oleh gedung Rumah Sakit atau tempat pendidikan sehingga barang tersebut berkaitan dengan alat medis dan juga berbagai sektor pertanian, pekebunan dan sebagainya serta menyangkut bahan kimia baik yang berbahaya maupun tidak.

2. Kelas 2

Barang kelas 2 meliputi bahan pernis, lak, bahan pencegah pelapukan kayu, pencegah karat, pewarna, pengering, bahan mentah dan damar alam dalam bentuk bubuk atau lembaran yang digunakan untuk pelukis, dekor, pencetak dan seniman. Biasanya daftar kelas ini digunakan untuk berbagai industri terutama perusahaan mebel atau yang berkaitan dengan bahan bangunan.

Bagi Anda yang mempunyai produk berupa peralatan untuk industri kayu dan sebagainya, Anda dapat mendaftarkan barang tersebut ke kelas 2 karena kelas 2 ini meliputi semua peralatan dan sebagainya dan disesuaikan dengan produk yang Anda hasilkan atau Anda jual belikan.

3. Kelas 3

Barang yang masuk di kelas 3 ini meliputi bahan pemutih, bahan pengkilat, bahan penggosok, pembuang lemak, seperti sabun, wangian, kosmetik, perbersih rambut dan sebagainya. Untuk kelas 3 ini banyak digunakan untuk keperluan dan kebutuhan sehari-hari sehingga barang tersebut mudah ditemukan di mana saja dan dibutuhkan oleh siapa saja.

Dalam tata cara pendaftaran merek yang sudah dijelaskan, sebelum mengajukan permohonan pendaftaran merek tersebut, Anda harus menyiapkan berbagai syarat dan Anda juga harus tahu barang atau jasa yang dihasilkan masuk dan sesuai dengan daftar kelas barang dan jasa mana karena semua barang di dunia ini sangat banyak.

4. Kelas 4

Barang kelas 4 adalah minyak, lemak industri, komposisi zat penyerap dan pengikat debu, bahan pelumas, bahan bakar yaitu larutan penyulingan motor, lilin, sumbu dan bahan penerangan lainnya. Untuk barang yang termasuk kelas 4 ini banyak digunakan untuk dunia industri karena didalamnya terdapat manfaat dari bahan tersebut.

Seperti pelumas, minyak, dan sebagainya merupakan bahan pokok yang dibutuhkan oleh perusahaan baik itu perusahaan dealer maupun perusahaan yang bergerak di dunia industri makanan dan transportasi lain.

5. Kelas 5

Kelas 5 yaitu bahan untuk farmasi, pemakaian medis, bahan untuk diet, saniter, bahan penambal gigi, makanan bayi, plester, bahan pembalut, bahan untuk gigi palsu, pembasmi kuman dan bahan untuk pembasmi hewan pengrusak termasuk jamur dan lumut. Kelas 5 banyak juga bahan yang digunakan untuk medis.

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, pasti Anda mempunyai produk kesehatan sendiri. Anda dapat mengajukan permohonan untuk pendaftaran merek Anda namun Anda juga harus mengetahui tata cara pendaftaran merek dagang tersebut. Jika tidak maka akan sulit untuk mengurusnya nanti.

6. Kelas 6

Kelas 6 meliputi logam dan campurannya, bahan bangunan, bahan untuk jalan kereta api, kabel, kawat dan barang yang terbuat dari besi. Termasuk juga pipa dan tabung dari logam, lemari besi, dan barang keras lainnya yang terbuat dari bahan besi atau logam. Untuk perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pasti tidak asing dengan berbagai barang tersebut.

Biasanya juga barang tersebut ditemukan di perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Karena menangani masalah logam atau besi, sehingga barang tersebut masuk dalam daftar kelas 6 untuk kategori barang.

7. Kelas 7

Kelas 7 ini termasuk mesin, pekakas, motor, kopeling motor, komponen transmisi, mesin penetas telur, pekakas pertanian, dan mesin lainnya.

8. Kelas 8

Kelas 8 meliputi alat tangan, pedang, alat pemotong, pisau, silet dan benda lain yang digunakan untuk memotong sesuatu dengan menggunakan bantuan tangan atau secara manual. Kelas 8 ini sangat tetap untuk perusahaan yang bergerak di bidang peternakan atau lainnya yang sering melakukan pemotongan.

Barang yang masuk kelas 8 ini sangat unik karena barang tersebut hanya boleh menggunakan tangan dan tidak boleh alat lain. Sehingga barang tersebut sudah termasuk pisau, pedang, dan sebagainya yang sangat tajam. Untuk daftar kelas ini masuk dalam tata cara pendaftaran merek seusai dengan peraturan.

9. Kelas 9

Kelas 9 meliputi instrumen untuk ilmu pengetahuan, pelayaran, listrik, geodasi, fotografi, alat optik, alat timbang, alat ukur, alat sinyal, sinematografi, alat pemeriksaan atau pengawasan, alat penyelamat, alat pendidikan, alat perekam, alat pengirim, alat suara, alat magnetik, dan mesin kas, mesin hitung serta pengolah data atau komputer.

Bagi Anda yang suka dengan instrumen atau musik, Anda dapat membeli berbagai instrumen untuk berbagai sektor sehingga dengan suara tersebut dapat Anda jadikan sebagai barang dan masuk dalam daftar kelas 9 untuk barang.

10. Kelas 10

Kelas 10 adalah semua instrumen atau alat pembedahan, alat pengobatan, alat kedokteran, alat kedokteran gigi, alat kedokteran hewan. Alat anggota badan, alat mata, alat gigi palsu, alat ortopedik, dan bahan untuk jahit luka bedah. Kelas 10 ini sangat istimewa karena di dalamnya berupa alat bedah, pengobatan dan sebagainya.

Selain itu barang kelas 10 juga dapat membantu dalam memberikan berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan. Selain yang berkaitan dengan alat kedokteran, barang untuk kelas 10 ini juga mencakup alat untuk gigi palsu, gigi palsu dan sebagainya sehingga aman.

tata cara pendaftaran merek jasa

Peraturan pemerintah tata cara permohonan pendaftaran merek diatur secara lengkap dan juga jelas mengenai tata cara pendaftaran merek untuk dagang.

Pendaftaran tersebut dapat dilakukan sekarang setelah Anda mempunyai produk yang ingin diresmikan. Dengan adanya pendaftaran tersebut, Anda dapat memberikan kepastian akan bisnis yang dilakukan.

Tidak bisa dipungkiri pendaftaran merek dagang menjadi hal yang tidak terpisahkan bagi para pengusaha yang sedang mengembangkan bisnisnya. Pasalnya, pendaftaran merek ini bisa menjadi senjata ampuh bagi pemilik usaha dalam menyelesaikan segala persoalan terkait merek dagang.

Tata Cara Pendaftaran Merek Sesuai Dengan Peraturan Pemerintah

Mulai dari sengketa kepemilikan hingga kasus peniruan terkait merek yang dilakukan oleh kompetitor.

Selain itu, dengan mendaftarkan merek ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara resmi dapat memberikan manfaat. Misalnya saja, sebagai aset, citra produk, hingga meningkatkan penjualan. Menilik beberapa hal tersebut, maka pendaftaran permohonan merek sangat penting bagi pengusaha.

Jadi, apakah merek dagang Anda sudah didaftarkan ke DJKI? Jika belum, sebaiknya secepatnya didaftarkan. Meskipun Anda baru saja memulai usaha Anda.

Tata Cara Pendaftaran Merek

Akan tetapi sebelum Anda registrasi merek, sebaiknya Anda harus mengetahui tata cara pendaftaran merek di Haki. Pasalnya, hal ini sangat efektif untuk memudahkan Anda selama proses pendaftaran. Lalu, bagaimana tata cara permintaan pendaftaran merek yang sesuai dengan keputusan DJKI. Berikut ulasannya :

1. Cek Merek Ke Situs Resmi DJKI.

Syarat dan tata cara pendaftaran merek yang pertama yaitu melakukan pengecekan terhadap merek. Apakah merek tersebut sudah didaftarkan orang lain atau belum ke DJKI.

Tata cara daftar merek yaitu dengan membuka situs resmi DJKI yang di dalamnya berisi data lengkap mengenai merek apa saja yang telah terdaftar. Anda bisa membuka menu khusus yang tersedia di situs tersebut untuk pengecekan hak kekayaan intelektual.

Jika ternyata merek yang ingin Anda daftarkan sudah ada yang mendaftarkan. Maka sebaiknya Anda mengganti dengan merek lain yang sekiranya belum terdaftar resmi di DJKI. Agar permohonan pendaftaran merek Anda memiliki peluang besar untuk diterima.

Namun, apabila dalam pengecekan ternyata merek dagang Anda telah digunakan oleh pihak lain. Maka anda sudah tidak bisa melakukan permohonan pendaftaran dengan merek yang sama. Dan otomatis pengajuan permohonan Anda tidak diterima.

Tata cara pendaftaran hak atas merek ini terbukti efektif untuk mempercepat proses permohonan izin merk.

Tata Cara Pendaftaran Merek Online

Pasalnya, dalam proses pendaftaran yang paling sering terjadi permasalahan yaitu mengenai merek itu sendiri, termasuk sengketa kepemilikan merek.

2. Melakukan Pengajuan Permohonan Pendaftaran.

Tata cara pendaftaran hak merek selanjutnya yaitu melakukan pengajuan permohonan pendaftaran merek. Pendaftaran merek ini dapat dilakukan atas nama pribadi maupun badan hukum.

Akan tetapi pada proses pengajuan mematenkan produk dapat dialihkan kepada pihak ketiga yaitu konsultan merek. Namun, sebelum pendaftaran permohonan ini dilakukan. Tata cara membuat merk dagang selanjutnya yaitu menyiapkan segala berkas dan data yang dibutuhkan selama proses permohonan secara lengkap.

Pasalnya, tata cara mendaftarkan merek ini menyangkut masalah administrasi yang wajib dipenuhi agar permohonan pembuatan merek Anda segera diproses.

Akan tetapi sebelum menyiapkan berkas-berkas tersebut. Anda harus tentukan apakah permohonan pendaftaran Anda dilakukan atas nama pribadi atau badan usaha. Dan apakah permohonan tersebut Anda lakukan sendiri atau meminta bantuan dari konsultan merek.

Karena tata cara membuat merek juga otomatis berbeda sebab berkas-berkas yang dibutuhkan juga berbeda. Tata cara pembuatan merk selanjutnya yaitu mengisi formulir dengan benar sesuai ketentuan dari DJKI.

Beberapa formulir yang berhubungan dengan permohonan pengajuan hak paten brand diantaranya yaitu formulir permohonan pendaftaran, formulir perpanjangan, formulir permohonan pengalihan, dan formulir permohonan ganti nama.

Pendaftaran Merek Online

Sementara untuk permohonan pengajuan merek menggunakan formulir permohonan pendaftaran merek yang berisi :

– Tanggal pengajuan dan penerimaan mendaftarkan brand.

– Nomor formulir pendaftaran merek.

– Data diri secara lengkap dan jelas yang melakukan permohonan pendaftaran, apakah pihak pribadi atau badan usaha atau hukum.

– Status Kewarganegaraan si pemohon pendaftaran merek.

– Serta alamat lengkap perusahaan didirikan, mulai dari kota, provinsi, negara, hingga kode pos.

– Alamat tempat Anda bikin hak paten merek atau alamat kantor DJKI.

– Data diri konsultan merek yang menjadi mediator pendaftaran.

– Data laporan pengajuan penggugatan atau banding yang berkaitan dengan permohonan patenkan merek.

– Tipe atau jenis merek, apakah berupa suara, kata, hologram, logo, dan lainnya. Atau merupakan kombinasi dari beberapa tipe atau jenis merek.

– Penjelasan secara detail mengenai merek seperti warna dan lainnya.

– Jenis usaha, apakah bergerak dalam penjualan produk, atau jasa pelayanan.

– Dan data terkait lainnya yang dibutuhkan dalam pengisian formulir permohonan pendaftaran merek.

Jika formulir permohonan pendaftaran merek tersebut telah Anda isi dengan benar dan lengkap, tata cara pendaftaran merek di Indonesia selanjutnya yaitu menyiapkan berkas-berkas persyaratan lainnya yang dibutuhkan saat pendaftaran.

Berikut beberapa berkas yang wajib Anda siapkan saat proses permohonan pengajuan pendaftaran merek ke pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

1. Kartu Pengenal seperti paspor atau kartu tanda penduduk atau KTP.

2. 3 buah label yang berisi merek dagang dengan ketentuan ukuran panjang dan lebar antara 2 hingga 9 cm.

3. Berkas pengajuan permohonan secara tertulis yang membuktikan bahwa Anda merupakan seseorang yang benar-benar menggunakan merek dagang tersebut dalam usaha perdagangan Anda.

4. Tambahan berkas kuasa ke pihak konsultan secara tertulis. Berkas tersebut berisi pernyataan secara bahwa Anda melimpahkan proses permohonan pendaftaran sepenuhnya ke pihak konsultan.

pendaftaran merek

Sedangkan jika Anda melakukan permohonan pengajuan permohonan merek untuk badan usaha atau perusahaan, Anda harus menyiapkan beberapa berkas ini.

1. Berkas tertulis yang menyatakan bahwa badan usaha atau hukum telah berdiri.

2. Berkas tertulis yang menyatakan tempat atau alamat perusahaan.

3. Berkas Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki oleh badan usaha.

4. Tanda pengenal berupa paspor atau kartu tanda penduduk yang dimiliki oleh pemimpin tertinggi badan usaha.

5. 3 buah label yang berisi merek dagang dengan ketentuan ukuran panjang dan lebar antara 2 hingga 9 cm.

6. Berkas pengajuan permohonan secara tertulis yang membuktikan bahwa badan usaha tersebut telah menggunakan merek dagang tersebut dalam usaha perdagangan yang sedang dikembangkan.

7. Berkas kuasa secara tertulis yang isinya berupa pernyataan bahwa badan usaha tersebut telah melimpahkan proses permohonan pendaftaran sepenuhnya ke pihak konsultan. Berkas ini ditambahkan jika badan usaha tersebut meminta bantuan konsultan untuk melakukan ijin merk dagang.

Setelah semua berkas persyaratan berupa formulir beserta berkas lainnya untuk pengajuan permohonan telah disiapkan. Tata cara permintaan pendaftaran merek selanjutnya yaitu Anda harus melakukan pembayaran permohonan pendaftaran merek.

PP tata cara pendaftaran merek juga bisa dibaca terlebih dahulu. Hal ini berkaitan erat dengan masalah pembiayaan pendaftaran. Antara tiap pendaftar merek yang satu dengan yang lainnya memiliki pembiayaan yang berbeda-beda. Pasalnya, banyak sekali faktor yang mempengaruhi besaran biaya pendaftaran permohonan merek.

Faktor tersebut meliputi jenis usaha apakah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau umum. Bagaimana pendaftarannya apakah dilakukan secara online atau didaftarkan secara langsung ke kantor DJKI. Selanjutnya apakah terjadi sengketa dan permohonan banding.

Dan yang terakhir yaitu apakah Anda menggunakan konsultan merek untuk membantu Anda melakukan permohonan ijin merek. Namun itu hanya biaya pendaftarannya saja, belum termasuk biaya sengketa, administrasi, dan konsultan.

3. Proses Pemberitahuan Penerimaan Merek Dagang.

Tata cara membuat brand selanjutnya yaitu menunggu proses pemberitahuan penerimaan merek dari pihak DJKI. Dalam masa ini, apabila ada masalah terkait proses pengajuan permohonan keberatan atau banding jika terjadi sengketa.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembelaan untuk menyelesaikannya.
Dalam tahap ini Anda hanya perlu menunggu pemberitahuan dari DJKI. apakah merek dagang Anda diterima atau ditolak. Waktu pemberitahuan ini sekitar 2 bulan.

4. Proses Pengecekan Merek oleh DJKI.

Tata cara mengurus hak paten merek selanjutnya yaitu proses pengecekan merek oleh pihak DJKI. Dalam tata cara pendaftaran ini menghasilkan keputusan yang nantinya sangat menentukan status merek.

Apakah merek dagang Anda bakal diterima atau ditolak. Tetapi sebelum sampai ke tahap ini pastikan permasalahan terkait proses pengajuan mengurus izin merek dagang sudah diselesaikan.

Waktu yang dibutuhkan dalam proses pengecekan hingga menghasilkan keputusan akhir adalah sekitar 5 bulan. Jika merek dagang Anda diterima, maka 2 Minggu setelah pemberitahuan. Merek dagang anda akan diumumkan secara resmi di situs DJKI. Selain itu Anda juga mendapatkan bukti tertulis berupa sertifikat atau akta resmi dari pihak Ditjen HKI.

Namun, jika pengajuan permohonan membuat merek dagang Anda tidak diterima. Maka Anda bisa melakukan permohonan penolakan ke bagian DJKI yang secara khusus menangani permasalahan tersebut. Hingga permohonan pendaftaran Anda diterima secara resmi oleh pihak DJKI.

Proses pengecekan ini merupakan tahap akhir yang menentukan secara resmi penerimaan merek. Tata cara mematenkan merek ini juga tergolong membutuhkan waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 8 bulan. Hal ini disebabkan adanya perbedaan jumlah pemohon pendaftaran yang begitu banyak.

Sementara itu, tenaga pengecekan merek DJKI jumlahnya terbatas.
Sehingga bagi Anda pembisnis yang memiliki waktu yang berharga. Sebaiknya gunakan konsultan merek dagang untuk memperlancar proses pendaftaran merek dagang.

Bagi badan usaha atau perorangan yang baru memulai mengembangkan usaha dan telah menemukan model bisnis serta merek dagang yang tepat. Sebaiknya langsung didaftarkan saja. Agar merek dagang Anda tidak didahului oleh pihak lain.

Itu tadi, penjelasan mengenai tata cara membuat nama brand yang dipaparkan secara rinci. Mulai dari proses pengecekan merek ke situs merek. Penyiapan formulir dan berkas pendukung yang lain. Proses pengecekan merek oleh DJKI. Hingga proses pemberitahuan penolakan atau penerimaan.

Tata Cara Pendaftaran Merek Melalui Pihak Konsultan HKI Terdaftar
Mungkin Anda merasa bahwacara pendaftaran terlihat mudah. Namun, faktanya cara pendaftaran merek tak semudah yang Anda bayangkan.

Banyak sekali hal-hal tak terduga yang bisa mengganggu kelancaran kelangsungan tata cara membuat hak paten merek. Namun, jika Anda masih bingung sebab begitu banyak tata cara membuat branding yang harus Anda kerjakan.

Sebaiknya Anda menggunakan konsultan merek untuk membantu Anda melancarkan pendaftaran. Akan tetapi, sebelum Anda melakukan permohonan pendaftaran permohonan merek melalui konsultan merek. Sebaiknya perhatikan tata cara pendaftaran hak paten merek melalui konsultan HKI Terdaftar berikut ini :

Pertama, gunakan konsultan resmi yang sudah bekerjasama dengan DJKI dan telah memiliki legalitas yang sah dari negara. Pasalnya, pihak konsultan yang resmi memiliki akses ke DJKI. Salah satunya yaitu akses permohonan pendaftaran merek secara online.

Tata cara pendaftaran merek secara online ini bisa mempermudah dan memperlancar pendaftaran.

Kedua, carilah konsultan yang memiliki reputasi yang baik. Misalnya saja, yang bisa mengamankan data Anda dan menjamin data Anda agar tidak tersebar luas. Serta menyediakan beberapa penawaran demi kelancaran proses permohonan membuat merk Anda.

Itulah tadi beberapa tata cara pendaftaran merek melalui konsultan yang cenderung lebih mudah dibandingkan Anda mendaftarkannya sendiri. Setelah Anda mengetahui cara mendaftar permohonan merek pada konsultan. Sebaiknya Anda segera melakukan pendaftaran.

Pasalnya ada begitu banyak manfaat dan kemudahan yang bisa Anda dapatkan. Apa saja?

daftar merek

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapat jika melakukan permohonan pendaftaran melalui konsultan merek:

1. Menghemat Waktu Anda.

Melakukan pendaftaran dengan bantuan pihak konsultan cenderung membutuhkan waktu yang lebih sedikit. Selain itu tata cara pendaftaran merek juga sangat mudah, Anda hanya perlu mendaftar dan menunggu hasil penerimaannya.

Hal ini solusi yang tepat untuk menghemat waktu. Terutama bagi Anda seorang pebisnis yang mempunyai banyak kesibukan.
Pasalnya, tata cara pendaftaran merek begitu menyita waktu, sebab proses pendaftaran sampai penerimaan begitu lama yaitu sekitar 1 hingga 2 tahun.

2. Tidak Menguras Tenaga Anda.

Selain menghemat waktu, meminta bantuan kepada konsultan merek juga dapat menghemat tenaga. Pasalnya mengurus pendaftaran merek dagang ini terbilang cukup sulit dan membutuhkan persyaratan yang lumayan banyak.

3. Peluang Pendaftaran Diterima Cukup Besar.

Manfaat ketiga melakukan pendaftaran melalui konsultan yaitu peluang permohonan pendaftaran diterima cukup besar. Pasalnya, Anda menyerah tugas kepada orang yang tepat. Pasalnya, mereka sudah berpengalaman dan begitu paham terkait permohonan mendaftarkan merek. Sehingga peluang pendaftaran diterima cukup besar.

4. Membantu Menyelesaikan Masalah Hukum.

Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari konsultan merek yaitu bisa membantu menyelesaikan persoalan terkait status hukum yang berhubungan dengan merek.

Pasalnya, biasanya konsultan merek juga menyediakan pengacara yang kompeten untuk membantu Anda jika Anda mengalami sengketa hukum dan pelanggaran hak kekayaan intelektual.

5. Pendaftaran Bisa Berjalan dengan Lancar.

Konsultan merek dagang biasanya mempunyai pegawai yang ahli dan benar-benar kompeten di bidangnya. Sehingga memudahkan proses bikin brand dagang. Dan pastinya proses pendaftaran Anda bisa berjalan lancar dengan lancar.

Di atas merupakan beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan konsultan merek. Selain itu cara pendaftaran melalui konsultan juga tergolong cukup mudah.

Nah itu tadi, beberapa penjelasan secara lengkap terkait pendaftaran merek . Mulai dari tata cara pendaftaran langsung melalui DJKI. Hingga tata cara pendaftaran dengan menggunakan bantuan konsultan merek.

Sehingga dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tata cara daftar merek secara langsung ke DJKI sedikit ribet dan membutuhkan waktu dan tenaga lebih.

Merek dagang sendiri sangat bervariasi, sehingga Anda harus bisa memilih yang terbaik. Anda juga dapat berkonsultasi dengan Konsultan HKI Terdaftar Patendo untuk memudahkan tata cara pendaftaran merek.

Sementara pembuatan merk melalui konsultan merek cenderung lebih mudah dan sangat lancar. Selain itu, semoga penjelasan mengenai tata cara pendaftaran merek terkait merek baik secara langsung ke DJKI maupun melalui pihak ketiga yaitu konsultan merek.

Dapat memberikan sedikit gambaran serta memudahkan Anda yang ingin mendaftarkan merek dagang Anda.

Apapun jenis usaha anda wajib dilindungi, seperti ramen, tuna, singkong keju, tahu bakso, kaos, toko, konter hp, minuman, bengkel, aksesories hp, plastik, distro, pangkas rambut, salon, barbershop, sedotan es ,sablon, minyak urut, software, pupuk, sapu, gelas plastik, toko fotocopy, laudry, usaha cuci sepatu, toko jahitan, keripik pisang, website, minimarket, ekspedisi, karung beras, kaca mobil, spring bed, tas kresek, sabun cuci piring, jasa jahit baju, alat tulis kantor, alat elektronik, helm, topi, pendidikan, pelatihan, seminar. Untuk pendaftaran merek dengan cara muda silahkan hubungi konsultan Patendo, terima kasih.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.