UU Undang Undang Tentang Dasar Hukum HaKI Terbaru

UU undang undang tentang dasar hukum HAKI terbaru penting untuk diketahui dan juga dipelajari karena merupakan undang undang yang mengatur tentang hak eksklusif yang diberi suatu hukum atau peraturan terhadap seseorang atau tim tertentu dikarenakan suatu hasil kreativitas atau karya karya intelektual. HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) itu pun diberikan dengan tujuan agar seseorang atau tim tertentu bisa menikmati secara ekonomis atas apa apa yang dihasilkan atau timbul atas dasar kemampuan intelektual yang dimilikinya.

UU Undang Undang Tentang Dasar Hukum HaKI Terbaru

HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) itu sendiri merupakan terjemahan dari IPR (Intellectual Property Right) yang diatur dalam Undang undang No. 7 tahun 1994 tentang pengesahan WTO (Agreement Establishing The World Trade Organization). Sedangkan pengertian dari IPR (Intellectual Property Right) itu sendiri merupakan suatu pemahaman hak atas kekayaan yang timbul akibat dari kemampuan intelektual manusia, dam mempunyai hubungan dengan hak pribadi manusia, yakni hak asasi manusia. Sedangkan menurut Undang undang yang sudah dinyatakan sah oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) – Republik Indonesia pada tanggal 21 Maret 1997, HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) yaitu hak hak yang diatur oleh hukum yang memiliki hubungan dengan keterkaitan suatu hasil temuan dan ciptaan seseorang atau suatu tim yang berkaitan dengan perlindungan tentang reputasi dalam hal keuntungan  (commercial reputation) dan suatu jasa atau perlakuan dalam hal keuntungan (goodwill).

Oleh karena itu, objek yang paling penting dari HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) adalah suatu dalam bentuk karya, ide, hasil dari buah pikiran, ciptaan, gagasan, atau kemampuan intelektual manusia. Kata intelektual itu tercermin bahwa objek kekayaan intelektual itu adalah suatu kecerdasan, kemampuan berpikir, atau hasil pemikiran manusia (the creations of the human mind) (WIPO, 1988:3). Semua orang atau tim tertentu yang telah menghasilkan karya karya intelektual atau buah pikiran itu berhak untuk melindungi karya karyanya. Oleh karena itu, sangat perlu untuk memahami dan selalu up to date UU Undang Undang tentang dasar hukum HaKI terbaru. Dengan demikian, semua orang bisa melindungi hak haknya atas karya ciptaan atau kekayaan intelektual.

Perlu kita pahami benar bahwa HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) itu diberikan untuk menimbulkan kesadaran betapa pentingnya sebuah karya inovasi dan kreasi yang merupakan kekayaan intelektual manusia, dan bagaimanapun UU Undang Undang tentang dasar hukum HaKI terbaru itu memiliki peran yang sangat penting agar hak hak kekayaan intelektual, kreasi dan inovasi manusia dapat terlindungi dengan dasar hukum yang jelas.

Karena tanpa Undang Undang yang berlaku, manusia yang curang bisa melakukan pembajakan atas karya karya ciptaan manusia. Jika hal demikian yang terjadi, siapa yang dirugikan? Seseorang yang telah bersusah payah menciptakan karya karya monumental dengan kecerdasannya, namun justru diakui sebagai karya orang lain. Namun hal itu tidak akan terjadi jika seseorang atau tim tertentutelah membuat hak paten atas karya karya ciptaannya, dan menggunakan prinsip HaKI sesuai undang undang yang berlaku. Prinsip-prinsip dan dasar hukum HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) ada empat, yakni prinsip ekonomi, prinsip keadilan, prinsip kebudayaan, dan prinsip sosial.

Prinsip ekonomi adalah hak intelektual yang berasal dari karya seseorang yang memberi manfaat dan nilai finansial yang nantinya memberi keuntungan terhadap orang atau golongan tertentu yang menciptakan. Prinsip keadilan yaitu berupa perlindungan hukum kepada sang pembuat karya, sehingga penghasil karya ini memiliki kekuasaan atas penggunaan hak kekayaan intelektualnya. Prinsip kebudayaan adalah berasal dari seni, ilmu pengetahuan, dan sastra yang dikembangkan untuk memperbagus kualitas hidup dan memberikan efek pada masyarakat khususnya, bangsa dan negara umumnya. Sedangkan prinsip sosial merupakan prinsip yang berkaitan dengan kepentingan warga negara agar hak intelektual yang diberikan memiliki hal lindung sesuai keseimbangan dalam hal individu maupun masyarakat.

Undang Undang Tentang Dasar Hukum HaKI Terbaru

Dalam penetapan HaKI, tentu berdasarkan dasar hukum yang jelas, antara lain : Undang undang No. 7 tahun 1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO); Undang undang No. 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan; Undang undang No. 12 tahun 1997 tentang Hak Cipta; Undang undang No. 14 tahun 1997 tentang Merek; Undang undang No. 13 tahun 1997 tentang Hak Paten; Keputusan Presiden RI No. 15 tahun 1997 tentang Pengesahan Paris Convention for the Protection of Industrial Property dan Convention Establishing the World Intellectual Property Organization; Keputusan Presiden RI No. 18 tahun 1997 tentang Pengesahan Berne Convention for the Protection of Literary and Artistic Works; Keputusan Presiden RI No. 19 tahun 1997 tentang Pengesahan WIPO Copyrights Treaty. Itulah UU Undang Undang tentang dasar hukum HaKI terbaru, dengan hukum hukum tersebut HaKI dapat dilaksanakan.

UU Undang Undang tentang dasar hukum HaKI terbaru

Maka setiap orang atau tim tertentu yang memiliki hak atas kekayaan intelektual berupa karya karya atau ide hasil buah pikir, dapat diperoleh dengan mendaftarkan kepada kami. Ada dua kategori sebagai klasifikasi HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual), yakni hak cipta dan hak kekayaan industri yang meliputi hak paten, hak merek, hak desain industri, hak desain tata letak sirkuit terpadu, hak rahasia dagang, dan hak indikasi.

Perlu diingat, poin utama yang paling penting adalah pengetahuan dan pemahaman terhadap UU Undang Undang tentang dasar hukum HaKI terbaru. Karena tanpa memahami undang undang, perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual Anda tidak bisa terjamin.

    Chat WA